Jenis dan Gejala Sinusitis, Kapan Harus ke Dokter THT?

Salah satu gangguan kesehatan yang cukup umum terjadi adalah sinusitis. Ini merupakan penyakit yang sering kali dianggap sepele karena sekilas gejalanya cukup mirip dengan flu biasa.
Padahal, jika tidak ditangani dengan tepat oleh tenaga medis profesional seperti dokter THT, sinusitis bisa sangat mengganggu aktivitas harian. Bahkan dapat berpotensi menjadi masalah kronis dan serius di kemudian hari.
Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami berbagai hal terkait sinusitis. Mulai dari definisi, jenis-jenisnya, penyebab, gejala, hingga kapan waktu yang tepat untuk mengunjungi dokter THT. Yuk, simak penjelasannya berikut ini!
Sinusitis dan Jenis-jenisnya

Sinusitis merupakan kondisi medis berupa peradangan atau pembengkakan yang terjadi pada selaput lendir sinus, sehingga pernapasan udara pun menjadi terhambat. Sinus sendiri adalah rongga berisi udara di tulang wajah yang berfungsi untuk menjaga kelembapan udara yang dihirup serta menyaring bakteri maupun partikel lainnya.
Normalnya, sinus seharusnya hanya berisi udara. Namun, bagi penderita sinusitis, udara tersebut terhambat karena adanya pembengkakan selaput. Akibatnya, produksi lendir pun bisa ikut meningkat di rongga sinus.
Lama-kelamaan, lendir tersebut akan menumpuk dan berubah menjadi media pertumbuhan kuman dan bakteri. Hal inilah yang nantinya bisa memicu timbulnya infeksi yang kemudian dikenal dengan istilah “sinusitis”.
Umumnya, sinusitis terbagi atas 3 jenis, yaitu sinusitis akut, sinusitis subakut, dan sinusitis kronis. Sinusitis akut adalah sinusitis yang paling sering dialami, disebabkan oleh rhinitis alergi atau batuk pilek biasa, yang biasanya berlangsung sekitar 7-10 hari atau 2-4 minggu.
Lalu, sinusitis subakut adalah sinusitis yang umumnya terjadi lantaran alergi musiman ataupun infeksi bakteri, dan bisa berlangsung selama 4-12 minggu. Sementara itu, sinusitis kritis merupakan sinusitis yang hampir mirip dengan sinusitis subakut. Hanya saja, jenis yang satu ini berlangsung lebih lama, bahkan bisa hingga tiga bulan.
Di sisi lain, ada juga sinusitis yang jenisnya dapat dibagi berdasarkan di mana saja letak atau lokasi sinus berada, seperti:
- Sinus Frontalis, terletak di area atas alis kanan kiri.
- Sinus Maksilaris, terletak di bawah tulang pipi kanan kiri.
- Sinus Sphenoidalis, terletak di belakang sinus ethmoidalis.
- Sinus Etmoidalis, terletak di area batang hidung kanan kiri dekat mata.
Gejala dan Penyebab Sinusitis

Secara umum, penyebab sinusitis adalah peradangan pada lapisan sinus. Peradangan ini sendiri biasanya terjadi karena beberapa hal, seperti alergi, infeksi virus, dan lain sebagainya. Akibat peradangan ini, produksi lendir pada sinus bisa meningkat, menumpuk, hingga akhirnya menyumbat saluran hidung.
Adapun beberapa kondisi yang dapat menyebabkan tersumbatnya saluran sinus, antara lain pilek, polip hidung, rhinitis alergi, ataupun deviasi septum alias tulang hidung bengkok.
Lantas, apa saja gejala-gejala sinusitis? Berikut detailnya:
Sinusitis Akut
- Biasanya berlangsung selama 7-10 hari atau 2-4 minggu
- Nyeri di bagian belakang mata, pipi, dahi, dan hidung
- Fungsi indra penciuman menurun
- Pilek/hidung tersumbat
- Tubuh Lelah
- Sakit telinga
- Sakit kepala
- Bau Mulut
- Sakit gigi
- Demam
- Batuk
Sinusitis Kronis
- Biasanya berlangsung lebih lama dari sinusitis akut dan subakut, atau bahkan bisa hingga 3 bulan atau lebih dari 12 minggu
- Secara umum, gejala bisa mirip sinusitis akut, tetapi lebih ringan dan lebih lama berlangsung
- Batuk kering kronis, khususnya jika anak-anak
- Kurang sensitif terhadap bau-bauan
- Penciuman menghilang
- Mulut terasa tidak enak
- Sakit tenggorokan
- Mudah lelah
- Sakit gigi
- Bersin
Gejala Sinusitis Subakut
- Biasanya berlangsung sekitar 4-12 minggu
- Gejala bisa mirip sinusitis akut, tetapi tidak parah
Kapan Harus ke Dokter THT?
Apabila Anda merasa mengalami gejala-gejala di atas dan bahkan sudah berlangsung lama, misalnya lebih dari 10 hari, maka saatnya Anda memeriksakan diri ke dokter THT. Terlebih jika Anda juga mengalami hal-hal berikut:
- Leher kaku
- Gangguan penglihatan
- Demam sudah lebih dari 3-4 hari
- Area mata nyeri, bengkak, dan kemerahan
- Gejala memburuk, padahal sebelumnya sudah pernah membaik
- Sinusitis tidak kunjung membaik, meski dengan pengobatan umum
- Gejala-gejala sinusitis sudah terjadi beberapa kali dalam setahun terakhir
Makin cepat sinusitis ditangani, makin kecil pula risiko komplikasi yang kemungkinan terjadi. Jadi, yuk, jangan ragu untuk memeriksakan diri Anda ke dokter THT berkualitas seperti yang tersedia di KMC alias Klinik Mutiara Cikutra.
Ini adalah klinik kesehatan berizin resmi Kementerian Kesehatan yang menawarkan berbagai layanan memuaskan. Jadi, soal kualitas maupun pelayanannya, dijamin terbaik!
Referensi: