Klinik Mutiara Cikutra

Solusi Kesehatan Kapan Saja Anda Butuh, Poli Umum 24 Jam Jawabannya!

Solusi Kesehatan Kapan Saja Anda Butuh, Poli Umum 24 Jam Jawabannya!

Solusi Kesehatan Kapan Saja Anda Butuh, Poli Umum 24 Jam Jawabannya!

Dokter Umum
Sumber : Envanto

Memasuki era modern dengan ritme kehidupan yang kian dinamis dan tak terduga, berbagai kebutuhan akan layanan praktis menjadi hal yang sering kali dicari-cari. Ini termasuk layanan kesehatan yang bisa diakses kapan saja, seperti poli umum 24 jam.

Kondisi kesehatan seseorang memang bisa berubah sewaktu-waktu. Bahkan, ada kalanya kondisi tertentu justru menyerang di waktu-waktu tak terduga, tanpa mengenal jam maupun hari apa pun. Alhasil, Anda dituntut untuk mencari solusi kesehatan yang bisa siap siaga serta dapat diandalkan kapan pun Anda butuh.

Nah, solusinya adalah poli umum 24 jam. Namun, mungkin Anda bertanya-tanya, jenis layanan kesehatan apakah ini dan kondisi medis apa saja kira-kira yang dapat ditanganinya? Berikut penjelasannya, lengkap rekomendasi terbaiknya di akhir artikel.

Mengenal Poli Umum 24 Jam

dokter anak
Sumber : Envanto

Poli umum 24 jam adalah fasilitas kesehatan, yang sesuai namanya, dapat diakses kapan saja selama 24 jam nonstop. Dalam artian, ini adalah fasilitas kesehatan yang memang dirancang untuk memberikan layanan medis kepada masyarakat tanpa adanya batasan waktu.

Layanan kesehatan yang siap siaga secara terus-menerus selama 24 jam ini hadir sebagai salah satu solusi terbaik untuk memenuhi berbagai kebutuhan dasar medis masyarakat.

Sebab, poli umum 24 jam didukung oleh dokter umum dan tenaga medis yang siap siaga sepanjang hari tanpa mengenal batasan waktu. Hal tersebut membuat poli ini bisa menjadi solusi efektif bagi pasien yang membutuhkan konsultasi, pemeriksaan, dan penanganan awal secara langsung.

Poli umum yang buka 24 jam sangat cocok untuk menangani berbagai kondisi kesehatan mendesak yang terjadi di luar jam praktik normal. Kendati demikian, Anda harus memahami bahwa karena poli ini bersifat “umum”, maka artinya hanya menyediakan pelayanan medis yang juga umum atau dasar.

Apa Saja yang Bisa Ditangani di Poli Umum 24 Jam?

Dokter Umum
Sumber : Envanto

Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, poli umum 24 jam adalah fasilitas kesehatan yang melayani keluhan umum atau kondisi medis dasar untuk pasien dari berbagai kalangan usia.

Layanan ini mencakup konsultasi kesehatan, edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan, serta penanganan awal untuk keluhan yang bersifat umum. Ini termasuk kondisi-kondisi tertentu yang terjadi di waktu yang tak terduga seperti tengah malam atau dini hari.

Berikut beberapa keluhan atau kondisi medis yang dapat ditangani di poli umum 24 jam:

  • Diare.
  • Maag.
  • Demam.
  • Nyeri otot.
  • Nyeri perut.
  • Diare biasa
  • Luka ringan.
  • Asma ringan.
  • Batuk dan pilek.
  • Sakit gigi ringan.
  • Mual dan muntah.
  • Sembelit/konstipasi.
  • Reaksi alergi ringan.
  • Radang tenggorokan.
  • Sakit kepala, migrain, dan vertigo.
  • Keracunan makanan yang bersifat ringan.
  • Cedera ringan, seperti terkilir, memar, tulang patah ringan, dan luka gores/sayat ringan.
  • Masalah kulit ringan, seperti alergi, gatal-gatal, ruam, bisul, dan luka bakar ringan.

Namun, jika keluhan ternyata membutuhkan penanganan lebih lanjut, maka biasanya dokter umum akan memberikan rujukan ke dokter spesialis atau layanan lain yang lebih sesuai.

Rekomendasi Poli Umum 24 Jam Terbaik

Meski semua poli umum 24 jam bisa diakses selama 24 jam nonstop alias tanpa batasan waktu, bukan berarti pelayanan yang diberikan pun akan selalu sama. Oleh karena itu, mencari tahu poli berkualitas yang dekat dengan lokasi Anda menjadi langkah penting sebagai upaya preventif jika suatu saat Anda membutuhkannya.

Nah, salah satu rekomendasi poli umum 24 jam terbaik yang dapat Anda andalkan kapan pun Anda butuh adalah poli umum di KMC alias Klinik Mutiara Cikutra. Ini adalah klinik kesehatan yang telah terdaftar resmi dan memiliki izin Kementerian Kesehatan.

Terlebih lagi, poli umum Klinik Mutiara Cikutra juga didukung oleh dokter umum dan tenaga medis profesional yang berpengalaman di bidangnya. Mereka siap siaga memberikan penanganan yang tepat bagi Anda maupun orang terdekat.

Selain poli umum yang buka 24 jam, Klinik Mutiara Cikutra juga menawarkan berbagai layanan kesehatan lainnya. Mulai dari poli spesialis kandungan, poli spesialis kulit dan kelamin, poli spesialis anak, poli spesialis gigi, poli THT, hingga poli spesialis penyakit dalam.

Sangat lengkap, bukan? Terdiri dari beberapa cabang yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia, Anda bisa mengunjungi Klinik Mutiara Cikutra terdekat dari lokasi Anda.

Jadi, untuk berbagai masalah kesehatan Anda dan keluarga tercinta, yuk percayakan semuanya kepada KMC!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Jangan Keliru! Ini Jenis-Jenis Mual yang Harus Anda Tahu, yuk Periksa ke Poli Umum 24 Jam

Jangan Keliru! Ini Jenis-Jenis Mual yang Harus Anda Tahu, yuk Periksa ke Poli Umum 24 Jam

Jangan Keliru! Ini Jenis-Jenis Mual yang Harus Anda Tahu, yuk Periksa ke Poli Umum 24 Jam

mual muntah
Sumber : Envanto

Mual adalah rasa tidak nyaman pada perut atau tenggorokan yang menyebabkan munculnya dorongan ingin muntah. Kendati demikian, mual tidak berarti selalu harus disertai dengan muntah itu sendiri.

Rasa mual sering kali dianggap sebagai keluhan biasa yang bersifat ringan dan bisa hilang dengan sendirinya. Padahal, mual dapat muncul dengan berbagai penyebab serta tingkat keparahan yang berbeda-beda. Mual juga bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang mengalami gangguan tertentu, misalnya gangguan pada sistem pencernaan.

Nah, dalam artikel ini, Anda akan menemukan beberapa informasi menarik tentang mual. Mulai dari jenis-jenisnya, cara mengatasinya, hingga rekomendasi poli umum 24 jam untuk diagnosis akurat dan penanganan mual yang tepat. Yuk, simak!

Jenis-Jenis Mual Berdasarkan Penyebabnya

mual muntah
Sumber : Envanto

Mual termasuk keluhan umum yang bisa dialami oleh siapa saja. Namun, tahukah Anda bahwa ternyata mual dapat dikategorikan dalam jenis-jenis tertentu berdasarkan penyebabnya? Berikut beberapa di antaranya:

Mual Maag

Maag adalah kondisi tidak nyaman pada lambung, perut bagian atas, atau area ulu hati yang bisa terjadi karena beberapa faktor. Maag sendiri dalam dunia medis dikenal dengan istilah “dispepsia” dan sebenarnya bukan termasuk penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit.

Adapun penyebab munculnya sakit maag bisa cukup beragam, tetapi yang paling umum dan sering dijumpai yaitu karena pola makan yang tidak teratur. Ketika kambuh, maag bisa memicu rasa mual.

Mual Hamil

Sesuai namanya, ini adalah jenis mual yang terjadi karena sedang dalam masa kehamilan atau yang dalam istilah populernya dikenal sebagai “morning sickness”.

Mual Obat-obatan

Ada kalanya mual juga terjadi karena efek samping obat-obatan tertentu, contohnya seperti obat kemoterapi untuk penyakit kanker.

Mual Penyakit Tertentu

Beberapa penyakit, seperti batu empedu, batu ginjal, dan pankreatitis akut juga dapat memicu rasa mual.

Mual Mabuk Laut/Perjalanan

Sebagian orang mudah mengalami mabuk laut atau mabuk perjalanan. Kondisi ini memicu penderitanya mengalami pusing, mual, hingga bahkan muntah.

Cara Mengatasi Mual di Rumah

mual muntah
Sumber : Envanto

Meski umumnya dianggap sebagai keluhan ringan, nyatanya mual tetap dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ternyata ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan di rumah untuk mengatasi mual, yaitu:

  • Mengonsumsi jahe atau minuman jahe, karena jahe termasuk obat tradisional yang dikenal dapat mengurangi rasa mual.
  • Sering minum air putih, tetapi dalam jumlah yang sedikit-sedikit. Sebab, jika berlebihan, rasa mual justru bisa semakin parah.
  • Beristirahat dalam posisi berbaring atau duduk. Pastikan posisi kepala Anda lebih tinggi dibandingkan bagian tubuh yang lainnya.
  • Atur napas dan tenangkan pikiran. Caranya, tarik napas secara perlahan melalui hidung dan tahan selama tiga detik. Setelah itu, embuskan pelan-pelan. Lakukan hal ini sampai mual mereda.
  • Hindari makanan dan minuman tertentu sampai mual benar-benar mereda. Beberapa contohnya, seperti kopi, minuman bersoda, makanan pedas, makanan yang digoreng, serta makanan yang beraroma menyengat. Selain itu, mengonsumsi alkohol—terlebih jika berlebihan—juga dapat memicu rasa mual.

Kapan Harus Periksa ke Poli Umum 24 Jam?

Secara umum, mual bukan termasuk keluhan yang serius. Akan tetapi, kondisi ini bisa menjadi sesuatu yang perlu penanganan serius jika berlangsung lama (lebih dari 1 jam atau bahkan sudah melewati 24 jam) dan disertai dengan muntah, demam tinggi, dehidrasi, nyeri dada, penglihatan kabur, atau diare.

Oleh sebab itu, jika Anda mengalami mual yang disertai dengan kondisi-kondisi di atas, sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan seperti poli umum 24 jam. Tujuannya agar Anda bisa mendapatkan penanganan tepat nan sesuai sejak awal.

Nah, salah satu rekomendasi layanan poli umum 24 jam yang dapat Anda andalkan di situasi genting adalah layanan poli umum 24 jam milik KMC alias Klinik Mutiara Cikutra.

Klinik Mutiara Cikutra sendiri adalah klinik resmi dengan izin Kementerian Kesehatan. Di sini tersedia berbagai layanan kesehatan yang didukung oleh tim medis profesional yang siap membantu Anda menangani berbagai keluhan dengan sigap. Termasuk rasa mual yang tak kunjung mereda.

Memiliki beberapa cabang yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia, Anda bisa memilih KMC terdekat dari lokasi Anda untuk penanganan poli umum 24 jam sesegera mungkin.

Yuk, percayakan urusan kesehatan Anda dan keluarga pada Klinik Mutiara Cikutra!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Kapan Harus ke Dokter Umum, UGD, dan IGD? Panduan Penting dan Info Klinik 24 Jam Terdekat

Kapan Harus ke Dokter Umum, UGD, dan IGD? Panduan Penting dan Info Klinik 24 Jam Terdekat

Kapan Harus ke Dokter Umum, UGD, dan IGD? Panduan Penting dan Info Klinik 24 Jam Terdekat

periksa dokter umum
Sumber : Envanto

Meski sudah berusaha menjaga kesehatan sebaik mungkin, ada kalanya masalah atau gangguan kesehatan tertentu tetap dapat muncul secara tiba-tiba. Baik yang keluhan dan gejalanya bersifat ringan hingga keadaan darurat yang membutuhkan penanganan segera.

Di saat menghadapi situasi ini, tak dimungkiri bahwa banyak di antara kita yang masih sering merasa bingung harus memeriksakan diri ke mana. Apakah cukup dengan dokter umum, perlu ke UGD, atau justru harus dilarikan ke IGD.

Oleh sebab itu, artikel ini hadir untuk membantu Anda memahami perbedaan dan fungsi layanan-layanan kesehatan tersebut agar penanganan bisa diberikan sesuai kebutuhan, sekaligus memberikan informasi mengenai klinik 24 jam terdekat di sekitar Anda. Langsung saja, berikut penjelasannya. Yuk, simak!

Perbedaan Layanan Dokter Umum, UGD, dan IGD

periksa dokter umum
Sumber : Envanto

Dokter umum bisa dibilang merupakan garda terdepan karena termasuk layanan kesehatan tingkat pertama yang bertugas menangani berbagai keluhan medis yang bersifat ringan hingga sedang.

Sesuai namanya, dokter umum adalah dokter yang menguasai penanganan berbagai gejala dan penyakit pasien secara umum. Mereka berfokus pada pemeriksaan awal, diagnosis dasar, pencegahan penyakit, serta pengobatan umum.

Layanan ini biasanya tersedia di fasilitas-fasilitas kesehatan resmi, termasuk rumah sakit, klinik, puskesmas, atau praktik sendiri. Cocok untuk berbagai keluhan umum, seperti demam, flu, sakit kepala, dan lain sebagainya.

Sementara itu, UGD yang merupakan singkatan dari Unit Gawat Darurat adalah layanan kesehatan untuk kondisi gawat darurat yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat, tetapi tidak selalu mengancam nyawa secara langsung.

Lalu, selanjutnya ada IGD atau Instalasi Gawat Darurat. Ini adalah layanan kesehatan yang juga diperuntukkan untuk pasien dengan kondisi gawat darurat yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat.

Meski UGD dan IGD sering kali disamakan oleh orang awam, kedua layanan kesehatan ini sebenarnya berbeda. Sebab, IGD berfungsi untuk memberikan perawatan darurat yang bersifat mengancam nyawa, sedangkan UGD tidak.

Jadi, artinya, baik UGD dan IGD sama-sama merupakan layanan kesehatan untuk penanganan darurat. Hanya saja, UGD ditujukan untuk kondisi gawat darurat yang sifatnya tidak terlalu kompleks, sedangkan IGD untuk penanganan kondisi gawat darurat yang benar-benar gawat atau kritis.

Kapan Harus ke Dokter Umum, UGD, dan IGD?

periksa dokter umum
Sumber : Envanto

Beberapa contohnya, seperti flu, batuk, sakit kepala ringan, demam ringan, atau sekadar kontrol kesehatan secara rutin. Oleh karena itu, dokter umum adalah pilihan tepat untuk konsultasi awal sebelum Anda dirujuk ke dokter spesialis (jika diperlukan).

Selanjutnya adalah UGD. Layanan kesehatan yang satu ini sebaiknya Anda pertimbangkan ketika mengalami kondisi gawat darurat yang membutuhkan penanganan cepat, tetapi tidak mengancam nyawa.

Beberapa contoh kasus yang dapat ditangani di UGD, yaitu demam tinggi, nyeri perut, luka ringan, dan lain sejenisnya. Penanganan di sini bertujuan untuk mencegah kondisi gawat darurat memburuk.

Lantas, bagaimana dengan IGD? Ini adalah pilihan mutlak jika Anda atau orang terdekat mengalami kondisi mengancam nyawa atau yang berpotensi menyebabkan kecacatan serius jika tidak segera ditangani.

Adapun beberapa kondisi yang dimaksud, antara lain kecelakaan lalu lintas, cedera parah, serangan jantung, stroke, reaksi alergi berat, dan lain-lain. Dalam situasi-situasi kritis yang disebutkan, penanganan cepat di IGD menjadi sangat krusial untuk menyelamatkan nyawa serta meminimalkan komplikasi jangka panjang.

Akses Klinik 24 Jam Terdekat di Lokasi Anda

Memahami perbedaan dan fungsi layanan dokter umum, UGD, dan IGD serta kapan waktu yang tepat layanan-layanan tersebut harus dikunjungi, hal penting selanjutnya yang perlu Anda perhatikan adalah kemudahan akses layanan kesehatan.

Ketika Anda atau orang terdekat mengalami kondisi yang memerlukan penanganan segera, maka solusinya adalah memeriksakan diri ke klinik 24 jam terdekat dari lokasi Anda. Nah, salah satu rekomendasi terbaiknya yaitu KMC alias Klinik Mutiara Cikutra.

Ini adalah klinik berizin resmi Kementerian Kesehatan yang menyediakan layanan klinik 24 jam untuk mengatasi berbagai keluhan Anda di waktu-waktu tak terduga.

KMC menjadi klinik 24 jam siap menjadi pilihan layanan kesehatan yang mudah diakses kapan saja Anda butuhkan!

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

https://rsiakemang.id/artikel/detail?p=mengenal-perbedaan-igd-ugd-dan-icu-di-rumah-sakit

Demam Berdarah vs Tifus, Jangan Keliru! Begini Perbedaannya, yuk Segera Konsultasi ke Dokter Umum

Demam Berdarah vs Tifus, Jangan Keliru! Begini Perbedaannya, yuk Segera Konsultasi ke Dokter Umum

Demam Berdarah vs Tifus, Jangan Keliru! Begini Perbedaannya, yuk Segera Konsultasi ke Dokter Umum

pemeriksaan dokter umum
Sumber : Envanto

Demam merupakan gangguan kesehatan umum yang bisa dialami siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Pada kebanyakan kasus, demam sebenarnya bukan sesuatu yang cukup serius. Namun, lain cerita jika itu demam tinggi yang tak kunjung membaik.

Demam tersebut bisa saja justru tanda/gejala dari gangguan kesehatan yang lebih serius seperti demam berdarah atau tifus. Nah, berbicara tentang dua penyakit ini, tak dapat dimungkiri masih banyak yang mengira keduanya sama hingga bahkan sulit membedakannya.

Oleh karena itu, artikel ini hadir untuk membantu Anda mengidentifikasi perbedaan keduanya, termasuk dari tanda-tandanya. Langsung saja, berikut penjelasannya, lengkap rekomendasi layanan dokter umum berkualitas di akhir artikel untuk penanganan demam berdarah dan tifus yang tepat. Yuk, simak!

Perbedaan Demam Berdarah dan Tifus

pemeriksaan dokter umum
Sumber : Envanto

Demam Berdarah Dengue (DBD) atau yang lebih dikenal dengan istilah “demam berdarah” adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue. Virus ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Sementara itu, tifus adalah penyakit yang terjadi karena adanya infeksi bakteri Salmonella typhi—yang biasanya didapatkan dari makanan yang kurang terjaga kebersihannya. Dalam istilah awam, penyakit ini juga sering kali disebut “tipes”, bahkan ada juga yang menyebutnya sebagai demam tifoid.

Jadi, demam berdarah dan tifus sama-sama disebabkan oleh infeksi, bahkan beberapa tanda-tanda atau gejalanya pun tampak sama sehingga kerap kali membuat orang keliru.

Namun, selain penyebab, tentu saja keduanya tetap memiliki perbedaan lain yang dapat Anda jadikan sebagai acuan untuk membedakannya. Beberapa di antaranya, yaitu:

Kondisi Demam

Baik demam berdarah maupun tifus sama-sama dapat memicu penderitanya mengalami demam. Hanya saja, demam berdarah ditandai dengan demam tinggi secara tiba-tiba yang bisa mencapai suhu 39-40 derajat Celcius, dan biasanya berlangsung terus-menerus hingga berhari-hari.

Di sisi lain, demam yang disebabkan oleh penyakit tifus umumnya muncul secara bertahap. Ketika awal-awal infeksi terjadi, misalnya, suhu tubuh kemungkinan terasa normal. Namun, kondisi tersebut bisa berubah dan demamnya akan naik secara perlahan hingga mencapai 40 derajat Celcius.

Gejala Khas

Selanjutnya, demam berdarah dan tifus memiliki gejala khas yang tidak serupa. Selain demam, kedua penyakit ini juga disertai dengan munculnya gejala-gejala lain.

Pada kasus demam berdarah, gejala khasnya adalah pendarahan, sehingga pengidapnya biasanya akan mengalami kejadian-kejadian yang berhubungan dengan darah. Mulai dari mimisan, gusi berdarah, muntah darah, hingga keluar darah saat buang air besar.

Jadi, jika penderita mengalami pendarahan, apalagi disertai bintik-bintik merah di kulit, kemungkinan besar itu adalah demam berdarah, bukan tifus.

Bisakah Demam Berdarah dan Tifus Menyerang Bersamaan?

pemeriksaan dokter umum
Sumber : Emnvanto

Setelah mengetahui perbedaan antara demam berdarah dan tifus, mungkin kini Anda bertanya-tanya, apakah kedua penyakit ini bisa menyerang secara bersamaan?

Sayangnya, jawabannya adalah “iya”, kedua penyakit ini bisa “berkolaborasi” dan menyerang di waktu yang sama. Meski ada perbedaan dari segi penyebab dan gejala khasnya, ternyata demam berdarah dan tifus tetap bisa terjadi bersamaan. Biasanya saat musim hujan atau jika terjadi perubahan cuaca yang ekstrem.

Alasan kedua penyakit ini bisa menyerang bersamaan sebenarnya belum diketahui pasti dan masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Namun, beberapa ahli menyimpulkan bahwa demam berdarah dan tifus bisa berkolaborasi karena hal-hal berikut:

  • Demam berdarah membuat sistem imunitas tubuh melemah, sehingga lebih mudah terpapar infeksi bakteri.
  • Demam berdarah bisa mengakibatkan kerusakan dinding usus yang membuat risiko infeksi bakteri berpotensi meningkat.

Waktu Tepat untuk Konsultasi ke Dokter Umum

Anda harus segera berkonsultasi ke dokter umum jika mulai mengalami demam tinggi yang tak kunjung membaik, terlebih jika disertai gejala-gejala lain yang tidak biasa.

Nah, salah satu rekomendasi layanan dokter umum berkualitas untuk konsultasi hingga penanganan terbaik adalah layanan dokter umum di Klinik Mutiara Cikutra (KMC).

Ini adalah klinik resmi berizin Kementerian Kesehatan yang menawarkan berbagai jenis pelayanan kesehatan, termasuk layanan dokter umum profesional yang ahli di bidangnya.

Selain didukung oleh tim medis mumpuni, Klinik Mutiara Cikutra juga hadir dengan tempat yang senyaman rumah sendiri dan pelayanan yang ramah keluarga. Cocok bagi Anda yang mengutamakan kualitas, keamanan, sekaligus kenyamanan.

Jadi, yuk, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke Klinik Mutiara Cikutra jika Anda atau orang-orang terdekat mulai mengalami gejala-gejala tertentu. Semakin cepat gejala ditangani, semakin besar pula peluang kesembuhannya.

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Cuaca Tak Menentu Bikin Tubuh Kurang Fit? Begini Tips Menjaga Kesehatan dan Kapan Perlu Konsultasi ke Poli Umum 24 Jam

Cuaca Tak Menentu Bikin Tubuh Kurang Fit? Begini Tips Menjaga Kesehatan dan Kapan Perlu Konsultasi ke Poli Umum 24 Jam

Cuaca Tak Menentu Bikin Tubuh Kurang Fit? Begini Tips Menjaga Kesehatan dan Kapan Perlu Konsultasi ke Poli Umum 24 Jam

masalah kesehatan
Sumber : Envanto

Cuaca yang tak menentu alias berubah-ubah sering kali mengharuskan sistem imunitas bekerja lebih keras untuk beradaptasi dengan keadaan. Hal ini tak jarang menyebabkan tubuh menjadi kurang fit.

Meski umumnya gejala yang muncul cukup ringan, tak dimungkiri bahwa tubuh yang kurang sehat tentunya dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Buruknya lagi, jika tidak ditangani dengan tepat, bukan tidak mungkin gejala yang tadinya ringan kemungkinan bisa berkembang menjadi hal yang lebih serius.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana cara menjaga kesehatan di tengah cuaca yang gampang berubah, serta kapan waktu yang tepat untuk konsultasi ke poli umum 24 jam. Yuk, simak tips berikut dan penjelasan lengkapnya!

Dampak Cuaca Tak Menentu terhadap Kesehatan

masalah kesehatan
Sumber : Envanto

Indonesia memiliki dua musim, musim kemarau dan musim hujan. Saat masa transisi antara kedua musim ini terjadi, biasanya kesehatan menjadi lebih rentan terganggu. Akibatnya, tubuh pun terasa lemas serta lebih mudah terserang penyakit.

Perubahan cepat dari hujan ke panas, suhu hangat ke dingin, atau sebaliknya dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Itu sebabnya perubahan cuaca yang tidak menentu tidak boleh Anda anggap sepele.

Ketika terjadi perubahan cuaca yang tiba-tiba, tubuh terpaksa harus beradaptasi secara tiba-tiba juga. Hal ini membuat respons imun melemah sehingga Anda akan lebih mudah terserang berbagai penyakit, seperti flu, sakit kepala, batuk, nyeri sendi, masuk angin, hingga bahkan infeksi saluran pernapasan.

Dalam beberapa kasus, perubahan suhu dan kelembapan juga dapat memicu kondisi-kondisi tertentu. Misalnya asma, alergi, serta beberapa masalah kulit atau pernapasan lainnya.

Namun, jangan salah. Cuaca yang berubah drastis dan tiba-tiba ada kalanya juga bisa berdampak secara psikologis alias memengaruhi kesehatan mental. Tak jarang beberapa orang biasanya akan mengalami perubahan suasana hati, merasa lelah berlebihan, stres, dan lain-lain.

Tips Kesehatan di Tengah Cuaca yang Gampang Berubah

masalah kesehatan
Sumber : Envanto

Kombinasi antara menurunnya kesehatan fisik dan kesehatan mental tentunya akan sangat mengganggu aktivitas harian hingga produktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, memahami dampak perubahan cuaca yang tidak menentu dan bagaimana cara mencegahnya sangat penting untuk Anda ketahui.

Nah, setelah memahami dampaknya, kini saatnya Anda mengetahui tips pencegahannya. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa tips kesehatan di tengah cuaca yang gampang berubah:

  • Beristirahat dengan cukup.
  • Mengelola stres dengan baik.
  • Mengonsumsi makanan bergizi.
  • Tetap aktif bergerak dan berolahraga.
  • Mengonsumsi suplemen jika diperlukan.
  • Menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
  • Menjaga tubuh tetap terhidrasi (minum air yang cukup).
  • Mengenakan pakaian nyaman yang sesuai dengan kondisi cuaca.
  • Menaruh perhatian khusus pada gejala awal sakit. Tangani secara mandiri jika memungkinkan. Sebab, penanganan dini bisa mencegah kondisi kesehatan memburuk. Namun, jika sakit terus berlanjut, segera konsultasi ke fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit, poli umum 24 jam, puskesmas, dan lain-lain.

Kapan Perlu Konsultasi ke Poli Umum 24 Jam?

Gangguan kesehatan akibat perubahan cuaca yang tidak menentu pada umumnya tidak terlalu bersifat serius atau parah. Kondisi ini biasanya bisa ditangani sendiri dengan melakukan perawatan secara mandiri di rumah.

Misalnya dengan beristirahat sampai pulih, menjaga pola makan, mengompres tubuh, mengonsumsi obat-obatan dari apotek, dan lain-lain. Namun, bukan berarti gejala yang ringan tidak berisiko sama sekali. Sebab, terkadang gejala ringan juga justru bisa berubah menjadi sesuatu yang mengkhawatirkan.

Oleh sebab itu, jika gejala atau keluhan yang Anda rasakan tidak kunjung membaik—bahkan setelah melakukan berbagai perawatan mandiri, maka berkonsultasi ke fasilitas kesehatan seperti poli umum 24 jam merupakan langkah terbaik.

Sebab, evaluasi langsung dari dokter profesional nan berpengalaman dapat membantu Anda mengetahui penyebab pasti gejala serta keluhan Anda dan bagaimana penanganan yang tepat.

Nah, apabila Anda mencari klinik kesehatan berkualitas dengan layanan poli umum 24 jam memuaskan, Klinik Mutiara Citra adalah solusinya. Ini adalah klinik berizin resmi Kementerian Kesehatan, sehingga keamanan maupun kualitasnya dipastikan sudah terjamin.

Selain dukungan dokter kompeten, poli umum 24 jam Klinik Mutiara Cikutra juga menawarkan tempat yang senyaman rumah sendiri dan pelayanan yang seramah keluarga.

Jadi, jika Anda mulai merasakan gejala-gejala tertentu yang sulit Anda atasi sendiri, jangan ragu memeriksakan diri ke Klinik Mutiara Cikutra. Dengan penanganan tepat sejak awal, kesehatan Anda dapat tetap terjaga meski cuaca tak menentu.

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Kenali Jenis-Jenis Sakit Kepala dan Kapan Harus ke Poli Umum 24 Jam

Kenali Jenis-Jenis Sakit Kepala dan Kapan Harus ke Poli Umum 24 Jam

Kenali Jenis-Jenis Sakit Kepala dan Kapan Harus ke Poli Umum 24 Jam

Dokter Umum
Sumber : Envanto

Salah satu keluhan umum yang sering dialami oleh banyak orang adalah sakit kepala. Sesuai namanya, ini adalah rasa sakit, nyeri, atau tidak nyaman yang dirasakan di area kepala. Penyebabnya pun sangat beragam dan dapat muncul secara tiba-tiba maupun bertahap, dengan intensitas yang bervariasi—dari ringan hingga berat.

Meskipun sebagian besar sakit kepala tergolong ringan dan dapat hilang dengan sendirinya, tak dimungkiri bahwa ada juga beberapa di antaranya yang membutuhkan penanganan medis.

Oleh karena itu, sangat penting mengenali jenis-jenis sakit kepala serta memahami kapan harus memeriksakan diri ke poli umum 24 jam untuk penanganan lebih lanjut. Jadi, yuk, simak informasi lengkapnya berikut!

Jenis-Jenis Sakit Kepala

Dokter Umum
Sumber : Envanto

Terkait sakit kepala, mungkin belum banyak orang yang tahu bahwa ternyata gangguan kesehatan yang satu ini ada banyak jenisnya. Nah, kira-kira apa saja? Berikut beberapa di antaranya:

Vertigo

Ini adalah jenis sakit kepala yang membuat penderitanya mengalami pusing dengan sensasi seperti berputar-putar. Bisa disebabkan oleh tekanan pada saraf, cedera, atau karena mengidap penyakit meniere.

Migrain

Ini adalah sakit kepala yang hanya terjadi di satu sisi kepala, dapat membuat penderitanya merasa mual hingga bahkan muntah. Selain itu, pengidap migrain juga biasanya lebih sensitif terhadap cahaya, suara, serta bau/aroma.

Sakit Kepala Hypnic

Ini adalah jenis sakit kepala yang hanya terjadi ketika Anda tidur dan merupakan jenis sakit kepala belakang yang tergolong langka—umumnya menyerang orang berusia 50-an. Ketika sakit kepala ini muncul, penderitanya akan terbangun dengan rasa sakit yang bertahan sekitar 15 menit hingga 4 jam.

Sakit Kepala Cluster

Ini adalah jenis sakit kepala yang terjadi terus-menerus alias berulang, dengan periode tertentu. Biasanya bisa berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa bulan.

Sakit Kepala Tegang

Ini adalah jenis sakit kepala yang membuat kepala terasa berat dan dapat memicu rasa tegang pada leher hingga otot bahu.

Hemicrania Continua

Ini adalah jenis sakit kepala berupa rasa nyeri yang persisten alias terus-menerus dengan intensitas yang bervariasi. Bahkan bisa terjadi setiap hari tanpa jeda.

Sakit Kepala Menusuk

Ini adalah jenis sakit kepala yang juga dikenal dengan istilah ice pick headache, biasanya hanya berlangsung selama beberapa detik, tetapi intens.

Sakit Kepala Mendadak

Ini adalah jenis sakit kepala yang juga dikenal dengan istilah thunderclap headache, merupakan sakit kepala mendadak yang sebenarnya jarang terjadi, tetapi sangat menyakitkan. Bahkan dalam situasi tertentu dapat mengancam nyawa.

Selain jenis-jenis sakit kepala di atas, ada juga jenis-jenis lainnya yang dapat dikategorikan berdasarkan penyebabnya. Contohnya seperti sakit kepala yang muncul saat menstruasi, sinus, akibat penggunaan obat berlebihan, akibat aktivitas fisik, hingga sakit kepala karena mengalami cedera pada kepala.

Kapan Sakit Kepala Perlu Diwaspadai?

Dokter Umum
Sumber : Envanto

Sakit kepala perlu Anda waspadai jika terjadi dengan intensitas yang sangat hebat dan berlangsung secara terus-menerus tanpa membaik dengan obat biasa. Apalagi jika disertai gejala-gejala lain, seperti demam tinggi, muntah hebat, gangguan penglihatan, kejang, hingga penurunan kesadaran.

Sebab, kondisi tersebut bisa jadi tanda adanya gangguan serius pada tubuh Anda. Misalnya pendarahan otak, infeksi selaput otak (meningitis), dan berbagai gangguan serius lainnya.

Waktu Tepat ke Poli Umum 24 Jam dan Rekomendasinya

Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala-gejala sakit kepala tertentu, Anda sebaiknya segera mengunjungi poli umum 24 jam terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis yang tepat.

Nah, salah satu rekomendasi fasilitas kesehatan dengan layanan poli umum 24 jam berkualitas adalah KMC alias Klinik Mutiara Cikutra. Ini merupakan klinik kesehatan berizin resmi Kementerian Kesehatan.

Di sini tersedia berbagai layanan kesehatan, termasuk poli umum 24 jam yang didukung oleh dokter jaga profesional yang siap siaga kapan saja Anda membutuhkan pertolongan.

Selain menawarkan tim medis berpengalaman dan ahli di bidangnya, Klinik Mutiara Cikutra juga menyediakan tempat senyaman rumah sendiri serta pelayanan yang seramah keluarga. Sangat cocok bagi Anda yang mengutamakan keamanan, sekaligus kenyamanan.

Tersebar di beberapa cabang di sejumlah wilayah Indonesia, Anda bisa memilih Klinik Mutiara Cikutra terdekat dari lokasi Anda. Jadi, untuk berbagai urusan kesehatan dengan pertolongan segera, jangan ragu untuk datang ke poli umum 24 jam KMC!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Jenis-Jenis Masalah Kesehatan yang Bisa Ditangani Dokter Umum

Jenis-Jenis Masalah Kesehatan yang Bisa Ditangani Dokter Umum

Jenis-Jenis Masalah Kesehatan yang Bisa Ditangani Dokter Umum

konsultasi dokter
Sumber : Envanto

Menjaga kesehatan tubuh dengan baik termasuk hal yang banyak dilakukan orang-orang. Sebab, kesehatan memang merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan manusia.

Namun, tak dimungkiri bahwa meskipun telah mencoba menjaga kesehatan sebaik mungkin, datangnya penyakit tetap tidak dapat dihindari. Dalam sejumlah kasus, beberapa gangguan kesehatan bahkan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Nah, jika sudah demikian, maka Anda tidak boleh membiarkannya begitu saja. Sebagai langkah awal, mengunjungi dokter umum bisa menjadi solusi terbaik. Lantas, apa saja peran dokter umum dalam layanan kesehatan? Jenis-jenis gangguan kesehatan apa yang dapat mereka tangani? Berikut informasinya untuk Anda. Yuk, simak!

Mengenal Dokter Umum dan Perannya dalam Layanan Kesehatan

konsultasi dokter
Sumber : Envanto

Dokter umum adalah tenaga medis profesional yang memiliki pengetahuan luas terkait berbagai jenis penyakit atau gangguan kesehatan secara umum dan menyeluruh. Tak heran, dokter umum juga dikenal dengan sebutan “dokter layanan utama”.

Ini karena mereka memang menjadi lini pertama dalam pelayanan kesehatan. Mereka bertanggung jawab dalam memberikan diagnosis awal, menangani berbagai keluhan umum, serta menentukan langkah pengobatan yang tepat.

Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa peran dari seorang dokter umum:

  • Merujuk pasien ke dokter spesialis yang sesuai jika kondisi pasien memerlukan penanganan lanjutan.
  • Mengevaluasi gejala serta memberikan pengobatan yang paling tepat dan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.
  • Memberikan layanan konsultasi kepada pasien, khususnya bagi mereka yang baru pertama kali mencari pertolongan medis.
  • Dalam beberapa kasus, dokter umum juga biasanya berperan untuk mendampingi pasien dalam proses pembedahan.
  • Menangani aspek fisik pasien, sekaligus mempertimbangkan faktor psikologis dan sosial yang dapat memengaruhi kesehatan pasien.
  • Memberikan arahan terkait pencegahan penyakit tertentu kepada pasien. Sebab, mereka memiliki kemampuan untuk memperkirakan apakah suatu penyakit bersifat jangka panjang atau tidak.
  • Melakukan layanan kunjungan ke rumah sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi pasien. Biasanya, beberapa dokter umum melakukan ini untuk pasien dengan penyakit jangka panjang. Tujuannya adalah agar dapat memantau kesehatan pasien secara berkala, terutama untuk bayi dan lansia.

Jenis-Jenis Masalah Kesehatan yang Bisa Ditangani Dokter Umum

konsultasi obgyn
Sumber : Envanto

Sesuai namanya, dokter umum dapat mengatasi berbagai jenis masalah kesehatan atau gangguan kesehatan yang bersifat umum. Beberapa di antaranya, seperti:

  • Flu.
  • Batuk.
  • Kejang.
  • Hipertensi.
  • Reaksi anafilaktik.
  • Mabuk perjalanan.
  • Nyeri sendi atau nyeri otot.
  • Infeksi saluran kemih (ISK).
  • Mastitis atau infeksi payudara.
  • Rhinitis alergi dan rhinitis akut
  • Demam, termasuk demam tifoid.
  • Anemia atau kekurangan zat besi.
  • Infeksi telinga, contohnya otitis eksterna.
  • Sakit kepala, termasuk migrain dan vertigo.
  • Gangguan tidur, seperti insomnia dan lain-lain.
  • Masalah kulit, seperti biduran, alergi, gatal, kudis, dan lain-lain.
  • Penyakit menular seksual, seperti klamidia, gonore, dan lain-lain.
  • Penyakit paru-paru, seperti bronkitis, pneumonia, asma, dan lain-lain.
  • Penyakit/gangguan pada mata, seperti konjungtivitis (pink eye), mata kering, dan lain-lain.
  • Masalah pencernaan, seperti gastritis, konstipasi, diare, asam lambung, dan lain-lain.
  • Penyakit metabolik, seperti asam urat, diabetes, malnutrisi, obesitas, dan kolesterol tinggi.
  • Infeksi saluran pernapasan, contohnya karena radang tenggorokan, amandel, flu, dan laringitis.

Kapan Harus Dirujuk ke Spesialis?

Tidak semua penyakit atau masalah kesehatan dapat ditangani oleh dokter umum. Oleh karena itu, apabila kondisi kesehatan pasien ternyata memerlukan penanganan lebih lanjut yang sudah di luar kompetensi dokter umum, maka mereka akan dirujuk ke dokter spesialis.

Rujukan ini biasanya dilakukan jika gejala yang dialami pasien tidak kunjung membaik setelah pengobatan awal. Bisa juga karena ditemukannya tanda-tanda penyakit yang lebih kompleks dan membutuhkan pemeriksaan atau tindakan lanjutan.

Selain itu, rujukan ke dokter spesialis juga dibutuhkan ketika diperlukan prosedur khusus, seperti endoskopi, CT scan, atau tindakan operasi/pembedahan. Rujukan ini dilakukan agar pasien bisa mendapatkan penanganan yang tepat, akurat, dan lebih sesuai dengan kondisinya.

Nah, bagi Anda yang mendambakan pelayanan dokter umum berkualitas, salah satu rekomendasi fasilitas kesehatan terbaik yang dapat Anda pertimbangkan adalah Klinik Mutiara Cikutra.

Klinik Mutiara Cikutra atau KMC telah terdaftar resmi dan memiliki izin Kementerian Kesehatan. Jadi, soal kualitas maupun pelayanannya, Anda tidak perlu khawatir. Di sini tersedia berbagai layanan kesehatan, termasuk salah satunya layanan dokter umum.

Selain didukung oleh tenaga medis profesional bersertifikat, Klinik Mutiara Cikutra juga didukung oleh tempat yang nyaman serta fasilitas canggih berteknologi modern. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, jadwalkan kunjungan Anda ke KMC sekarang juga!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Apa Saja yang Bisa Ditangani Dokter Umum 24 Jam? Ini Jawabannya

Apa Saja yang Bisa Ditangani Dokter Umum 24 Jam? Ini Jawabannya

Apa Saja yang Bisa Ditangani Dokter Umum 24 Jam? Ini Jawabannya

 

Dokter umum 24 jam dapat menangani berbagai masalah kesehatan yang bersifat umum dan mendasar. Dalam artian, yaitu masalah-masalah ringan hingga sedang yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat, tetapi tidak tergolong darurat/mendesak atau berisiko tinggi.

Hal ini termasuk pemeriksaan kesehatan secara umum, seperti konsultasi kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan sejenisnya. Namun, jika gangguan kesehatan yang diderita pasien lebih spesifik atau tingkatannya termasuk parah/serius, maka dokter umum akan merujuk ke layanan gawat darurat atau dokter spesialis.

Jadi, apa saja gangguan/masalah kesehatan yang dapat ditangani oleh dokter umum dengan layanan 24 jam? Kapan Anda harus mengunjunginya? Berikut informasi detailnya untuk Anda, lengkap rekomendasi layanan dokter umum 24 jam berkualitas di akhir artikel. Yuk, simak!

penyakit dalam
Sumber Envanto

Masalah Kesehatan yang Dapat Ditangani oleh Dokter Umum 24 Jam

Secara garis besar, berikut beberapa masalah kesehatan yang dapat ditangani oleh dokter umum 24 jam:

Penyakit/Masalah Kesehatan Umum Ringan hingga Sedang

  • Flu
  • Batuk
  • Demam
  • Nyeri otot
  • Luka ringan
  • Asma ringan
  • Sakit gigi ringan
  • Radang tenggorokan
  • Sakit kepala, migrain, dan vertigo

Masalah Pencernaan:

  • Diare
  • Maag
  • Mual dan muntah
  • Sakit perut ringan
  • Sembelit/konstipasi
  • Keracunan makanan (ringan)

Masalah Kulit Ringan:

  • Iritasi
  • Ruam
  • Gatal-gatal
  • Alergi ringan
  • Luka bakar ringan
  • Infeksi kulit ringan (bisul dan lain-lain)

Cedera Ringan

  • Memar
  • Terkilir/keseleo
  • Tulang patah ringan
  • Luka sayat/gores ringan

Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter Umum 24 Jam?

Apabila Anda atau kerabat terdekat mengalami masalah/gangguan kesehatan yang bersifat umum, tetapi tidak bisa ditunda lebih lama, maka dokter umum 24 jam adalah solusinya.

Meski kebanyakan masalah kesehatan yang bersifat mendasar umumnya tidak tergolong parah atau serius, tetapi ada kalanya tetap membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat.

Pasalnya, beberapa kondisi atau keluhan tertentu memang terkadang tidak bisa ditunda sampai jam kerja dokter yang biasa dibuka kembali. Oleh karena itu, jika Anda mengalami hal ini, maka saatnya Anda mengunjungi dokter umum 24 jam untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Beberapa contoh kasus spesifik yang biasanya tidak bisa menunggu sehingga harus segera ditangani oleh dokter umum dengan layanan 24 jam, antara lain:

  • Demam tinggi tiba-tiba.
  • Sakit gigi di malam hari.
  • Sakit kepala tidak tertahankan.
  • Mual, diare, dan muntah secara terus-menerus.
  • Luka robek, tertusuk, dan sejenisnya yang memerlukan penanganan cepat.

Intinya, layanan yang diberikan oleh dokter umum 24 jam sebenarnya sama saja dengan layanan/tindakan dokter umum reguler secara garis besar. Perbedaannya hanya terletak pada ketersediaan waktu layanan yang berlangsung sepanjang hari alias 24 jam, termasuk malam hari atau bahkan hari libur.

Hal inilah yang membuat layanan dokter 24 jam dokter umum cocok untuk berbagai masalah kesehatan yang membutuhkan penanganan cepat, tetapi tidak tergolong terlalu serius. Tepatnya, yaitu penanganan medis segera—tetapi bukan kondisi gawat darurat yang memerlukan penanganan IGD—di luar jam praktik biasa.

Keuntungan Akses Layanan Dokter Umum 24 Jam dan Rekomendasi Terbaiknya

periksa dokter
Sumber : Envanto

Dengan ketersediaan sepanjang hari (24 jam), Anda bisa mengakses layanan kesehatan kapan saja secara lebih fleksibel. Penanganan awal dari dokter umum pun tentunya dapat membantu mengurangi berbagai risiko komplikasi, terutama sebelum Anda diputuskan untuk dirujuk ke dokter spesialis.

Dengan layanan 24 jam, Anda juga bisa langsung berkonsultasi dengan dokter tanpa harus menunda hingga keesokan harinya atau sampai jam praktik tertentu dibuka. Hal ini tentu saja dapat meningkatkan rasa aman dan kenyamanan, terutama jika Anda adalah orang tua dengan anak kecil atau memiliki kerabat pasien lansia.

Selain itu, untuk kasus yang belum tergolong gawat darurat, layanan dokter 24 jam bisa menjadi alternatif yang lebih cepat dan efisien dibanding langsung menuju instalasi gawat darurat (IGD).

Nah, jika Anda mencari layanan dokter umum 24 jam berkualitas, maka Klinik Mutiara Cikutra (KMC) adalah solusinya. Ini adalah klinik kesehatan yang menyediakan layanan kesehatan 24 jam, cocok bagi Anda yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat.

Didukung oleh dokter profesional dan tempat yang nyaman, Klinik Mutiara Cikutra dipastikan bisa memberikan Anda pengalaman pemeriksaan dan pengobatan terbaik!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Apa Saja Penyakit Saraf yang Biasanya Terjadi pada Anak? Yuk, Konsultasi dengan Dokter Saraf

Apa Saja Penyakit Saraf yang Biasanya Terjadi pada Anak? Yuk, Konsultasi dengan Dokter Saraf

Apa Saja Penyakit Saraf yang Biasanya Terjadi pada Anak? Yuk, Konsultasi dengan Dokter Saraf

 

Siapa sangka bahwa penyakit saraf ternyata tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga bisa terjadi pada anak-anak. Oleh karena itu, sebagai orang tua bijak, penting bagi Anda untuk mewaspadai hal ini.

Pasalnya, penyakit atau gangguan saraf dapat memengaruhi tumbuh kembang anak hingga kualitas hidup mereka secara signifikan. Sebab, sistem saraf mengatur hampir seluruh fungsi tubuh, mulai dari gerakan, kemampuan berkomunikasi, hingga kemampuan berpikir.

Jadi, jika buah hati kesayangan Anda menunjukkan gejala-gejala gangguan saraf, seperti kejang, kesemutan, gangguan keseimbangan, dan sejenisnya, maka saatnya Anda mengunjungi dokter saraf.

Berikut beberapa informasi menarik terkait penyakit saraf pada anak yang telah dirangkum khusus untuk Anda, lengkap rekomendasi dokter saraf berkualitas di akhir artikel. Yuk, simak!

Apa Itu Penyakit Saraf?

batuk pilek anak
Sumber : Envanto

 

Penyakit saraf adalah penyakit atau gangguan berupa kerusakan yang terjadi pada sistem saraf, yaitu otak, sumsum tulang belakang, maupun saraf tepi. Padahal, seperti diketahui, sistem saraf sangat berperan penting bagi tubuh karena bertanggung jawab atas hampir semua fungsi tubuh.

Oleh sebab itu, ketika sistem saraf mengalami gangguan, maka akan muncul gejala-gejala tertentu yang bisa dibilang serius—tergantung bagian mana yang terdampak.

Adapun penyebab munculnya penyakit atau gangguan saraf bisa cukup beragam. Beberapa di antaranya, seperti gangguan genetik, infeksi (contohnya meningitis), cedera otak, cedera tulang belakang, dan lain-lain.

Jenis-Jenis Penyakit Saraf yang Bisa Terjadi pada Anak

mommy wrist
Sumber : Envanto

Berikut beberapa jenis penyakit atau gangguan saraf yang dapat terjadi pada anak:

ADHD

ADHD merupakan singkatan dari attention deficit hyperactivity disorder, biasanya muncul sejak masa kanak-kanak dan dapat berlanjut hingga dewasa. Anak yang mengidap penyakit ini umumnya memiliki ciri hiperaktif, sulit berkonsultasi, dan berperilaku impulsif atau bertindak tanpa berpikir.

Epilepsi

Ini adalah gangguan pada sistem saraf yang ditandai dengan kejang berulang, hilang kesadaran, hingga tubuh kaku karena aktivitas listrik yang abnormal di otak.

Autisme

Autisme yang dalam istilah medis disebut “ASD” alias autism spectrum disorder atau gangguan spektrum autisme (GSA), adalah gangguan perkembangan saraf yang bisa memengaruhi beberapa hal.

Mulai dari cara anak berkomunikasi, berinteraksi sosial, hingga berperilaku. Anak yang mengalami penyakit ini biasanya akan sulit untuk memahami hal-hal di sekitar mereka.

Disleksia

Ini adalah gangguan perkembangan neurologis ketika otak anak memproses huruf, kata, dan suara secara berbeda. Akibatnya, mereka akan kesulitan membaca dengan lancar, mengeja, dan menulis dengan benar.

Spina Bifida

Ini adalah kelainan bawaan sejak lahir (terjadi saat janin masih dalam kandungan) berupa kondisi tulang belakang dan sumsum tulang belakang yang tidak terbentuk sempurna. Biasanya dialami sejak bayi baru lahir hingga mereka memasuki usia sekolah.

Hidrosefalus

Hidrosefalus merupakan gangguan saraf ketika cairan serebrospinal menumpuk secara berlebihan di dalam otak, tepatnya di rongga dalam otak yang bernama ventrikel otak. Ciri paling umum pada anak dengan penyakit ini adalah ukuran kepala yang jauh lebih besar dibandingkan anak lainnya.

Cerebral Palsy

Ini adalah gangguan neurologis berupa kerusakan otak yang pada umumnya terjadi sebelum bayi dilahirkan, dapat memengaruhi gerakan, otot, saraf, hingga kemampuan motorik anak.

Sindrom Moebius

Ini adalah penyakit saraf langka yang dapat terlihat sejak anak lahir, dan merupakan kelainan neurologis yang memengaruhi gerakan mata serta otot wajah. Oleh karena itu, moebius syndrome akan membuat anak tidak bisa mengerutkan kening, menutup kelopak mata sepenuhnya, hingga tidak dapat tersenyum.

Rekomendasi Dokter Saraf Berkualitas

Untuk mencegah maupun mendeteksi penyakit atau gangguan-gangguan saraf sejak dini pada anak, sangat disarankan bagi Anda untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan ke dokter saraf.

Adapun salah satu rekomendasi dokter saraf terbaik yang sangat layak Anda kunjungi adalah layanan dokter saraf di Klinik Mutiara Cikutra (KMC). Ini merupakan klinik kesehatan yang menyediakan berbagai layanan, termasuk pemeriksaan oleh dokter spesialis saraf berkualitas.

Di sini, Anda bisa mendapatkan pelayanan terbaik yang seramah keluarga, sekaligus tempat nyaman yang senyaman rumah sendiri. Sangat cocok bagi Anda yang memprioritaskan keamanan dan kenyamanan dalam satu waktu.

Jadi, yuk, jadwalkan kunjungan Anda segera ke Klinik Mutiara Cikutra dan dapatkan pengalaman pengobatan terbaik bersama dokter saraf berkualitas KMC!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Alami Penyakit Ini? Jangan ke Dokter Umum, Segera Periksa ke Dokter THT! Ini Rekomendasinya di Bandung

Alami Penyakit Ini? Jangan ke Dokter Umum, Segera Periksa ke Dokter THT! Ini Rekomendasinya di Bandung

Alami Penyakit Ini? Jangan ke Dokter Umum, Segera Periksa ke Dokter THT! Ini Rekomendasinya di Bandung

 

Mengunjungi dokter saat sedang sakit merupakan hal wajar. Namun, tak dimungkiri bahwa sebagian dari kita akan langsung memeriksakan diri ke dokter umum sebagai langkah awal penanganan.

Padahal, faktanya tidak semua keluhan atau gangguan kesehatan bisa ditangani secara optimal oleh dokter umum. Contohnya ketika Anda mengalami gangguan di area-area tertentu, seperti THT alias telinga, hidung, tenggorokan, alih-alih ke dokter umum, Anda seharusnya mengunjungi dokter spesialis THT.

Nah, bagi Anda yang berdomisili di Bandung dan saat ini mengalami gangguan di area-area tersebut, jangan sampai Anda melewatkan artikel berikut. Sebab, di sini Anda akan menemukan rekomendasi dokter THT Bandung berkualitas dan berbagai informasi menarik lainnya terkait keluhan THT.

Penasaran? Yuk, simak selengkapnya!

Tugas Dokter THT, Apa Bedanya dengan Dokter Umum?

tht
Sumber : Envanto

Pada dasarnya, dokter memiliki tugas atau peran yang berbeda-beda, tergantung jenis spesialisasi yang mereka ambil. Adapun kategori dokter yang paling familier di kalangan masyarakat adalah dokter umum.

Jadi, wajar jika beberapa orang mungkin belum paham dengan dokter-dokter spesialis lain seperti dokter THT. Nah, lantas apa gerangan tugas dari dokter THT? Dan apa bedanya dengan dokter umum?

Sesuai namanya, dokter THT merupakan dokter yang bertugas/berperan untuk menangani berbagai keluhan atau masalah kesehatan yang menyangkut hidung, telinga, dan tenggorokan. Contohnya hidung tersumbat, telinga berdenging, tenggorokan sakit, serta berbagai permasalahan serupa lainnya.

Selain itu, dalam beberapa kasus, dokter THT juga biasanya menjadi ahli bedah untuk sejumlah operasi rumit. Misalnya pengangkatan kanker leher, operasi pembukaan saluran tersumbat, pendengaran telinga tengah, hingga pengangkatan kanker leher dan tenggorokan.

Sementara itu, dokter umum hanya bertugas untuk menangani penyakit-penyakit yang sifatnya umum. Mulai dari pemeriksaan awal, diagnosis, pengobatan, dan rujukan ke dokter spesialis jika memang dibutuhkan.

Jenis-Jenis Penyakit yang Ditangani Dokter THT

THT
Sumber : Envanto

Apabila Anda mengalami masalah kesehatan seputar telinga, hidung, dan tenggorokan, serahkan penanganannya ke dokter THT, bukan dokter umum.

Adapun untuk jenis-jenis penyakit yang dapat ditangani oleh dokter THT, antara lain:

Penyakit/Gangguan Kesehatan yang Berhubungan dengan Telinga

  • Tuli.
  • Infeksi telinga.
  • Cedera telinga.
  • Gangguan pendengaran.
  • Gangguan keseimbangan.
  • Telinga berdenging (tinnitus).
  • Ada cairan keluar dari telinga.

Gangguan Kesehatan yang Berhubungan dengan Hidung

  • Anosmia.
  • Alergi rinitis
  • Polip hidung.
  • Tumor hidung.
  • Deviasi septum.
  • Pergeseran septum nasal.
  • Infeksi sinus atau sinusitis.
  • Saraf penciuman yang rusak.
  • Trauma hidung atau cedera hidung.

Penyakit/Gangguan Kesehatan yang Berhubungan dengan Tenggorokan

  • Difteri.
  • Suara serak.
  • Sesak napas.
  • Kanker nasofaring.
  • Kesulitan menelan.
  • Nyeri/sakit tenggorokan.
  • Tonsilitis (radang amandel).
  • Gangguan kelenjar adenoid.
  • Laringitis (radang kotak suara).
  • Faringitis (radang tenggorokan).

Selain penyakit atau gangguan-gangguan kesehatan yang disebutkan di atas, dokter THT juga memiliki kompetensi dalam menangani masalah celah langit-langit mulut atau bibir sumbing. Begitu pun dengan gangguan tidur seperti mendengkur dan sleep apnea.

Rekomendasi Dokter THT Bandung Berkualitas

Meski ada sebagian kecil penyakit THT yang tergolong ringan, seperti nyeri telinga, tenggorokan sakit, dan lain sejenisnya, bukan berarti Anda bisa menganggap sepele hal tersebut. Pasalnya, beberapa penyakit seputar telinga, hidung, tenggorokan membutuhkan penanganan khusus oleh orang yang ahli, yaitu dokter spesialis THT.

Nah, bagi Anda warga Bandung yang saat ini sedang mencari dokter THT Bandung berkualitas, salah satu rekomendasi terbaik yang bisa Anda coba adalah layanan dokter THT Bandung di Klinik Mutiara Cikutra.

Klinik Mutiara Cikutra atau KMC merupakan klinik kesehatan berkualitas yang telah terdaftar resmi dan mendapat izin dari Kementerian Kesehatan. Di sini tersedia berbagai layanan kesehatan, termasuk salah satunya layanan poli THT yang didukung oleh dokter spesialis THT bersertifikat yang ahli di bidangnya.

Selain dukungan tenaga medis profesional, KMC juga menawarkan tempat yang senyaman rumah sendiri serta pelayanan yang seramah keluarga.

Jadi, jika Anda butuh konsultasi ataupun pemeriksaan aman nan nyaman oleh dokter THT Bandung, Anda bisa langsung datang ke klinik utama Mutiara Cikutra di Bandung. Tepatnya di Jl. Cikutra No. 115 Blok A-B, Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat.

Tunggu apa lagi? Yuk, jadwalkan kunjungan Anda sekarang juga dan dapatkan pengalaman pengobatan THT terbaik dalam hidup Anda bersama KMC!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/