Klinik Mutiara Cikutra

USG 2 Dimensi Bisa Mengetahui Apa Saja?

USG 2 Dimensi Bisa Mengetahui Apa Saja?

USG 2 Dimensi Bisa Mengetahui Apa Saja?

 

            Ibu hamil pasti ingin mengetahui, USG 2 dimensi bisa mengetahui apa saja. Hal ini ternyata dalam USG 2 D memberikan gambaran gerak hitam dan putih dari bagian dalam tubuh. Gelombang suara akan berjalan dari transduser untuk melalui tubuh dan kembali untuk menampilkan organ-organ yang ada di dalam tubuh. Jenis USG 2 dimensi dapat menampilkan gambaran seperti tumor, polip, kista di organ utama. Meskipun gambaran tersebut tidak sesuai dengan aslinya, tetapi dapat menghasilkan gambar internal untuk membantu dokter dalam mendeteksi dan mendiagnosis masalah medis tertentu.

USG 2 dimensi paling sering digunakan selama kehamilan untuk memastikan perkembangan bayi tumbuh dengan sehat dan berkembang dengan baik. Dokter kandungan biasanya menggunakan USG 2 dimensi untuk mengukur lingkar kepala, lingkar perut, dan ukuran kaki, serta memonitor perkembangan denyut jantung dan pergerakan bayi. Secara umum, USG 2 dimensi dapat mengetahui :

UST 2D
Gambaran Hasil USG 2D
  • Memastikan bahwa Pearls sedang hamil
  • Memeriksa jika Pearls hamil kembar
  • Memperkirakan usia kehamilan
  • Memeriksa pertumbuhan janin dan posisi janin
  • Mengetahui pergerakan dan denyut jantung bayi
  • Memeriksa apakah terdapat kelainan kongenital seperti defek saat lahir seperti pada otak bayi, tulang belakang, jantung, dan bagian tubuh yang lain
  • Memeriksa jumlah cairan ketuban dan posisi plasenta
  • Memeriksa apakah terdapat tanda dari Down Syndome
  • Mengetahui jenis kelamin janin

Continue reading →

Cara Membaca Hasil USG

Cara Membaca Hasil USG

Cara Membaca Hasil USG

 

Membaca hasil USG dengan akurat memberikan beberapa manfaat Pearls untuk mengetahui hasil pemeriksaan USG, salah satunya untuk melihat bayi yang ada di dalam rahim. Jika Pearls mampu membaca hasil USG, maka dapat lebih memahami saran medis yang diberikan oleh dokter sewaktu konsultasi.

USG merupakan prosedur medis yang dilakukan dengan menggunakan gelombang suara. Gelombang suara akan dipantulkan ke tubuh dan memunculkan gambar dari organ-organ di dalam tubuh dan jaringan solid. Saat melakukan pemeriksaan dengan USG, dokter akan memeriksa kondisi dari masing-masing jaringan yang ada di dalam tubuh, organ-organ dalam, serta cairan tubuh.

USG sangat penting dilakukan jika seseorang mengalami keluhan di perut dan memeriksa sumber nyeri atau peradangan yang sedang berlangsung di dalam tubuh. Selain itu, pemeriksaan ini juga dilakukan oleh dokter kandungan saat memeriksa perkembangan bayi di dalam perut.

Pemeriksaan USG dalam kehamilan merupakan metode non-invasif dan menghasilkan gambar yang nyata serta merupakan pemeriksaan yang aman untuk dilakukan. Frekuensi yang dihasilkan gelombang USG yaitu antara 2 MHz dan 15 MHz. Jika frekuensi dari USG lebih tinggi, maka akan menghasilkan panjang gelombang yang lebih pendek dan memungkinkan mesin USG untuk memunculkan struktur tubuh dan organ lainnya.

Komponen Hasil USG

Bagian atas dari hasil USG terdiri dari sekumpulan angka dan informasi lainnya, yaitu :

  • Nama pasien
  • Nomor rekam medis
  • Pengaturan mesin USG

Detail yang ada pada bagian atas USG tergantung di mana probe USG ditempatkan. Pearls dapat melihat bentuk seperti cone atau kerucut, gambar USG menyebar dari bagian kecil ke bagian besar.

Warna pada USG

Warna yang berbeda pada USG tergantung dari gelombang suara yang direfleksikan. Kebanyakan warna yang dihasilkan pada USG adalah hitam, putih, dan keabu-abuan. Namun, pada USG Doppler dapat memunculkan warna oranye, merah, dan biru karena USG Doppler berfungsi untuk menilai aliran darah serta kecepatan aliran darah yang ada pada area tertentu. Warna hitam pada USG menunjukkan jaringan terisi oleh cairan, seperti cairan ketuban di dalam rahim. Sedangkan warna putih menunjukkan tulang. Warna keabu-abuan pada USG menunjukkan jaringan dan cairan. Semakin muda warna abu, maka menunjukkan semakin padat suatu jaringan.

Pada USG Doppler, warna oranye menunjukkan aliran yang lambat dan menunjukkan adanya pembuluh darah. Warna merah dan biru menunjukkan pergerakan darah. Biru menunjukkan aliran darah menjauh dari probe, sedangkan warna merah menunjukkan aliran darah menuju ke probe. Jika USG menunjukkan adanya kombinasi warna biru dan merah, hal ini menandakan adanya aliran darah yang melingkar, koheren, atau mengalami turbulensi. Selain itu, warna yang lebih terang menunjukkan kecepatan yang lebih tinggi dan warna yang lebih gelap menunjukkan kecepatan yang lebih rendah.

Cara Membaca Hasil USG Kehamilan

Ada beberapa istilah ketika membaca hasil USG kehamilan, yaitu :

  1. GA atau Gestational Age

Gestational Age menunjukkan perkiraan usia kehamilan berdasarkan panjang kaki, tangan, ukuran diameter kepala, dan perkembangan organ tubuh janin

Continue reading →

Berapa Kali Ibu Hamil Harus USG Selama Hamil?

Berapa Kali Ibu Hamil Harus USG Selama Hamil?

Berapa Kali Ibu Hamil Harus USG Selama Hamil?

 

Saat masa kehamilan UGS pertanyaan yang sangat sering ditanyakan. Pemeriksaan USG saat kehamilan bermanfaat untuk mengetahui gambaran kondisi dari janin, plasenta, atau adanya abnormalitas di perut ibu hamil. Pada masa kehamilan, ibu hamil sangat disarankan untuk melakukan USG paling sedikit 3 kali selama kehamilan yang dilakukan pada masing-masing trimester kehamilan. Simak ulasan berikut ini, untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan USG saat hamil.

  1. Trimester Pertama

USG trimester pertama dapat dilakukan antara minggu ke-1 sampai dengan minggu ke-12. Pada awal kehamilan, USG bermanfaat untuk mengetahui kondisi awal janin dan memastikan kehamilan yang terjadi. Selain itu, USG pada trimester pertama bermanfaat untuk mendeteksi apakah terdapat keabnormalan pada tumbuh kembang janin.

 

  1. Trimester Kedua

USG trimester kedua dapat dilakukan antara minggu ke-12 sampai dengan minggu ke-27 kehamilan. Tujuan dari pemeriksaan USG di trimester kedua adalah untuk mengetahui jenis kelamin janin, jumlah cairan ketuban, dan kelengkapan organ-organ pada janin.

Continue reading →