Klinik Mutiara Cikutra

Cara Penuhi Kebutuhan Nutrisi Bumil Berdasarkan Perkembangan Janin melalui USG

Cara Penuhi Kebutuhan Nutrisi Bumil Berdasarkan Perkembangan Janin melalui USG

Cara Penuhi Kebutuhan Nutrisi Bumil Berdasarkan Perkembangan Janin melalui USG

USG
Sumber : Pexels

Selama masa kehamilan, sangat penting bagi bumil alias ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan nutrisi.  Sebab, hal ini akan berguna untuk mendukung tumbuh kembang janin secara optimal.

Kabar baiknya, pemenuhan kebutuhan nutrisi ibu hamil kini bisa dilakukan berdasarkan pemantauan perkembangan janin di dalam kandungan. Caranya pun beragam, bisa melalui beberapa pemeriksaan kehamilan tertentu. Salah satunya seperti pemeriksaan ultrasonografi atau yang lebih populer dikenal dengan istilah “USG”.

Pertanyaannya, bagaimana bisa pemeriksaan USG menjadi panduan pemenuhan nutrisi bagi ibu hamil? Berikut penjelasan lengkapnya untuk Anda, termasuk rekomendasi layanan pemeriksaan ultrasonografi terbaik dan terdekat dari lokasi Anda di akhir artikel. Yuk, simak selengkapnya!

Bagaimana USG Bisa Menjadi Panduan Kebutuhan Nutrisi Ibu Hamil dan Janin?

USG
Sumber : Envanto

Seperti diketahui, pemeriksaan ultrasonografi (USG) berfungsi untuk memantau kondisi janin di dalam kandungan. Adapun beberapa hal yang bisa Anda ketahui melalui pemeriksaan ini, antara lain usia kehamilan, ukuran janin, serta perkembangan janin secara keseluruhan.

Nah, lantaran pemeriksaan ini memungkinkan Anda mengetahui usia kehamilan, dokter pun bisa mengidentifikasi perkembangan janin apakah berkembang sesuai tahap trimester yang seharusnya atau tidak.

Dengan pengetahuan tentang trimester ini, Anda pun bisa sekaligus menyesuaikan pemenuhan kebutuhan nutrisi yang paling cocok dan sesuai selama masa kehamilan—yang didasarkan pada tumbuh kembang janin pada tiap-tiap tahapnya.

Tips Penuhi Kebutuhan Nutrisi Ibu Hamil Sesuai Tumbuh Kembang Janin selama Kehamilan

USG
Sumber : Pexels

Berikut beberapa tips panduan pemenuhan kebutuhan nutrisi ibu hamil sesuai tumbuh kembang janin selama masa kehamilan:

Nutrisi yang Dibutuhkan saat Trimester 1

Protein

Selain berfungsi untuk mendukung perkembangan jaringan organ tubuh janin, protein juga dapat membantu ibu hamil dalam mempersiapkan payudara guna memenuhi kebutuhan menyusui kelak.

Kalsium

Kalsium memiliki fungsi utama dalam membantu perkembangan gigi dan tulang janin. Idealnya, ibu hamil setidaknya membutuhkan asupan kalsium sekitar 1.000-1.300 mg setiap harinya.

Zat Besi

Saat mengandung, ibu cenderung membutuhkan lebih banyak asupan zat besi. Jika nutrisi ini kurang selama kehamilan, maka ibu akan lebih berisiko terjangkit anemia. Selain itu, ada juga beberapa risiko lainnya, seperti depresi postpartum, berat bayi lahir yang rendah, hingga persalinan prematur.

Vitamin A

Meski tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan, asupan vitamin A penting pada trimester pertama karena dapat membantu mendukung perkembangan janin dari segi penglihatan serta kekebalan tubuh.

Vitamin C

Selain dapat mengoptimalkan penyerapan zat besi, vitamin C juga bisa membantu menjaga sistem kekebalan tubuh, termasuk membentuk kulit, otot, dan pembuluh darah.

Vitamin D

Vitamin D dapat membantu menjaga kesehatan mata dan kulit, sekaligus mendukung pertumbuhan gigi serta tulang janin—mirip dengan fungsi kalsium.

Asam Folat

Asam folat merupakan nutrisi yang sangat penting bagi ibu hamil. Saking pentingnya, biasanya dokter akan menyarankan wanita yang merencanakan kehamilan untuk mulai memenuhi kebutuhan folat sejak sebelum hamil.

Nutrisi yang Dibutuhkan saat Trimester 2 dan 3

Memasuki trimester kedua, beberapa asupan nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil, antara lain zinc, protein, kalsium, zat besi, vitamin D, asam folat, dan asam lemak omega-3. Lalu, menginjak trimester ketiga, ibu hamil tetap membutuhkan beberapa nutrisi yang sama seperti di trimester sebelumnya.

Contohnya, yaitu asam lemak omega-3, vitamin A, zat besi, kalsium, dan zinc. Nah, sebagai tambahan, asupan kolin juga tidak kalah pentingnya bagi ibu hamil di trimester ketiga.

Layanan USG Klinik Mutiara Cikutra, Aman dan Berkualitas

Bagi Anda, ibu hamil, yang tengah mencari-cari rekomendasi layanan pemeriksaan USG yang aman dan berkualitas, Klinik Mutiara Cikutra bisa menjadi solusi terbaik.

Ini adalah klinik resmi yang telah mengantongi izin Kementerian Kesehatan. Di sini tersedia berbagai jenis layanan, termasuk layanan kesehatan ibu yang meliputi pemeriksaan selama kehamilan, tindakan persalinan, hingga pascapersalinan, termasuk layanan USG. Baik USG 2D, 4D, maupun transvaginal.

Menariknya lagi, KMC didukung oleh dokter obgyn yang semuanya adalah perempuan. Jadi, sangat cocok bagi Anda yang memang merasa lebih nyaman diperiksa sesama perempuan.

Tersebar di sejumlah wilayah Indonesia, Anda bisa mengunjungi Klinik Mutiara Cikutra terdekat dari lokasi Anda di kota Anda. Nah, tunggu apa lagi? Yuk, jadwalkan kunjungan Anda sekarang juga dan dapatkan pengalaman pemeriksaan USG terbaik bersama dokter profesional KMC!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Sakit Tenggorokan Berujung Demam, kok Bisa? Ini Penyebab dan Solusinya

Sakit Tenggorokan Berujung Demam, kok Bisa? Ini Penyebab dan Solusinya

Sakit Tenggorokan Berujung Demam, kok Bisa? Ini Penyebab dan Solusinya

sakit tenggorokan
Sumber : Envanto

Sakit tenggorokan merupakan salah satu masalah kesehatan yang kerap dianggap sebagai keluhan ringan yang bisa membaik dengan sendirinya. Padahal, dalam kasus tertentu, sakit tenggorokan bahkan bisa berujung pada demam dan membuat tubuh terasa lemas hingga akhirnya menghambat aktivitas sehari-hari.

Tak heran, banyak orang yang mulai bertanya-tanya mengapa sakit tenggorokan bisa berkembang menjadi demam? Terlebih, kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Lalu, jika sudah telanjur mengalaminya sendiri, apa yang harus dilakukan? Berikut penjelasannya untuk Anda. Mulai dari penyebab sakit tenggorokan berujung demam, solusinya, hingga rekomendasi fasilitas kesehatan seperti poli umum 24 jam terbaik untuk penanganan yang tepat. Yuk, simak selengkapnya!

Penyebab Sakit Tenggorokan Berujung Demam

sakit tenggorokan
Sumber : Envanto

Sesuai namanya, sakit tenggorokan adalah kondisi ketika tenggorokan terasa sakit atau nyeri. Biasanya juga akan disertai rasa kering, gatal, atau tidak nyaman secara keseluruhan. Akibatnya, orang dengan sakit tenggorokan pada umumnya akan kesulitan saat menelan, terutama ketika makan dan minum.

Secara umum, penyebab sakit tenggorokan adalah infeksi virus atau bakteri. Namun, tidak menutup kemungkinan kondisi ini juga bisa dipicu oleh beberapa faktor lain, misalnya iritasi, peradangan, alergi, atau penyakit tertentu seperti asam lambung.

Dalam kasus lainnya, sakit tenggorokan bahkan bisa menjadi sinyal adanya masalah kesehatan yang lebih serius pada tubuh. Oleh karena itu, meski sakit tenggorokan tampak sepele, Anda tetap harus menaruh perhatian khusus.

Adapun salah satu kondisi umum yang biasanya menyertai sakit tenggorokan adalah demam, hingga tak sedikit yang bertanya-tanya, “Mengapa sakit tenggorokan bisa berujung demam?”.

Sebenarnya, demam saat sakit tenggorokan termasuk hal umum yang normal terjadi. Sebab, sakit tenggorokan memang biasanya disertai dengan gejala-gejala lain selain demam, seperti:

  • Batuk.
  • Lemas.
  • Bersin-bersin.
  • Nyeri sendi/otot.
  • Mual hingga muntah.
  • Nafsu makan menurun.
  • Pilek dan hidung tersumbat.

Normalnya, sakit tenggorokan yang berujung demam merupakan bentuk respons alami dari tubuh dan sistem imunitas yang sedang melawan infeksi virus atau bakteri. Oleh karena itu, dalam beberapa hari, biasanya demam akan segera menurun seiring dengan meredanya sakit tenggorokan.

Solusi Sakit Tenggorokan yang Dapat Menyebabkan Demam

sakit tenggorokan
Sumber : Envanto

Solusi sakit tenggorokan sebenarnya cukup bervariasi, tergantung dari apa penyebabnya. Namun, untuk sakit tenggorokan umum yang disebabkan oleh infeksi virus/bakteri, Anda tidak akan begitu membutuhkan pengobatan khusus. Sebab, gejalanya biasanya akan segera mereda dalam kurun waktu 5-7 hari.

Nah, sebagai solusi mandiri, berikut beberapa langkah efektif yang dapat Anda lakukan sendiri di rumah untuk mengatasi sakit tenggorokan yang berpotensi menyebabkan demam:

  • Beristirahat dengan cukup.
  • Jangan merokok dan hindari asap rokok.
  • Konsumsi makanan lembut yang mudah ditelan.
  • Perbanyak minum air putih, tetapi hindari minuman panas.
  • Berkumur air hangat yang telah dicampur dengan garam (tetapi hal ini tidak dianjurkan untuk kasus sakit tenggorokan pada anak-anak).
  • Gunakan pelembap udara. Sebab, udara ruangan yang lembap dapat membuat saluran pernapasan lebih lancar, sekaligus bisa menghilangkan rasa tidak nyaman akibat sakit tenggorokan.
  • Konsumsi obat-obatan yang disesuaikan dengan keluhan sakit tenggorokan yang dialami. Bisa berupa obat antinyeri, obat asam lambung, obat pelega tenggorokan, atau antibiotik. Untuk hasil optimal, Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Poli Umum 24 Jam KMC, Solusi Berbagai Masalah Kesehatan

Apabila sakit tenggorokan Anda tidak kunjung sembuh setelah pengobatan mandiri, saatnya memeriksakan diri ke dokter dengan mengunjungi fasilitas kesehatan resmi seperti poli umum 24 jam Klinik Mutiara Cikutra (KMC).

Poli umum 24 jam KMC telah mengantongi izin resmi Kementerian Kesehatan dan didukung oleh dokter umum profesional yang siap membantu Anda kapan pun Anda membutuhkan.

Selain dokter berpengalaman, Klinik Mutiara Cikutra juga menawarkan tempat senyaman rumah sendiri serta pelayanan prima yang seramah keluarga. Sangat cocok bagi Anda yang memprioritaskan keamanan, kualitas, sekaligus kenyamanan.

Tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia, Anda bisa mengunjungi poli umum 24 jam KMC terdekat dari lokasi Anda. Sebab, solusi berbagai masalah kesehatan tentu saja adalah Klinik Mutiara Cikutra.

Jadi, untuk urusan kesehatan Anda maupun keluarga kesayangan, yuk percayakan semuanya hanya kepada yang terbaik seperti Klinik Mutiara Cikutra!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Muntah Berulang, Waspada Sindrom Muntah Siklik! Apa Itu?

Muntah Berulang, Waspada Sindrom Muntah Siklik! Apa Itu?

Muntah Berulang, Waspada Sindrom Muntah Siklik! Apa Itu?

muntah
Sumber : Envanto

Muntah merupakan hal umum yang dapat dialami oleh siapa saja. Biasanya kondisi ini terjadi karena adanya pemicu tertentu, seperti gangguan pencernaan, mabuk laut, mabuk darat, dan lain sebagainya.

Kendati terbilang wajar, muntah yang terjadi secara berulang kali alias terus-menerus patut Anda waspadai dan tak boleh Anda anggap sepele. Sebab, bisa jadi itu adalah sinyal bahwa Anda mengalami sindrom muntah siklik.

Apa itu? Kapan harus memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan seperti poli umum 24 jam? Berikut penjelasan lengkapnya untuk Anda, termasuk rekomendasi layanan poli umum 24 jam terbaik di akhir artikel untuk penanganan muntah berulang yang cepat dan tepat. Yuk, simak!

Mengenal Sindrom Muntah Siklik

muntah
Sumber : Envanto

Cyclic Vomiting Syndrome (CVS) atau sindrom muntah siklik adalah sebuah kondisi ketika Anda mengalami siklus mual dan muntah yang dibarengi kelelahan parah, yang biasanya berlangsung cukup lama. Bisa beberapa jam atau bahkan hingga beberapa hari.

Sindrom ini dapat terus muncul selama berbulan-bulan, bertahun-tahun, atau dalam kasus terburuk, bisa saja berlangsung seumur hidup Anda. Kendati demikian, gejalanya mungkin tidak akan muncul setiap hari, karena umumnya hanya akan terjadi beberapa kali dalam setahun atau bisa juga 1-2 kali dalam sebulan alias cukup bervariasi.

Oleh sebab itu, sindrom muntah siklik yang melibatkan episode mual dan muntah parah yang berulang ini cukup sulit dijelaskan. Akan tetapi, waktu kemunculan, gejala, frekuensi, tingkat keparahan, serta durasi setiap episodenya biasanya akan sama untuk setiap orang—meski juga tidak menutup kemungkinan bisa bervariasi.

Sindrom muntah siklik bisa dialami oleh siapa pun, baik anak-anak maupun orang dewasa. Hanya saja, dalam banyak kasus, sindrom ini lebih umum ditemukan pada anak-anak dibandingkan orang dewasa. Dari 100.000 anak, misalnya, setidaknya 3 di antaranya mengalami sindrom muntah siklik pada rentang usia sekitar 3-7 tahun.

Namun, sebenarnya kondisi ini bisa dimulai pada usia berapa pun. Nah, agar tidak mengalaminya, Anda harus menghindari pemicunya serta mengonsumsi obat antimual dan obat antikejang jika memang diperlukan.

Penyebab dan Gejala Sindrom Muntah Siklik

muntah
Sumber : Envanto

Meski sulit dijelaskan dan penyebab pastinya pun sulit diketahui, setidaknya ada beberapa faktor yang diyakini dapat berperan dalam memicu terjadinya sindrom muntah siklik, yaitu:

  • Perubahan musim tertentu (biasanya, gejala lebih sering terjadi pada musim gugur dan musim dingin).
  • Sakit kepala migrain, khususnya jika memang ada riwayat dalam keluarga.
  • Adanya perubahan atau ketidakseimbangan pada sistem saraf otonom.
  • Lonjakan emosional, misalnya terlalu sedih atau terlalu bersemangat.
  • Adanya masalah pada sistem saraf otak atau tulang belakang.
  • Mengalami serangan panik, stres, atau kecemasan.
  • Kurang makan atau justru makan berlebihan.
  • Penggunaan ganja dalam waktu lama.
  • Pengonsumsian MSG atau kafein.
  • DNA mitokondria yang abnormal.
  • Alergi, flu, atau infeksi sinus.
  • Infeksi saluran pernapasan.
  • Puasa berkepanjangan.
  • Periode menstruasi.
  • Cuaca panas.
  • Kelelahan.

Lantas, bagaimana dengan gejala-gejalanya? Berikut beberapa di antaranya:

  • Diare.
  • Kulit pucat.
  • Merasa lelah.
  • Nyeri/sakit perut.
  • Rasa haus ekstrem.
  • Hilang nafsu makan.
  • Demam hingga 38° Celcius.
  • Pusing, migrain, atau vertigo.
  • Sensitif terhadap cahaya atau suara.

Poli Umum 24 Jam untuk Penangan Tepat

Dalam beberapa kasus, gejala sindrom muntah siklik bisa sangat parah sehingga mungkin Anda sampai harus beristirahat total di tempat tidur. Dalam kasus lainnya lagi, Anda bahkan mungkin perlu ke rumah sakit untuk menerima cairan infus guna mencegah dehidrasi.

Oleh karena itu, kehadiran fasilitas kesehatan yang buka nonstop seperti poli umum 24 jam akan sangat membantu di waktu-waktu tak terduga. Nah, salah satu rekomendasi layanan poli umum 24 jam yang dapat Anda andalkan setiap saat adalah KMC alias Klinik Mutiara Cikutra.

Klinik yang satu ini telah mengantongi izin resmi Kementerian Kesehatan dan didukung oleh dokter umum kompeten yang siap siaga selama 24 jam untuk memberi penanganan tepat atas berbagai masalah kesehatan yang Anda alami, termasuk muntah berulang.

Tersebar di sejumlah wilayah Indonesia, Anda bisa mengunjungi layanan poli umum 24 jam Klinik Mutiara Cikutra terdekat dari lokasi Anda. Yuk, jaga kesehatan dan kunjungi KMC untuk penanganan terbaik berbagai masalah kesehatan yang Anda alami!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Mengenal Vertigo, Ini Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Mengenal Vertigo, Ini Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Mengenal Vertigo, Ini Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

vertigo sakit kepala
Sumber : Envanto

Pernahkah Anda merasa pusing seolah-olah tubuh dan sekitaran Anda berputar, meskipun sedang diam tak bergerak? Jika iya, kemungkinan Anda sedang mengalami vertigo. Memang kondisi ini cukup umum terjadi dan bagi beberapa orang mungkin tampak sepele, tetapi vertigo nyatanya bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengenali gejala lebih awal. Mulai dari penyebab, gejala, cara mengatasi, hingga kapan Anda harus memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan seperti poli umum 24 jam.

Langsung saja, berikut penjelasan lengkapnya untuk Anda. Termasuk rekomendasi poli umum 24 jam terbaik di akhir artikel untuk penanganan yang cepat dan tepat. Yuk, simak!

Penyebab dan Gejala

vertigo sakit kepala
Sumber : Envanto

masalah kesehatan ini kerap kali dianggap sebagai penyakit, sebenarnya kondisi ini bukanlah penyakit, melainkan gejala dari gangguan atau masalah kesehatan tertentu.

Biasanya, vertigo terjadi secara tiba-tiba dan lamanya berlangsung bisa cukup bervariasi. Mulai dari beberapa detik, menit, hingga bahkan beberapa jam—tergantung apa penyebabnya.

Nah, berbicara mengenai apa yang menyebabkannya, vertigo pada umumnya berkaitan erat dengan gangguan pada otak ataupun telinga bagian dalam yang dapat memengaruhi sistem keseimbangan tubuh. Berdasarkan penyebabnya tersebut, dibagi atas dua jenis, yaitu:

Vertigo Sentral

Ini adalah jenis yang terjadi karena adanya gangguan atau masalah pada otak maupun sistem saraf pusat yang berperan vital dalam mengatur keseimbangan. Vertigo jenis ini sebenarnya terbilang jarang terjadi, tetapi tetap tidak boleh Anda sepelekan karena bisa berdampak serius.

Adapun vertigo sentral dapat dipicu oleh beberapa hal, seperti stroke, tumor otak, diabetes, penyakit parkinson, cedera kepala atau leher, migrain, malformasi chiari, dan multiple sclerosis.

Berikut beberapa gejala jenis sentral:

  • Kesulitan menelan.
  • Disartria atau bicara pelo.
  • Lengan atau tungkai melemah.
  • Wajah mengalami kelumpuhan.
  • Diplopia atau penglihatan ganda.
  • Mengalami gangguan pergerakan bola mata seperti nistagmus.

Vertigo Perifer

merupakan jenis vertigo yang jarang terjadi, maka sebaliknya dengan vertigo perifer yang merupakan jenis vertigo paling umum dan sering dialami orang-orang.

Vertigo perifer terjadi karena adanya gangguan pada telinga bagian dalam, yaitu di labirin vestibular yang memiliki peran untuk mengontrol keseimbangan tubuh. Kendati demikian, vertigo jenis ini juga dapat terjadi karena adanya gangguan pada saraf vestibular yang merupakan penghubung antara telinga bagian dalam dengan otak.

Berikut beberapa gejala vertigo perifer:

  • Mual dan muntah.
  • Hilang keseimbangan.
  • Penglihatan tampak buram.
  • Mengalami gangguan pendengaran.
  • Telinga nyeri atau terasa seperti penuh.
  • Tinnitus atau telinga berdenging (bisa salah satunya, bisa juga keduanya).

Cara Mengatasi Vertigo

vertigo sakit kepala
Sumber : Envanto

Apabila Anda atau orang terdekat mengalaminya, ada beberapa cara mandiri untuk mengatasi dan meredakan gejalanya, antara lain:

  • Tidak merokok.
  • Memperbanyak minum air putih.
  • Menghindari cahaya yang terlalu terang.
  • Tidak menatap layar atau membaca saat gejala muncul.
  • Segera duduk atau bahkan berbaring jika mulai merasa pusing.
  • Menghindari perubahan posisi tubuh yang mendadak atau tiba-tiba.
  • Tidak banyak bergerak—beristirahat kalau perlu—saat gejala muncul.
  • Membatasi atau bahkan menghindari pengonsumsian kafein dan alkohol.
  • Bergerak secara perlahan jika memang masih harus beraktivitas saat gejala muncul.

Namun, jika gejala-gejala tidak kunjung membaik, bahkan setelah mencoba beberapa cara mandiri di atas, maka saatnya Anda mencari bantuan medis oleh dokter profesional.

Dengan demikian, dokter dapat menentukan penanganan yang sesuai dengan jenis yang Anda alami. Bisa berupa pemberian obat-obatan, terapi, atau tindakan medis tertentu.

Poli Umum 24 Jam KMC untuk Penanganan Vertigo

Untuk penanganan dan berbagai masalah kesehatan lainnya dengan cepat dan tepat, Anda bisa mengandalkan poli umum 24 jam KMC. KMC alias Klinik Mutiara Cikutra merupakan klinik legal berkualitas yang telah mengantongi izin resmi Kementerian Kesehatan.

Poli umum 24 jam KMC didukung oleh dokter umum profesional dan berpengalaman di bidangnya, siap siaga kapan saja Anda membutuhkan bantuan medis untuk berbagai keluhan kesehatan, termasuk vertigo.

Tersebar di sejumlah wilayah Indonesia, Anda bisa mengunjungi Klinik Mutiara Cikutra terdekat dari lokasi Anda. Jadi, saat Anda mulai mengalami gejala-gejala tertentu, yuk, jangan ragu untuk memeriksakan diri dan mengunjungi poli umum 24 jam KMC untuk penanganan yang tepat!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Apa Penyebab Sesak Napas? Bagaimana Gejala dan Cara Menanganinya? Ini Penjelasannya

Apa Penyebab Sesak Napas? Bagaimana Gejala dan Cara Menanganinya? Ini Penjelasannya

Apa Penyebab Sesak Napas? Bagaimana Gejala dan Cara Menanganinya? Ini Penjelasannya

sesak napas
Sumber : Envanto

Sesak napas merupakan salah satu keluhan umum yang tidak mengenal usia alias bisa terjadi kepada siapa saja. Selain perasaan sesak yang menyiksa, masalah kesehatan yang satu ini juga sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman saat beraktivitas sehari-hari.

Dalam beberapa kasus, sesak napas mungkin hanya tergolong ringan. Namun, dalam kasus lainnya, sesak napas bisa menjadi sesuatu yang serius hingga tanda adanya gangguan kesehatan tertentu yang memerlukan penanganan khusus.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk memahami lebih lanjut mengenai sesak napas. Mulai dari penyebab, gejala, cara menangani, hingga kapan Anda harus memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan seperti klinik 24 jam. Yuk, simak informasi selengkapnya!

Penyebab dan Gejala Sesak Napas

sesak napas
Sumber : Envanto

Sesuai namanya, sesak napas atau yang dalam istilah medis dikenal dengan istilah “dyspnea” adalah kondisi ketika napas terasa sesak. Dalam artian, orang yang mengalaminya akan merasa kesulitan bernapas.

Secara umum, ada dua jenis sesak napas, yaitu yang berlangsung singkat (akut) dan sesak napas berulang dalam jangka waktu panjang (kronis). Meski bagi sebagian orang keluhan ini tampak sepele, nyatanya sesak napas tidak boleh Anda diamkan begitu saja.

Sebab, sesak napas dapat memicu hipoksia alias membuat tubuh kekurangan oksigen, sehingga pada kasus tertentu, keluhan ini bisa menimbulkan berbagai komplikasi serius.

Lantas, apa yang menyebabkan sesak napas? Secara umum, keluhan ini bisa menjadi tanda atau sinyal yang menunjukkan bahwa ada gangguan pada paru-paru atau jantung.

Beberapa gangguan pada paru-paru yang biasanya dapat memicu sesak napas, antara lain infeksi paru seperti pneumonia, kanker paru-paru, penyakit asma, emboli paru, pneumothorax, bronkiektasis, asbestosis, penumpukan cairan di paru-paru, dan lain-lain.

Sementara itu, beberapa gangguan pada jantung yang bisa memicu seseorang mengalami sesak napas, yaitu penyakit jantung koroner, penyakit katup jantung, gagal jantung kongestif, perikarditis, atau aritmia.

Namun, sebenarnya sesak napas juga bisa disebabkan oleh gangguan fisik maupun psikis (psikologis). Sesak napas akibat gangguan fisik terjadi ketika sistem pernapasan serta peredaran darah tidak mampu memasok oksigen tubuh secara optimal.

Di sisi lain, sesak napas karena gangguan psikis alias psikologis biasanya muncul sebagai respons alami tubuh terhadap stres, rasa cemas, tekanan mental, dan lain sejenisnya.

Berikut beberapa gejala sesak napas yang umum dijumpai dalam kehidupan sehari-hari:

  • Sulit bernapas, khususnya menarik napas yang dalam.
  • Merasa tubuh seolah tidak mendapatkan udara yang cukup.
  • Merasa perlu mengambil napas yang lebih banyak atau lebih cepat.
  • Sensasi dada yang sesak, seolah terikat sehingga tidak dapat bergerak bebas.

Cara Menangani Sesak Napas

sesak napas
Sumber : Envanto

Sesak napas umumnya bisa dicegah dengan menghindari pemicunya, seperti menghindari paparan asap rokok, alergen, polutan, dan lain-lain. Namun, bagaimana jika sudah telanjur terjadi?

Berikut beberapa cara penanganannya, mulai dari yang umum hingga yang spesifik sesuai penyebabnya:

  • Menggunakan oksigen tambahan.
  • Mengonsumsi suplemen zat besi untuk sesak napas yang dipicu oleh anemia.
  • Menggunakan chest tube untuk sesak napas yang terjadi karena cedera dada atau pneumothorax.
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu untuk sesak napas karena gangguan jantung, misalnya obat hipertensi, obat aritmia, atau diuretik.
  • Menggunakan antibiotik untuk sesak napas yang terjadi karena gangguan paru akibat infeksi bakteri, contohnya pneumonia atau bronkitis kronis.
  • Menggunakan obat sesak seperti inhaler atau bronkodilator untuk sesak napas yang dipicu oleh saluran napas yang menyempit, contohnya asma.

Klinik 24 Jam KMC untuk Penangan Tepat Keluhan Sesak Napas

Apabila sesak napas berlangsung lebih dari 30 menit yang disertai gejala-gejala lain, seperti mual, batuk, demam, kuku dan bibir membiru, atau rasa sesak/nyeri dada terasa sudah menjalar ke bagian-bagian tubuh yang lain, maka saatnya Anda mengunjungi klinik 24 jam untuk penanganan yang cepat dan tepat.

Nah, salah satu rekomendasi klinik 24 jam untuk penanganan tepat keluhan sesak napas adalah KMC alias Klinik Mutiara Cikutra yang merupakan klinik resmi dengan izin Kementerian Kesehatan.

Selain didukung oleh dokter kompeten, klinik 24 jam Mutiara Cikutra juga menawarkan tempat yang nyaman serta pelayanan berkualitas yang seramah keluarga. Jadi, untuk berbagai masalah kesehatan, termasuk keluhan sesak napas, yuk, percayakan semuanya hanya kepada KMC!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Kenapa Tipes Bisa Terjadi? Ini Penjelasannya dan Waktu Tepat ke Klinik 24 Jam

Kenapa Tipes Bisa Terjadi? Ini Penjelasannya dan Waktu Tepat ke Klinik 24 Jam

Kenapa Tipes Bisa Terjadi? Ini Penjelasannya dan Waktu Tepat ke Klinik 24 Jam

demam tipes
Sumber : Envanto

Salah satu penyakit yang cukup sering kita temukan di sekitar kita adalah tipes, karena penyakit yang satu ini dapat menyerang siapa saja tanpa mengenal usia. Terutama bagi orang-orang yang tinggal di lingkungan dengan tingkat kebersihan yang rendah alias kurang terjaga.

Meski termasuk penyakit yang cukup sering dijumpai, tak dimungkiri tipes kerap menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Baik bagi penderitanya maupun keluarga terdekat. Ini karena gejalanya dan efeknya yang bisa sangat memengaruhi aktivitas sehari-hari.

Sayangnya, masih banyak orang yang belum memahami tentang tipes itu sendiri, seperti bagaimana penyakit ini terjadi dan kapan harus bersikap waspada hingga mengunjungi fasilitas kesehatan seperti klinik 24 jam.

Maka dari itu, artikel ini hadir untuk membantu Anda dengan menghadirkan informasi-informasi bermanfaat terkait tipes. Yuk, simak selengkapnya!

Tipes, Apa Penyebabnya?

demam tipes
Sumber : Envanto

Pertama-tama, Anda harus tahu tahu bahwa tipes dan tifus berbeda. Hal ini penting Anda pahami, mengingat banyaknya orang yang menganggap bahwa tipes dan tifus sebagai penyakit yang sama.

Faktanya, meski sama-sama penyakit infeksi, tifus disebabkan oleh bakteri Rickettsia dan Orientia yang ditularkan melalui gigitan tungau atau kutu. Sementara itu, tipes adalah penyakit infeksi dari bakteri bernama Salmonella typhi, yang rentan menular melalui makanan maupun minuman.

Dalam banyak kasus, pengidap tipes biasanya bisa membaik dalam kurun waktu satu minggu setelah mengonsumsi antibiotik. Namun, memang benar bahwa penyakit ini tidak pandang bulu alias dapat menyerang siapa pun. Hanya saja, untuk kasus kerentanan, anak-anak cenderung lebih mudah terjangkit dibandingkan orang dewasa.

Nah, hal lain yang perlu diingat yaitu tipes bersifat menular. Dalam artian, seseorang yang telah terjangkit virus penyebab tipes sejatinya dapat menularkan bakteri tersebut ke orang lain.

Selain melalui makanan dan minuman yang kotor (termasuk makanan atau air mentah yang tidak dimasak), penyakit tipes juga dapat menular melalui hal-hal berikut:

  • Kotoran (feses) dan urine.
  • Barang yang telah terinfeksi.
  • Kontak dengan orang yang sebelumnya pernah terjangkit, termasuk melalui kegiatan seksual seperti oral seks dan anal.

Kendati demikian, tidak selamanya penularan tipes didapat dari seseorang yang pernah terjangkit. Sebab, ada beragam faktor yang bisa turut memengaruhi peningkatan risiko seseorang terkena tipes. Salah satunya yaitu daya tahan tubuh atau sistem imunitas yang lemah.

Selain itu, terdapat pula beberapa faktor risiko lainnya, antara lain:

  • Sanitasi yang buruk.
  • Tidak rajin mencuci tangan.
  • Kurang bersih mencuci makanan.
  • Menggunakan toilet dan barang yang telah terkontaminasi bakteri.
  • Tinggal menetap atau bepergian ke wilayah dengan tingkat penularan penyakit tipes yang tinggi.

Gejala Penyakit Tipes

demam tipes
Sumber : Envanto

Untuk gejala-gejala yang dapat muncul karena penyakit tipes dan perlu Anda waspadai, beberapa di antaranya sebagai berikut:

Tahap Awal

  • Tubuh terasa lemas seolah tidak bertenaga, bahkan setelah beristirahat dengan baik dan cukup.
  • Nafsu makan menurun atau tidak merasa berselera untuk makan.
  • Demam naik bertahap, khususnya pada sore dan malam hari.
  • Sakit kepala yang mengganggu.

Tahap Lanjutan

  • Dehidrasi berat.
  • Nyeri otot/sendi.
  • Kelelahan ekstrem.
  • Berat badan menurun drastis.
  • Denyut jantung lebih lambat dari biasanya.
  • Muncul lapisan putih tebal di bagian tengah lidah.
  • Gangguan kesadaran, misalnya mulai tampak linglung atau kebingungan.
  • Demam tinggi (puncak) yang bahkan bisa mencapai suhu 39°-40° Celcius.
  • Gangguan pencernaan, seperti diare, sembelit, sakit perut, perut kembung, dan lain sejenisnya.
  • Muncul ruam atau bintik-bintik kecil berwarna merah muda pada dada atau perut, meskipun sebenarnya ini termasuk gejala yang jarang terjadi.

Klinik 24 Jam KMC, Solusi Cepat dan Tepat Atasi Tipes

Apabila gejala tipes mulai muncul, Anda harus segera mengunjungi fasilitas kesehatan seperti klinik 24 jam. Adapun salah satu rekomendasi terbaik sebagai solusi cepat dan tepat atasi penyakit tipes maupun berbagai penyakit lainnya yaitu Klinik Mutiara Cikutra (KMC).

Klinik Mutiara Cikutra sendiri adalah klinik 24 jam berkualitas yang didukung oleh dokter profesional, bersertifikat, dan berpengalaman di bidangnya. Siap membantu Anda kapan pun Anda butuh penanganan segera.

Tersebar di beberapa wilayah di Indonesia, Anda bisa mengunjungi klinik 24 jam KMC terdekat dari lokasi Anda. Jadi, untuk berbagai urusan kesehatan, yuk percayakan semuanya hanya kepada yang terbaik seperti Klinik Mutiara Cikutra!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Perubahan Cuaca Ekstrem, Benarkah Bisa Mengganggu Kesehatan? Ini Penjelasannya

Perubahan Cuaca Ekstrem, Benarkah Bisa Mengganggu Kesehatan? Ini Penjelasannya

Perubahan Cuaca Ekstrem, Benarkah Bisa Mengganggu Kesehatan? Ini Penjelasannya

cuaca
Sumber : Envanto

Cuaca yang berubah-ubah secara ekstrem memang merupakan hal biasa dan bahkan sudah menjadi perhatian banyak orang di berbagai belahan dunia. Sekilas, hal ini mungkin dianggap sebagai sesuatu yang wajar dan tidak berdampak apa pun.

Namun, tak dimungkiri bahwa peralihan suhu yang drastis, gelombang panas yang datang tiba-tiba, serta hujan yang tak menentu kerap kali menimbulkan gangguan. Selain menyebabkan ketidaknyamanan dalam beraktivitas sehari-hari, perubahan cuaca esktrem juga dapat berpengaruh terhadap kesehatan.

Nah, di tengah situasi demikian, penting untuk Anda memahami bagaimana fenomena ini berkaitan dengan kesehatan. Termasuk kapan waktu yang tepat untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan seperti klinik 24 jam.

Langsung saja, yuk, simak informasi lengkapnya berikut!

Perubahan Cuaca Ekstrem dan Dampaknya terhadap Kesehatan

cuaca
Sumber : Envanto

Pertama-tama, Anda harus tahu apa itu cuaca ekstrem. Cuaca ekstrem adalah jenis cuaca yang sifatnya tidak terduga. Bisa dikatakan buruk, tidak biasa, atau tidak sesuai dengan musim yang seharusnya.

Secara umum, cuaca ekstrem yang sering kali terjadi meliputi gelombang panas, kekeringan, gelombang dingin, atau hujan deras dan badai seperti siklon tropis. Selain berdampak pada peristiwa serta bencana alam, cuaca jenis ini juga bisa memengaruhi kesehatan manusia.

Mengapa demikian? Sebab, tubuh harus terus beradaptasi dengan cepat mengikuti perubahan suhu serta kondisi lingkungan yang terjadi akibat perubahan cuaca yang ekstrem.

Misalnya gelombang panas, situasi ini dapat meningkatkan risiko kelelahan akibat panas (heat exhaustion), dehidrasi, hingga bahkan heatstroke yang bisa berpotensi fatal. Namun, saat cuaca beralih dan menghadirkan suhu dingin ekstrem pun bukan berarti keadaan menjadi lebih baik.

Nyatanya, situasi tersebut juga dapat memperburuk kondisi kesehatan seseorang, termasuk pada masalah yang terkait dengan pernapasan, penyakit jantung, dan lainnya. Selain itu, perubahan cuaca atau suhu drastis dalam waktu singkat juga bisa menurunkan daya tahan tubuh, sehingga lebih rentan terhadap serangan infeksi.

Lalu, dalam contoh kasus cuaca tak menentu lainnya, seperti hujan berkepanjangan, juga sangat erat kaitannya dengan peningkatan risiko penyakit menular karena lingkungan yang lembap. Kondisi ini biasanya dapat mempercepat pertumbuhan virus, jamur, dan bakteri sehingga berpotensi meningkatkan risiko penyakit-penyakit tertentu.

Oleh karena itu, menjaga daya tahan tubuh, pola hidup bersih, serta kewaspadaan terhadap perubahan lingkungan menjadi langkah yang sangat penting untuk meminimalkan masalah kesehatan akibat cuaca ekstrem.

Tips Menjaga Kesehatan agar Tidak Terdampak Cuaca Ekstrem

olahraga
Sumber : Envanto

Berikut beberapa tips dalam menjaga kesehatan yang dapat Anda lakukan agar tubuh tidak terdampak perubahan cuaca ekstrem:

  • Meminum air putih yang cukup, terutama saat cuaca panas. Hal ini dapat membantu menjaga keseimbangan cairan agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
  • Menggunakan pakaian yang sesuai dengan cuaca. Misalnya saat panas, pilihlah pakaian yang ringan dan mudah menyerap keringat. Sebaliknya, saat dingin, gunakan pakaian yang hangat dan nyaman.
  • Mengonsumsi makanan bergizi seperti sayur dan buah-buahan. Tujuannya agar sistem imun bisa lebih kuat, sehingga tubuh tidak akan mudah terinfeksi atau terserang penyakit.
  • Beristirahat dengan cukup, jangan banyak begadang jika memang tidak diperlukan.
  • Berolahraga ringan secara rutin untuk membantu meningkatkan imunitas, sekaligus menjaga kebugaran tubuh.
  • Senantiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Misalnya selalu mencuci tangan setiap kali selesai beraktivitas.

Klinik 24 Jam, Solusi Kesehatan di Segala Cuaca

Apabila Anda atau keluarga kesayangan mulai merasakan keluhan kesehatan tertentu akibat perubahan cuaca ekstrem, sebaiknya jangan hanya diam menunggu hingga kondisi makin memburuk.

Solusi terbaiknya yaitu segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan seperti klinik 24 jam agar Anda bisa mendapatkan penanganan cepat dan tepat. Nah, adapun salah satu rekomendasi terbaiknya adalah Klinik Mutiara Cikutra (KMC).

Klinik 24 jam Mutiara Cikutra didukung oleh dokter umum profesional yang berjaga 24 jam dan siap siaga membantu Anda mengatasi berbagai masalah kesehatan kapan pun Anda butuh.

Selain dokter kompeten, klinik 24 jam Mutiara Cikutra juga hadir dengan tempat yang senyaman rumah sendiri serta pelayanan yang seramah keluarga. Sangat cocok bagi Anda yang memprioritaskan kualitas, keamanan, sekaligus kenyamanan.

Nah, tersebar menjadi beberapa cabang di sejumlah wilayah Indonesia, Anda bisa mengunjungi KMC terdekat dari lokasi Anda. Jadi, untuk segala urusan kesehatan, yuk percayakan semuanya hanya kepada Klinik Mutiara Cikutra!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Batuk Tak Kunjung Sembuh, Jangan Anggap Sepele! Yuk, Periksa ke Poli Umum 24 Jam

Batuk Tak Kunjung Sembuh, Jangan Anggap Sepele! Yuk, Periksa ke Poli Umum 24 Jam

Batuk Tak Kunjung Sembuh, Jangan Anggap Sepele! Yuk, Periksa ke Poli Umum 24 Jam

batuk
Sumber : Envanto

Batuk sering kali dianggap sepele dan dikategorikan sebagai keluhan ringan yang bisa sembuh dengan sendirinya. Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Terlebih jika batuk yang dialami tidak kunjung sembuh.

Namun, nyatanya, banyak orang tetap beraktivitas seperti biasa meskipun mengalami batuk yang telah berlangsung cukup lama. Tanpa menyadari potensi risiko yang mungkin menyertai di baliknya.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya Anda bersikap waspada dan memahami lebih lanjut terkait batuk yang tidak kunjung sembuh. Mulai dari penyebab, cara mengatasi, hingga kapan Anda harus memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan seperti poli umum 24 jam untuk penanganan yang tepat.

Langsung saja, yuk, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut! Termasuk rekomendasi poli umum 24 jam terbaik di akhir artikel untuk penanganan cepat nan akurat!

Penyebab Batuk Tak Kunjung Sembuh

batuk
Sumber : Envanto

Batuk yang tidak kunjung sembuh adalah jenis batuk yang berlangsung dalam waktu cukup lama, biasanya lebih dari sebulan, sehingga sering juga disebut sebagai “batuk kronis”.

Kendati demikian, sejatinya batuk yang tidak kunjung sembuh bukan termasuk penyakit yang berdiri sendiri. Dalam artian, kondisi ini sering kali menjadi tanda atau gejala adanya gangguan/masalah kesehatan tertentu. Jadi, penyebabnya pun bisa sangat beragam. Beberapa di antaranya, yaitu:

  • Gangguan pada paru-paru, seperti kanker paru-paru, bronkitis kronis, atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
  • Efek samping dari penggunaan obat-obatan tertentu.
  • Paparan polusi udara yang berlebihan.
  • Penyakit asam lambung (GERD).
  • Masalah jantung.
  • Infeksi tertentu.
  • Penyakit asma.
  • Post-nasal drip.
  • Alergi.

Cara Mengatasi Batuk yang Tak Kunjung Sembuh

konsultasi dokter

Untuk mengatasi batuk yang tidak kunjung sembuh, berikut beberapa cara yang dapat Anda coba terapkan:

Hindari Iritan

Iritan merupakan zat/bahan yang secara langsung dapat menimbulkan peradangan atau rasa tidak nyaman saat bersentuhan dengan bagian tubuh. Contohnya, seperti debu, polusi udara, dan asap rokok. Jadi, sebisa mungkin hindari iritan. Jika perlu, gunakan masker ketika sedang berada di luar ruangan.

Istirahat yang Cukup

Selain menjadi tanda masalah kesehatan tertentu, batuk juga bisa menjadi sinyal bahwa tubuh sedang berupaya melawan infeksi. Oleh karena itu, salah satu cara efektif untuk mengatasinya yaitu beristirahat dengan cukup agar sistem imun dapat bekerja secara optimal.

Perbanyak Asupan Cairan

Memperbanyak cairan, terutama air putih hangat, dapat melegakan tenggorokan dan mencegah dehidrasi. Ini karena cairan bisa membuat lendir di tenggorokan menjadi lebih encer sehingga lebih mudah dikeluarkan ketika batuk, sekaligus dapat mengurangi rasa gatal di tenggorokan.

Gunakan Pelembap Udara

Udara yang lembap dapat membantu melegakan pernapasan serta mengencerkan lendir, sehingga batuk pun dapat diminimalkan. Sebaliknya, udara yang kering justru dapat membuat tenggorokan iritasi dan akhirnya memperparah batuk.

Gunakan Obat Berbahan Alami

Beberapa bahan alami juga dapat membantu meredakan batuk, contohnya seperti madu yang mengandung sifat antibakteri dan antimikroba untuk melawan infeksi.

Hindari Makanan yang Dapat Memperparah Batuk

Beberapa makanan tertentu berpotensi memperburuk batuk karena dapat membuat tenggorokan terasa gatal dan tidak nyaman. Beberapa contohnya, yaitu makanan pedas, makanan berminyak, makanan dengan kandungan lemak yang tinggi, serta makanan-makanan asam.

Kunjungi Dokter untuk Penanganan Tepat dan Lebih Lanjut

Apabila batuk tidak kunjung mereda, bahkan setelah menerapkan cara-cara di atas, maka solusi terbaiknya adalah mengunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan lebih lanjut.

Poli Umum 24 Jam KMC untuk Penanganan Terbaik Batuk yang Tak Kunjung Sembuh

Untuk menangani batuk yang tidak kunjung sembuh, Anda bisa mengunjungi poli umum 24 jam Klinik Mutiara Cikutra (KMC) untuk penanganan cepat nan akurat.

KMC merupakan fasilitas kesehatan legal yang sudah terdaftar secara resmi dan memiliki izin Kementerian Kesehatan. Jadi, Anda tidak perlu khawatir soal kualitas maupun keamanannya.

Di poli umum 24 jam Klinik Mutiara Cikutra, tersedia berbagai jenis layanan kesehatan dengan dukungan dokter umum bersertifikat yang ahli dan berpengalaman di bidangnya.

Selain itu, KMC juga menawarkan tempat senyaman rumah sendiri serta pelayanan yang seramah keluarga. Sangat cocok bagi Anda yang mengutamakan keamanan sekaligus kenyamanan.

Oleh karena itu, untuk berbagai urusan kesehatan Anda dan keluarga, termasuk batuk yang tak kunjung sembuh, yuk percayakan semuanya hanya kepada KMC!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Jangan Sampai Napas Bau saat Lebaran, Lakukan Hal Berikut!

Jangan Sampai Napas Bau saat Lebaran, Lakukan Hal Berikut!

Jangan Sampai Napas Bau saat Lebaran, Lakukan Hal Berikut!

lebaran
Sumber : Envanto

Hari Raya Lebaran identik dengan berbagai hidangan lezat hingga momen silaturahmi yang mengharuskan Anda berbincang dan bertemu banyak orang dalam beberapa kali kesempatan.

Sebagian besar interaksi tersebut memerlukan jarak yang begitu dekat antara satu sama lain. Di sinilah kenyamanan serta kepercayaan diri menjadi penting, yang meliputi kebersihan mulut dan kesegaran napas.

Sebab, ada kalanya napas yang kurang sedap bisa sangat mengganggu. Tidak hanya bagi Anda, tetapi juga lawan bicara, sehingga dapat memengaruhi kenyamanan secara keseluruhan saat Anda berkomunikasi.

Lantas, apa kira-kira penyebab napas bau saat Lebaran? Bagaimana cara mengatasinya? Berikut penjelasannya untuk Anda, lengkap rekomendasi dokter gigi Bandung sebagai solusi terbaik napas segar kapan saja—khusus bagi Anda warga Bandung dan sekitarnya. Yuk, simak!

Penyebab Napas Bau saat Lebaran

lebaran
Sumber : Envanto

Berikut beberapa penyebab napas berbau tidak sedap saat Lebaran yang umum dialami banyak orang:

Mulut Kering

Meski Lebaran identik dengan berbagai makanan lezat, ada kalanya mulut tetap bisa kering akibat kurangnya produksi air liur. Saat Lebaran, biasanya kondisi ini dapat dipicu oleh kurangnya asupan air putih karena hanya fokus dengan minuman-minuman manis.

Kebiasaan Merokok

Bagi perokok, merokok di hari Lebaran adalah sesuatu yang melegakan setelah menahan diri cukup lama dengan waktu terbatas di bulan Ramadan ketika waktu berbuka saja. Namun, kebiasaan ini menyebabkan bau mulut yang khas, sekaligus dapat memperburuk kondisi mulut kering dan kesehatan gusi.

Kebersihan Mulut Kurang Optimal

Saat Lebaran, kebanyakan orang akan bepergian untuk bersilaturahmi ke sana-kemari. Tak heran hal ini pun turut memengaruhi jadwal makan yang menjadi tidak teratur. Bahkan tak jarang sampai membuat Anda melewatkan waktu menyikat gigi.

Akibatnya, sisa-sisa makanan hanya akan terus menumpuk di sela-sela gigi, gusi, dan lidah tanpa pembersihan yang optimal hingga akhirnya bagian-bagian tersebut menjadi tempat berkembangnya bakteri penyebab bau mulut.

Konsumsi Makanan Beraroma Kuat

Di Hari Lebaran, ada beberapa makanan khas Hari Raya yang sering kali disajikan, seperti opor ayam, rendang daging, dan lain-lain. Sayangnya, beberapa makanan tersebut memiliki aroma yang kuat, entah karena dari bawang putihnya ataupun bumbu-bumbu lainnya, sehingga dapat menyebabkan napas menjadi kurang sedap.

Konsumsi Makanan/Minuman Manis

Selain makanan-makanan beraroma kuat, siapa sangka bahwa makanan maupun minuman manis juga dapat menyebabkan napas menjadi bau. Ini karena makanan serta minuman manis berpotensi memberi nutrisi bagi bakteri di mulut hingga menyebabkan produksi asam yang dapat berujung memicu bau mulut.

Cara Efektif Cegah Napas Bau saat Lebaran

periksa gigi
Sumber : Envanto

Guna mencegah dan mengatasi napas yang bau saat momen Lebaran, berikut beberapa cara yang dapat Anda terapkan:

  • Hindari merokok.
  • Kunyah permen karet bebas gula atau sejenisnya.
  • Hindari terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman manis.
  • Minum banyak air putih untuk mencegah kondisi mulut kering, sekaligus untuk meningkatkan produksi air liur.
  • Hindari mengonsumsi makanan beraroma kuat/tajam secara berlebihan, terlebih jika tidak bisa segera menyikat gigi setelahnya.
  • Gunakan obat kumur (mouthwash) untuk membersihkan mulut secara praktis, terutama jika belum atau tidak sempat menyikat gigi.
  • Gunakan benang gigi (dental floss) untuk membersihkan sela-sela gigi, terlebih jika tidak punya banyak waktu untuk menyikat gigi di sela-sela waktu silaturahmi.
  • Tetap berusaha menjaga kebersihan mulut secara optimal dengan cara menyikat gigi secara rutin dan teratur, meski sedang sibuk atau kelelahan di momen Lebaran.
  • Konsultasi dan periksa ke dokter gigi jika perlu.

Dokter Gigi Bandung Terbaik, Solusi Napas Segar Kapan Saja

Bagi Anda warga Bandung dan sekitarnya, mengunjungi dokter gigi Bandung merupakan solusi terbaik napas segar kapan saja, termasuk di momen-momen penting seperti Lebaran.

Nah, adapun salah satu rekomendasi dokter gigi Bandung terbaik yang dapat Anda andalkan adalah layanan dokter gigi Bandung di KMC alias Klinik Mutiara Cikutra yang telah mengantongi izin resmi Kementerian Kesehatan.

Selain didukung oleh dokter profesional dengan kualitas terjamin, Klinik Mutiara Cikutra juga menawarkan tempat yang senyaman rumah sendiri serta pelayanan yang seramah keluarga.

Jadi, jika tertarik, Anda bisa datang langsung ke klinik utama Mutiara Cikutra yang berlokasi di Jl. Cikutra No. 115 Blok A-B, Cikutra, Cibeunying Kidul, Bandung, Jawa Barat.

Yuk, jadwalkan kunjungan Anda dan dapatkan napas segar sepanjang waktu dengan penanganan terbaik dokter gigi Bandung KMC!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Si Kecil Demam Setelah Lebaran, Apa Penyebabnya? Ini Penjelasan dan Rekomendasi Dokter Anak Bandung untuk Penanganan Terbaik

Si Kecil Demam Setelah Lebaran, Apa Penyebabnya? Ini Penjelasan dan Rekomendasi Dokter Anak Bandung untuk Penanganan Terbaik

Si Kecil Demam Setelah Lebaran, Apa Penyebabnya? Ini Penjelasan dan Rekomendasi Dokter Anak Bandung untuk Penanganan Terbaik

demam anak
Sumber : Envanto

Momen Lebaran merupakan salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu banyak orang. Namun, setelah merayakannya bersama teman dan kerabat, tentu saja Anda harus kembali menata rutinitas harian seperti sedia kala. Ini juga termasuk rutinitas untuk si kecil.

Sayangnya, tak jarang muncul kekhawatiran tersendiri ketika anak tiba-tiba tidak fit hingga bahkan demam usai Lebaran. Mungkin Anda pun bertanya-tanya mengapa si kecil rentan sakit pada periode ini?

Tenang, jangan panik. Anda harus memahami situasinya terlebih dahulu. Oleh karena itu, artikel ini hadir untuk membantu Anda dengan menghadirkan penjelasan terkait hal tersebut.

Mulai dari penyebab, langkah apa yang harus dilakukan, hingga rekomendasi dokter anak Bandung berkualitas untuk penanganan terbaik jika memang diperlukan, semua ada di sini.

Penyebab Umum Anak Demam Setelah Lebaran

Sumber : Envato

Meski Lebaran merupakan momen menyenangkan yang penuh sukacita, sering kali kita justru menjumpai buah hati yang mengalami gangguan kesehatan seperti demam setelahnya.

Sebenarnya, hal ini termasuk wajar dan penyebabnya pun bisa cukup beragam. Mulai dari pola makan yang berubah drastis usai berpuasa di bulan Ramadan, kurangnya istirahat—misalnya karena terlalu banyak bermain, udara di lingkungan baru yang tidak cocok (saat mudik), dan lain-lain.

Belum lagi jika anak pada dasarnya memang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Jika kondisinya demikian, maka tak heran apabila mereka menjadi lebih rentan terpapar virus atau sejenisnya yang dapat memicu demam.

Dalam sebuah siaran virtual IDAI yang dilansir dari laman Detik, dr. Anggi mengimbau orang tua agar melakukan pengecekan suhu tubuh anak usai libur Lebaran. Menurutnya, suhu tubuh anak yang normal berkisar pada 38,8°C. Jadi, jika lebih dari itu, Anda harus bersikap waspada.

Pasalnya, demam bisa saja muncul sebagai gejala penyakit infeksi. Meskipun sebenarnya, gejala tersebut bisa juga terjadi karena tubuh anak memang hanya sedang beradaptasi kembali dengan rutinitas normal mereka.

Selain itu, Lebaran identik dengan liburan dan momen mudik ke kampung halaman. Aktivitas ini sejatinya juga dapat meningkatkan risiko si kecil terjangkit penyakit-penyakit tertentu yang ditandai dengan gejala awal seperti demam.

Nah, secara singkat, berikut beberapa penyebab umum anak demam setelah momen Lebaran:

  • Perubahan pola makan, tidur, dan aktivitas.
  • Paparan lingkungan baru yang kurang cocok.
  • Infeksi virus/bakteri setelah berkumpul di keramaian.

Apa yang Harus Dilakukan ketika Anak Demam Setelah Lebaran?

demam anak
Sumber : Envanto

Pertama-tama, Anda harus tetap tenang dalam menyikapi situasi ini. Namun, di saat yang bersamaan, Anda juga tetap bersikap waspada dan tidak menyepelekan gejala demam pada anak.

Sebab, pada dasarnya, demam merupakan respons alami yang akan terjadi ketika tubuh terinfeksi. Biasanya, hal ini memang cukup meningkat setelah periode liburan, termasuk libur Lebaran.

Jadi, Anda dapat fokus pada penanganan awal yang meliputi pemantauan kondisi anak secara menyeluruh. Mulai dari suhu tubuh, asupan cairan, asupan makanan, hingga tingkat aktivitas anak.

Pastikan mereka mendapatkan istirahat yang cukup dan cairan yang memadai guna mencegah dehidrasi. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan obat penurun panas dengan dosis yang sesuai dengan usia anak.

Namun, jika kondisi anak tak kunjung membaik alias demam tidak turun, segera periksakan mereka ke dokter untuk diagnosis akurat dan penanganan terbaik.

Rekomendasi Dokter Anak Bandung Terbaik untuk Penanganan Anak Demam

konsultasi demam anak

Nah, bagi Anda warga Bandung dan sekitarnya, salah satu rekomendasi layanan dokter anak Bandung terbaik untuk penanganan anak demam dapat Anda temukan di Klinik Mutiara Cikutra (KMC).

Ini adalah klinik berkualitas yang ramah anak dengan tempat yang senyaman rumah sendiri. Klinik ini pun telah mengantongi izin resmi Kementerian Kesehatan sehingga Anda tidak perlu ragu akan keamanan maupun kualitasnya.

Di Klinik Mutiara Cikutra tersedia berbagai jenis layanan kesehatan, termasuk layanan dokter anak Bandung yang profesional dan berpengalaman di bidangnya. Mereka siap siaga membantu Anda dan si kecil kesayangan kapan pun Anda butuh.

Jika tertarik, silakan datang langsung ke klinik utama Mutiara Cikutra yang berlokasi di Bandung. Tepatnya di Jl. Cikutra No. 115 Blok A-B, Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Bandung, Jawa Barat.

Yuk, kunjungi sekarang juga dan dapatkan pengalaman pemeriksaan terbaik bersama dokter anak Bandung KMC!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/