Klinik Mutiara Cikutra

Benarkah USG 4D Menimbulkan Efek Samping? Cek di Sini Faktanya!

Benarkah USG 4D Menimbulkan Efek Samping? Cek di Sini Faktanya!

Benarkah USG 4D Menimbulkan Efek Samping? Cek di Sini Faktanya!

 

Salah satu bukti perkembangan zaman adalah berkembangnya pula teknologi di berbagai sektor, termasuk sektor kesehatan dengan pemeriksaan-pemeriksaan canggih seperti USG 4D.

USG 4D sendiri kini menjadi semakin populer di kalangan para ibu hamil karena dapat menampilkan gambar janin secara real-time dengan detail yang lebih jelas. Namun, tak dapat dimungkiri bahwa seiring dengan meningkatnya penggunaannya, muncul pula kekhawatiran terkait potensi efek samping atau risiko yang ditimbulkannya.

Hal ini pun memicu pertanyaan-pertanyaan umum seperti “Apakah USG 4D aman?” atau “Apakah ada efek samping atau dampak tertentu dari penggunaannya?” di kalangan masyarakat.

Lantas, benarkah USG 4D memiliki risiko tertentu dan bahkan dapat menimbulkan efek samping berbahaya? Berikut informasi lengkapnya untuk Anda.

USG 4D

USG Bumil
Sumber : Envanto

Sama halnya USG 2D dan USG 3D, ultrasonografi 4D juga memanfaatkan gelombang suara untuk menampilkan serta memeriksa kondisi kehamilan. Bedanya, pemeriksaan satu ini menawarkan gambar bergerak (video) secara real-time, sehingga Anda dapat melihat perkembangan janin dengan jauh lebih jelas dan mendetail.

Dengan teknologi 4D, Anda bisa memantau calon buah hati saat bergerak, menguap, berekspresi, ataupun hal-hal detail lainnya secara lebih mendalam. Hal ini tentu  saja memberikan pengalaman emosional yang berharga bagi orang tua karena dapat meningkatkan dan mempererat ikatan emosional dengan si kecil.

Selain itu, dari sisi dokter, pemeriksaan ini pun sangat bermanfaat. Sebab, USG 4D bisa membantu memantau perkembangan organ, mendeteksi kelainan fisik, serta mengevaluasi kondisi-kondisi janin secara lebih akurat. Dengan demikian, dokter dapat memberikan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Mitos atau Fakta, USG 4D Menimbulkan Efek Samping?

USG
Sumber : Envanto

Meski memiliki banyak keunggulan dan menjadi pemeriksaan favorit bagi kebanyakan ibu hamil, nyatanya USG 4D juga memunculkan kekhawatiran. Utamanya terkait potensi risiko efek samping yang kemungkinan ditimbulkannya. Lantas, benarkah demikian? Atau apakah hanya sekadar mitos belaka?

Informasi simpang siur tentang USG 4D yang dapat menimbulkan efek samping dipastikan hanya sebatas mitos dan hoax alias informasi yang salah. Hingga saat ini, WHO tidak pernah menyampaikan bahwa USG dapat memberikan efek samping kepada janin, berlaku pula untuk kategori 4D.

Jadi, pada dasarnya, pemeriksaan USG memang aman lantaran gelombang suara yang dihasilkan adalah 20.000 hertz dan itu digunakan secara menyebar. Dengan demikian, hanya sekitar 0 hingga 1 persen saja gelombang yang dihantarkan ke tubuh.

Selain itu, saat Anda melakukan pemeriksaan ini, tidak ada panas maupun sinar X yang dihantarkan oleh mesin USG. Lain cerita jika gelombang yang dipakai sampai kurang lebih 300 kali.

Dalam artian, kemungkinan bahaya serta efek samping tidak akan muncul dan mengganggu perkembangan janin jika gelombang yang dipakai masih dalam batas normal.

Namun, berbicara mengenai fakta, sebenarnya USG 4D awalnya hanya disarankan untuk dilakukan oleh wanita hamil berisiko tinggi dengan usia 35 tahun ke atas (geriatric pregnancy).

Selain itu, pemeriksaan USG jenis ini juga biasanya dianjurkan untuk para ibu hamil dengan kondisi tertentu. Misalnya yang memiliki riwayat kelainan bawaan lahir, mengidap diabetes, ataupun bagi mereka yang saat menjalani pemeriksaan USG 2D maupun 3D terdeteksi adanya kelainan atau masalah.

Seperti diketahui, USG jenis 4D memiliki kelebihan yang lebih banyak dibandingkan USG 2D dan 3D. Jadi, wajar ibu hamil akan dianjurkan menjalani pemeriksaan ultrasonografi 4D apabila 2D dan 3D dirasa kurang dapat memberikan solusi.

Namun, berkat berbagai keunggulannya itu pulalah USG 4D kini populer di kalangan para ibu hamil. Bahkan banyak yang ingin melakukannya meskipun tak ada masalah/gangguan tertentu pada kehamilan mereka.

Rekomendasi Tempat USG 4D Berkualitas

USG
Sumber : Envanto

Bagi Anda yang saat ini mencari rekomendasi tempat USG 4D berkualitas, salah satu fasilitas kesehatan yang sangat layak Anda coba adalah Klinik Mutiara Cikutra (KMC).

Ini adalah klinik kesehatan yang mengutamakan keamanan dan kenyamanan, berdedikasi memberikan pelayanan seramah keluarga dan tempat yang senyaman rumah sendiri.

Klinik Mutiara Cikutra didukung oleh dokter obgyn yang semuanya adalah perempuan guna memaksimalkan kenyamanan konsultasi dan pemeriksaan kehamilan para ibu hamil. Selain USG 4D, klinik ini juga menawarkan layanan USG 2D, USG transvaginal, dan lain-lainnya.

Tersebar di sejumlah wilayah Indonesia, bagi Anda yang tertarik bisa datang langsung ke Klinik Mutiara Cikutra terdekat dari lokasi Anda. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, jadwalkan kunjungan Anda sekarang juga!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/