Klinik Mutiara Cikutra

Bisakah Down Syndrome Dideteksi melalui USG 4D? Ini Penjelasannya

Bisakah Down Syndrome Dideteksi melalui USG 4D? Ini Penjelasannya

Bisakah Down Syndrome Dideteksi melalui USG 4D? Ini Penjelasannya

USG 4D
Sumber : Envanto

Zaman semakin modern, pemeriksaan kehamilan pun terus berkembang dengan teknologi yang kian canggih. Salah satunya yaitu melalui penggunaan USG 4D (ultrasonografi empat dimensi) yang dapat menampilkan kondisi janin dalam kandungan secara lebih detail.

Tak heran, jenis pemeriksaan yang satu ini sangat populer di kalangan ibu hamil. Alhasil, tak sedikit calon orang tua yang bertanya-tanya tentang sejauh mana kemampuan teknologi USG empat dimensi dapat mendeteksi kondisi janin, termasuk kelainan seperti down syndrome.

Nah, pertanyaannya, apakah benar bahwa pemeriksaan ultrasonografi 4D dapat mendeteksi down syndrome pada janin dalam kandungan? Berikut penjelasannya untuk Anda, lengkap rekomendasi layanan USG 4D terbaik di akhir artikel. Yuk, simak!

Apa Itu Down Syndrome?

USG 4D
Sumber : Envanto

Down syndrome adalah kelainan genetik yang memengaruhi perkembangan fisik dan intelektual seseorang. Akibatnya, anak yang lahir dengan kondisi ini umumnya memiliki ciri khas tertentu.

Misalnya bentuk wajah atau kelainan fisik yang khas serta tingkat kecerdasan yang rendah, sehingga perkembangan belajarnya pun cenderung lebih lambat dibandingkan anak-anak lain seusianya.

Down syndrome sendiri merupakan kondisi bawaan sejak lahir (kelainan kongenital) yang dapat terjadi pada siapa saja dan memiliki tingkat keparahan yang bervariasi pada setiap penderitanya.

Menurut data World Health Organization (WHO), setidaknya ada sekitar 3.000-5.000 anak yang terlahir dengan kondisi kelainan genetik ini setiap tahunnya. Namun, penderitanya berpotensi bisa tetap hidup dengan baik serta produktif melalui dukungan yang tepat dan sesuai.

Adapun gejala-gejala down syndrome secara umum, baik dari segi gangguan fisik maupun gangguan perkembangan, yaitu sebagai berikut:

  • Sulit berhitung.
  • Sulit membaca.
  • Sulit mengingat.
  • Terlambat berjalan.
  • Terlambat berbicara.
  • Sudut mata tampak miring ke atas.
  • Mulut dan hidung cenderung lebih kecil.
  • Jari-jari tangan maupun kaki lebih pendek.
  • Otot tubuh terasa lemas atau lembek (hipotonia).
  • Perkembangan kemampuan motorik lebih lambat.
  • Telinga lebih kecil atau bentuknya tampak tidak biasa.
  • Kepala lebih kecil dan bentuknya datar di bagian belakang.
  • Telapak tangan lebih lebar dan biasanya hanya terdapat garis tangan tunggal.
  • Leher pendek, yang umumnya disertai dengan kulit leher belakang yang kendur.

Peran USG 4D dalam Mendeteksi Down Syndrome pada Janin

USG 4D
Sumber : Envanto

Tahukah Anda? Meski merupakan kelainan bawaan sejak lahir yang dapat terjadi pada siapa saja, tetapi nyatanya ada beberapa faktor tertentu yang dapat meningkatkan risiko down syndrome.

Faktor pertama, yaitu riwayat keluarga dengan kondisi down syndrome. Khususnya apabila salah satu orang tua ternyata membawa kelainan translokasi kromosom. Lalu, faktor risiko kedua adalah ibu yang hamil di usia 35 tahun ke atas atau ayah yang sudah berusia lebih dari 40 tahun.

Oleh karena itu, jika Anda atau pasangan memiliki faktor risiko yang telah disebutkan, sebaiknya Anda melakukan konsultasi langsung ke dokter profesional. Terlebih, di masa kehamilan, ada pemeriksaan yang dapat membantu Anda mengecek berbagai kelainan pada janin dalam kandungan—termasuk down syndrome, yaitu USG 4D.

Jadi, ya, benar adanya bahwa USG empat dimensi dapat berperan penting dalam pengecekan kondisi janin, meski sebenarnya bukan sebagai alat diagnosis utama untuk mengecek down syndrome. Namun, dengan pemeriksaan ultrasonografi 4D, setidaknya tanda-tanda awal yang mengarah pada down syndrome dapat dideteksi.

Terlebih karena USG 4D dapat memperlihatkan gambar bergerak secara detail dan real-time. Hal ini tentunya sangat membantu dokter dalam mengevaluasi perkembangan janin secara lebih menyeluruh, termasuk mendeteksi kemungkinan-kemungkinan kelainan pada janin dengan lebih detail.

Layanan USG 4D Terbaik untuk Mengecek Kondisi Janin

Untuk hasil pemeriksaan terbaik, pastikan Anda memilih layanan USG 4D berkualitas seperti yang tersedia di Klinik Mutiara Cikutra (KMC). Ini adalah klinik legal yang telah mengantongi izin resmi Kementerian Kesehatan, jadi sudah dipastikan sangat aman dengan kualitas yang mumpuni.

Selain layanan kesehatan biasa, Klinik Mutiara Cikutra juga menawarkan layanan kesehatan ibu yang meliputi pemeriksaan kandungan—termasuk USG 2D, 4D, dan transvaginal—, layanan persalinan, hingga bahkan layanan pascapersalinan.

Didukung oleh dokter obgyn yang semuanya adalah perempuan, KMC menjadi pilihan yang sangat cocok bagi Anda yang memang merasa lebih nyaman diperiksa oleh sesama perempuan.

Nah, jika tertarik, Anda bisa datang langsung ke KMC terdekat dari lokasi Anda, mengingat klinik ini tersebar dalam beberapa cabang yang hadir di sejumlah wilayah Indonesia.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, segera jadwalkan kunjungan Anda dan dapatkan pengalaman USG 4D terbaik bersama dokter kompeten KMC!

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/