Klinik Mutiara Cikutra

Tambalan Gigi Nyeri? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tambalan Gigi Nyeri? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tambalan Gigi Nyeri? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

tambal gigi

Menambal gigi merupakan salah satu jenis perawatan yang umum dilakukan untuk mendukung kesehatan gigi dan mulut. Tujuannya yaitu memperbaiki gigi berlubang atau patah demi mengembalikan fungsi gigi sebagaimana mestinya.

Setelah melakukan penambalan gigi, tentunya Anda berharap semuanya berjalan dengan baik tanpa kendala. Namun, kenyataannya, tambalan gigi ada kalanya justru memicu keluhan lain. Contohnya rasa nyeri atau tidak nyaman yang muncul saat menggigit, mengunyah, dan lain sebagainya.

Wajar jika kondisi ini membuat Anda khawatir dan bertanya-tanya, apa kira-kira penyebab gigi yang ditambal terasa nyeri dan bagaimana cara mengatasinya?

Tenang, Anda akan menemukan jawabannya di sini, termasuk rekomendasi layanan dokter gigi Bandung terbaik untuk penanganan yang tepat—khusus bagi Anda warga Bandung dan sekitarnya. Yuk, simak!

Penyebab Gigi Tambalan Terasa Nyeri

tambal gigi
Sumber : Envanto

Rasa nyeri atau sakit gigi yang muncul setelah menambal gigi sebenarnya tergolong hal yang wajar, khususnya pada hari-hari awal. Alih-alih tanda bahaya, hal ini sejatinya hanya sekadar respons alami dari jaringan di sekitar gigi yang baru saja menjalani treatment.

Namun, Anda perlu mulai waspada jika rasa nyeri ternyata berlangsung lama dan terjadi secara terus-menerus. Terlebih, apabila turut disertai dengan gejala-gejala lain yang dapat mengganggu kenyamanan hingga aktivitas Anda sehari-hari.

Lantas, apa saja sebenarnya hal yang menyebabkan tambalan terasa nyeri hingga dalam beberapa kasus bahkan dapat membuat gigi sakit? Berikut beberapa di antaranya:

Alergi terhadap Bahan Tambalan

Penyebab yang satu ini tergolong langka karena memang jarang terjadi. Namun, benar adanya bahwa beberapa orang terkadang bisa mengalami reaksi alergi terhadap bahan tambal tertentu, misalnya resin komposit atau logam amalgam.

Adapun reaksi yang biasanya terjadi yaitu berupa rasa gatal ataupun pembengkakan ringan pada gusi di sekitar gigi tambalan.

Permukaan Tambalan Tidak Rata/Rapi

Tambalan yang tidak rata, misalnya terlalu tinggi, berpotensi membuat gigi atas dan bahwa menjadi tidak sejajar. Akibatnya, gigi akan mengalami tekanan berlebih yang dapat memicu nyeri, rasa sakit, hingga pegal—khususnya ketika mengunyah.

Bagian yang Ditambal Dekat dengan Saraf

Apabila gigi yang ditambal posisinya mendekati saraf, maka lapisan pelindung di area tersebut bisa menipis sehingga saraf pun akan lebih sensitif terhadap tekanan, makanan, serta suhu panas atau dingin.

Terjadi Peradangan Jaringan di Sekitar Gigi

Gusi dan akar gigi memang terkadang akan mengalami peradangan ringan setelah penambalan. Namun, normalnya akan mereda dalam beberapa hari. Jadi, jika radang justru semakin memburuk, seperti menyebabkan nyeri tajam, bengkak, pendarahan gusi, dan lain sebagainya, maka Anda perlu waspada.

Ada Sisa Infeksi atau Karies yang Belum Ditangani

Ada kalanya penambalan dilakukan sebelum membersihkan area terkait secara optimal. Akibatnya, sisa infeksi, bakteri, atau karies gigi akan memicu kuman semakin berkembang di bawah tambalan.

Cara Mengatasi Nyeri pada Tambalan Gigi

Untuk rasa nyeri akibat tambalan gigi yang masih tergolong ringan, Anda bisa melakukan beberapa cara mandiri untuk mengatasinya, antara lain:

  • Mengonsumsi obat pereda nyeri.
  • Tetap menjaga kebersihan gigi dan mulut, misalnya dengan rajin menyikat gigi secara lembut dua kali sehari serta rutin berkumur.
  • Menghindari pengonsumsian makanan yang terlalu dingin, panas, keras, atau manis berlebihan. Sebaliknya, pilih makanan lembut dengan suhu yang normal.
  • Apabila nyeri tak kunjung membaik atau sudah berlangsung sekitar 3-5 hari, apalagi disertai gejala-gejala lain, seperti pembengkakan, demam, keluarnya nanah, dan lain-lain, maka saatnya Anda mengunjungi dokter gigi untuk penanganan yang tepat.

Dokter Gigi Bandung KMC untuk Penanganan Tepat

Bagi Anda warga Bandung dan sekitarnya, lakukanlah perawatan tambal gigi di fasilitas kesehatan berkualitas seperti Klinik Mutiara Cikutra (KMC).

Sebab, Klinik Mutiara Cikutra yang telah mengantongi izin resmi Kementerian Kesehatan ini didukung oleh dokter gigi Bandung profesional yang berpengalaman di bidangnya.

Selain dokter gigi Bandung kompeten, KMC juga menawarkan tempat senyaman rumah sendiri serta pelayanan yang seramah keluarga. Jadi, sangat cocok bagi Anda yang mengutamakan keamanan sekaligus kenyamanan dalam pemeriksaan.

Nah, tunggu apa lagi? Yuk, jadwalkan kunjungan Anda sekarang juga dan dapatkan pengalaman penanganan kesehatan gigi terbaik bersama dokter gigi Bandung berkualitas KMC!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/