Klinik Mutiara Cikutra

Anak Demam hingga Kejang? Mungkin Ini yang Dialaminya, Yuk Periksa ke Dokter Anak Bandung!

Anak Demam hingga Kejang? Mungkin Ini yang Dialaminya, Yuk Periksa ke Dokter Anak Bandung!

Anak Demam hingga Kejang? Mungkin Ini yang Dialaminya, Yuk Periksa ke Dokter Anak Bandung!

demam anak
Sumber : Envanto

Sebagian besar orang tua tentunya akan merasa panik dan khawatir ketika si kecil tiba-tiba mengalami demam disertai kejang. Terlebih, jika posisinya Anda adalah orang tua baru yang membuat hal tersebut menjadi pengalaman pertama bagi Anda.

Namun, meski panik dan khawatir sangatlah wajar, sejatinya Anda tetap perlu tenang dalam menghadapi situasi ini agar bisa menentukan langkah tepat selanjutnya. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami apa yang dimaksud demam kejang pada anak.

Nah, berikut penjelasan lengkapnya untuk Anda. Mulai dari definisi demam kejang, penyebab, gejala, jenis-jenis, hingga rekomendasi praktik dokter anak Bandung berkualitas yang bisa membantu pemeriksaan serta penanganan demam kejang (khususnya untuk Anda warga Bandung dan sekitarnya). Yuk, disimak!

Mengenal Kejang Demam pada Anak dan Jenisnya

demam anak
Sumber : Envanto

Demam disertai kejang atau yang lebih familier dikenal dengan istilah “kejang demam” (penyakit step) adalah kondisi kejang pada anak yang terjadi akibat demam alias kenaikan suhu tubuh yang tinggi.

Kondisi ini cenderung cukup banyak dijumpai pada anak dengan usia antara 6 bulan hingga 5 tahun, alias terbilang umum dialami oleh bayi dan balita. Kelihatannya pun menakutkan, tetapi sebenarnya kejang demam bukan pertanda adanya penyakit berat.

Kendati demikian, Anda tidak boleh menyepelekannya begitu saja, karena kejang demam tetap bisa berbahaya jika tidak segera ditangani dengan tepat. Maka dari itu, setidaknya Anda perlu tahu apa saja jenis-jenisnya agar Anda bisa segera mendeteksinya jika hal ini terjadi pada si kecil.

Langsung saja, berikut jenis-jenis kejang demam, sebagaimana dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan:

Kejang Demam Sederhana

Sesuai namanya, ini adalah jenis kejang demam yang sifatnya ringan alias sederhana. Ini biasanya hanya terjadi selama durasi kurang dari 15 menit serta tidak berulang dalam 24 jam. Selain itu, gerakan kejang umumnya juga melibatkan seluruh tubuh.

Kejang Demam Kompleks

Sebaliknya, kejang demam kompleks umumnya terjadi dalam kurun waktu yang lebih lama, yaitu lebih dari 15 menit, dan bisa berulang kembali dalam 24 jam. Kendati demikian, gerakan kejangnya hanya melibatkan satu bagian atau satu sisi tubuh.

Penyebab dan Gejala Kejang Demam Anak

demam anak
Sumber : Envanto

 

Secara umum, kejang demam pada anak disebabkan oleh tiga faktor, yaitu infeksi virus/bakteri, reaksi dari vaksinasi, dan terjadinya kenaikan suhu tubuh yang cepat saat otak anak belum matang sepenuhnya untuk mengendalikannya. Akibatnya, demam tinggi yang cepat itu pun memicu terjadinya kondisi kejang.

Namun, dari ketiga faktor tersebut, penyebab utama atau yang paling umum ditemukan yaitu karena adanya infeksi virus/bakteri yang memicu demam dan berujung pada kejang. Sementara itu, kejang demam akibat reaksi dari vaksinasi terbilang jarang terjadi.

Lantas, apa saja gejala kejang demam pada anak? Berikut beberapa di antaranya:

  • Buang air kecil yang tiba-tiba.
  • Bola mata anak berputar ke atas.
  • Tubuh anak berkeringat berlebihan.
  • Demam tinggi yang terjadi disertai dengan kejang.
  • Anggota tubuh seperti kaki dan tangan anak gemetar.
  • Suhu tubuh anak naik drastis hingga lebih dari 38° Celcius.
  • Anak pingsan/kehilangan kesadaran, terutama setelah mengalami kejang.
  • Anak menjadi tidak responsif, misalnya tidak bereaksi ketika diajak berkomunikasi/berbicara.

Periksa ke Dokter Anak Bandung KMC

Kejang demam bisa tampak sangat menakutkan di mata orang tua sehingga merasa panik dan khawatir merupakan hal wajar. Begitu pun untuk segera memeriksakan diri ke tenaga medis profesional. Sebab, meski kejang demam bukan termasuk penyakit berbahaya, tetap saja berisiko jika dibiarkan begitu saja.

Nah, bagi Anda warga Bandung dan sekitarnya, ketika anak mengalami kejang demam, jangan ragu untuk segera memeriksakan mereka ke dokter anak Bandung berkualitas Klinik Mutiara Cikutra.

Klinik Mutiara Cikutra (KMC) merupakan fasilitas kesehatan resmi yang telah berizin Kementerian Kesehatan, sehingga kualitas maupun keamanannya dipastikan terjamin.

Selain ditangani oleh dokter anak Bandung bersertifikat yang sudah berpengalaman di bidangnya, KMC juga menawarkan tempat senyaman rumah sendiri dan pelayanan yang memberi kesan seramah keluarga. Cocok bagi Anda yang mengedepankan kualitas, keamanan, sekaligus kenyamanan.

Jika tertarik, silakan datang langsung ke klinik utama Mutiara Cikutra yang berlokasi di Bandung. Tepatnya di Jl. Cikutra No. 115 Blok A-B, Cikutra, Cibeunying Kidul. Yuk, jadwalkan kunjungan Anda segera!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

USG 4D saat Hamil, Struktur Janin Apa Saja yang Dapat Terlihat?

USG 4D saat Hamil, Struktur Janin Apa Saja yang Dapat Terlihat?

USG 4D saat Hamil, Struktur Janin Apa Saja yang Dapat Terlihat?

pemeriksaan usg
Sumber : Envanto

Di kalangan ibu hamil, salah satu pemeriksaan kehamilan yang populer dilakukan adalah pemeriksaan ultrasonografi empat dimensi atau yang juga sering disebut “USG 4D”.

Pada masa kehamilan, pemeriksaan ini secara umum dilakukan sebagai bagian dari pemantauan janin di dalam kandungan. Tujuannya yaitu untuk membantu dokter mengevaluasi tumbuh kembang calon buah hati, sekaligus memberikan momen emosional yang khusus bagi orang tua.

Nah, melalui pemeriksaan USG 4D, berbagai struktur dan anggota tubuh janin dapat diamati dengan lebih rinci sesuai usia kehamilan. Pertanyaannya, bagian-bagian apa saja yang dapat terlihat dengan pemeriksaan ini?

Berikut penjelasan lengkapnya untuk Anda, termasuk rekomendasi layanan USG 4D berkualitas terbaik di akhir artikel. Yuk, simak!

Bagian Tubuh dan Struktur Janin yang Dapat Diketahui dengan USG 4D pada kehamilan

ibu hamil
Sumber : Envanto

 

USG empat dimensi adalah jenis pemeriksaan ultrasonografi yang memungkinkan Anda untuk melihat kondisi janin dengan lebih jelas di dalam kandungan. Cukup berbeda dengan USG 2D yang hanya menampilkan gambar datar berwarna hitam putih dan USG 3D yang hanya menampilkan gambar tiga dimensi statis.

Melalui USG 4D yang memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi, Anda bisa melihat janin dengan lebih jelas dalam bentuk tiga dimensi yang bergerak (video) secara real-time.

Hal ini bisa terjadi karena USG jenis ini menampilkan visualisasi tiga dimensi yang dilengkapi dengan dimensi waktu. Alhasil, perkembangan fisik janin, seperti wajah, gerakan, struktur dan anggota tubuh, serta ekspresi janin dapat Anda lihat lebih nyata secara live (langsung, saat itu juga).

Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa struktur dan bagian tubuh janin yang dapat Anda ketahui melalui pemeriksaan ultrasonografi 4D:

Wajah

Dengan USG empat dimensi, Anda bisa melihat struktur wajah janin yang meliputi mata, bibir, hidung, dagu, dan bibir. Oleh karena itu, pemeriksaan ultrasonografi 4D sangat berguna untuk mendeteksi kelainan kongenital tertentu seperti bibir sumbing. Selain itu, Anda juga bisa melihat berbagai ekspresi janin melalui pemeriksaan ini.

Organ Dalam

Tak hanya wajah, pemeriksaan USG empat dimensi juga memungkinkan Anda untuk mengetahui perkembangan organ janin, seperti jantung, hati, perut, dan lain-lain. Alhasil, kelainan seperti gastroschisis dapat terdeteksi melalui pemeriksaan ini.

Struktur Kepala

USG empat dimensi juga bisa membantu Anda mengetahui struktur kepala janin, sehingga kelainan seperti hidrosefalus yang merupakan penumpukan cairan pada otak dapat terdeteksi.

Tulang Belakang

Perkembangan tulang belakang janin juga bisa dipantau dengan USG empat dimensi. Dengan demikian, Anda bisa mendeteksi dini kelainan kongenital seperti spina bifida.

Anggota Tubuh Keseluruhan

Anggota tubuh, termasuk anggota gerak, seperti tangan, kaki, jari-jari, dan lain-lain juga bisa Anda ketahui melalui pemeriksaan ultrasonografi 4D.

Waktu Ideal Melakukan USG 4D saat kehamilan untuk Hasil Optimal

konsultasi USG
Sumber : Envanto

Sejatinya, pemeriksaan USG 4D bisa Anda lakukan kapan saja. Baik saat awal kehamilan, pertengahan, maupun akhir-akhir kehamilan menjelang waktu persalinan. Namun, mungkin Anda bertanya-tanya, apakah ada waktu paling ideal yang lebih spesifik untuk melakukannya?

Secara umum, waktu terbaik untuk melakukan pemeriksaan USG empat dimensi adalah ketika kehamilan memasuki usia 24-30 minggu. Meski ada juga yang menyarankan saat usia kehamilan menginjak 27-32 minggu.

Saat kehamilan mulai memasuki usia 20 minggu, sebenarnya perkembangan janin sudah mulai sempurna. Akan tetapi, baru “hampir” alias belum benar-benar seratus persen.

Oleh sebab itu, lebih disarankan untuk menunggu hingga usia kehamilan setidaknya menginjak 24 minggu. Pasalnya, pada masa ini, bentuk wajah janin sudah sangat jelas.

Rekomendasi Layanan USG 4D Berkualitas

Bagi Anda yang tertarik melakukan pemeriksaan USG empat dimensi, tetapi bingung di mana melakukannya, tenang, jangan khawatir. KMC alias Klinik Mutiara Cikutra hadir sebagai rekomendasi terbaik dalam hal ini.

Klinik Mutiara Cikutra adalah fasilitas kesehatan resmi nan berkualitas serta berizin Kementerian Kesehatan yang menyediakan berbagai layanan, termasuk layanan USG 4D di masa kehamilan.

Klinik ini didukung oleh dokter obgyn yang semuanya adalah perempuan, sehingga sangat cocok bagi Anda yang memang merasa lebih nyaman diperiksa oleh sesama perempuan.

Tersebar di beberapa cabang di wilayah Indonesia, Klinik Mutiara Cikutra siap membantu Anda melewati masa kehamilan hingga persalinan dengan pemeriksaan USG 4D berkualitas.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, segera jadwalkan kunjungan Anda!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Mengenal Gigi Sensitif, Apa Penyebabnya dan Bagaimana Solusinya? Yuk, Periksa ke Dokter Gigi Bandung!

Mengenal Gigi Sensitif, Apa Penyebabnya dan Bagaimana Solusinya? Yuk, Periksa ke Dokter Gigi Bandung!

Mengenal Gigi Sensitif, Apa Penyebabnya dan Bagaimana Solusinya? Yuk, Periksa ke Dokter Gigi Bandung!

 

dokter gigi anak
Sumber : Envanto

Sama halnya dengan bagian tubuh lainnya, gigi pun ada kalanya mengalami gangguan tertentu. Contohnya seperti gigi sensitif, yang sayangnya sering kali masih dianggap sepele bagi beberapa orang. Padahal, kondisi ini bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari akibat rasa ngilu yang muncul secara tiba-tiba di saat tak terduga.

Namun, dengan pemahaman yang tepat, setidaknya Anda bisa tahu apa yang harus Anda lakukan apabila mengalaminya. Nah, dalam artikel berikut, Anda dapat menemukan sejumlah informasi menarik tentang gigi sensitif.

Mulai dari penyebab, solusi, hingga rekomendasi dokter gigi Bandung berkualitas untuk penanganan terbaik—khusus bagi Anda warga Bandung dan sekitarnya. Langsung saja, yuk, simak selengkapnya!

Penyebab Gigi Sensitif

periksa gigi
Sumber : Envanto

Sesuai namanya, gigi sensitif adalah kondisi gigi yang “sensitif”. Dalam artian, gigi cukup mudah mengalami rasa tidak nyaman, seperti ngilu dan nyeri, di waktu-waktu tertentu. Adapun gigi menjadi sensitif biasanya lantaran dentin atau lapisan terbawah gigi terbuka, baik karena erosi maupun resesi gusi.

Ketika dentin terbuka, setiap rangsangan karena hal-hal tertentu menjadi lebih mudah mencapai saraf gigi sehingga membuatnya terasa ngilu/nyeri. Misalnya rangsangan dari makanan dingin, manis, panas, atau bahkan sekadar menyikat gigi sekalipun.

Jadi, secara spesifik, hal apa kira-kira yang dapat menyebabkan gigi menjadi sensitif? Berikut beberapa di antaranya:

Usia

Usia nyatanya bisa menjadi salah satu faktor penyebab gigi sensitif, yang biasanya mulai terjadi saat seseorang menginjak 25-30 tahun ke atas.

Gigi Retak

Gigi yang retak berpotensi membuat bakteri lebih mudah masuk dan menyerang hingga ke saraf gigi. Akibatnya, gigi pun berisiko mengalami peradangan hingga terasa sensitif.

Penyakit Gusi

Beberapa penyakit gusi yang membuat jaringan gusi meradang atau mengalami gangguan lainnya dapat memengaruhi gigi menjadi lebih sensitif.

Penyakit Pencernaan

Selain penyakit gusi, penyakit pencernaan seperti GERD, yang menyebabkan naiknya asam lambung, juga bisa memengaruhi kondisi gigi dan membuatnya ngilu.

Prosedur Perawatan Gigi Tertentu

Beberapa prosedur perawatan gigi dapat menimbulkan efek samping, termasuk gigi ngilu/nyeri (sensitif). Contoh treatment yang berpotensi memicu kondisi ini, antara lain pembersihan karang gigi dan penambalan.

Kebiasaan Menyikat Gigi yang Kurang Tepat

Kebiasaan menyikat gigi yang tergesa-gesa atau terlalu keras juga bisa membuat enamel dan dentin terbuka, sehingga gigi pun menjadi sensitif.

Solusi Gigi Sensitif

periksa gigi
Sumber : Envanto

Gigi sensitif yang terjadi secara terus-menerus tentu saja akan menimbulkan ketidaknyamanan. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ada beberapa solusi yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya, antara lain:

  • Menggunakan pasta gigi yang sesuai dengan kondisi gigi, yaitu pasta gigi khusus. Sebab, jenis pasta gigi ini umumnya tidak mengandung bahan yang dapat mengiritasi sehingga cocok untuk gigi sensitif.
  • Mencegah atau mengatasi gangguan pencernaan seperti GERD agar tidak memicu gangguan pada gigi yang berujung pada gigi sensitif.
  • Menghindari kebiasaan buruk terkait gigi yang dapat membuat gigi menjadi sensitif, seperti menggemeretakkan gigi atau menggigit kuku.
  • Menggunakan produk perawatan gigi seperti obat kumur yang mengandung fluoride, karena dapat mengurangi sensitivitas pada gigi.
  • Memenuhi asupan atau kebutuhan vitamin yang tepat untuk gigi.
  • Membatasi konsumsi makanan manis, asam, dingin, dan panas.
  • Menggunakan sikat gigi dengan bulu yang halus dan lembut.
  • Melakukan perawatan profesional di dokter gigi berkualitas.

Rekomendasi Dokter Gigi Bandung untuk Penanganan Terbaik Gigi Sensitif 

Meski masalah ini bisa Anda coba tangani secara mandiri di rumah, tetap saja perawatan profesional akan memberikan hasil yang lebih optimal. Nah, bagi Anda warga Bandung dan sekitarnya, Anda dapat mengandalkan KMC alias Klinik Mutiara Cikutra untuk permasalahan gigi anda

Klinik Mutiara Cikutra adalah fasilitas kesehatan resmi berizin Kementerian Kesehatan yang menawarkan berbagai layanan, termasuk layanan dokter gigi Bandung berkualitas.

Menariknya lagi, selain didukung oleh dokter gigi Bandung berkualitas, KMC juga menyediakan tempat senyaman rumah sendiri serta pelayanan yang seramah keluarga. Jadi, sangat cocok bagi Anda yang memprioritaskan kualitas, keamanan, sekaligus kenyamanan.

Jika Anda tertarik mencoba layanan dokter gigi Bandung KMC, silakan datang langsung ke klinik utama Mutiara Cikutra yang berlokasi di Jl. Cikutra No. 115 Blok A-B, Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Bandung, Jawa Barat.

Yuk, jadwalkan segera kunjungan Anda bersama orang-orang terdekat!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

USG 4D saat Hamil, Struktur Janin Apa Saja yang Dapat Terlihat?

USG 4D saat Hamil, Struktur Janin Apa Saja yang Dapat Terlihat?

USG 4D saat Hamil, Struktur Janin Apa Saja yang Dapat Terlihat?

USG 4D
Sumber : Envanto

Di kalangan ibu hamil, salah satu pemeriksaan kehamilan yang populer dilakukan adalah pemeriksaan ultrasonografi empat dimensi atau yang juga sering disebut “USG 4D”.

Pada masa kehamilan, pemeriksaan ini secara umum dilakukan sebagai bagian dari pemantauan janin di dalam kandungan. Tujuannya yaitu untuk membantu dokter mengevaluasi tumbuh kembang calon buah hati, sekaligus memberikan momen emosional yang khusus bagi orang tua.

Nah, melalui pemeriksaan USG 4D, berbagai struktur dan anggota tubuh janin dapat diamati dengan lebih rinci sesuai usia kehamilan. Pertanyaannya, bagian-bagian apa saja yang dapat terlihat dengan pemeriksaan ini?

Berikut penjelasan lengkapnya untuk Anda, termasuk rekomendasi layanan USG 4D berkualitas terbaik di akhir artikel. Yuk, simak!

Bagian Tubuh dan Struktur Janin yang Dapat Diketahui dengan USG 4D

pemeriksaan usg
Sumber : Envanto

USG empat dimensi adalah jenis pemeriksaan ultrasonografi yang memungkinkan Anda untuk melihat kondisi janin dengan lebih jelas di dalam kandungan. Cukup berbeda dengan USG 2D yang hanya menampilkan gambar datar berwarna hitam putih dan USG 3D yang hanya menampilkan gambar tiga dimensi statis.

Melalui USG 4D yang memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi, Anda bisa melihat janin dengan lebih jelas dalam bentuk tiga dimensi yang bergerak (video) secara real-time.

Hal ini bisa terjadi karena USG jenis ini menampilkan visualisasi tiga dimensi yang dilengkapi dengan dimensi waktu. Alhasil, perkembangan fisik janin, seperti wajah, gerakan, struktur dan anggota tubuh, serta ekspresi janin dapat Anda lihat lebih nyata secara live (langsung, saat itu juga).

Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa struktur dan bagian tubuh janin yang dapat Anda ketahui melalui pemeriksaan ultrasonografi 4D:

Wajah

Dengan USG empat dimensi, Anda bisa melihat struktur wajah janin yang meliputi mata, bibir, hidung, dagu, dan bibir. Oleh karena itu, pemeriksaan ultrasonografi 4D sangat berguna untuk mendeteksi kelainan kongenital tertentu seperti bibir sumbing. Selain itu, Anda juga bisa melihat berbagai ekspresi janin melalui pemeriksaan ini.

Organ Dalam

Tak hanya wajah, pemeriksaan USG empat dimensi juga memungkinkan Anda untuk mengetahui perkembangan organ janin, seperti jantung, hati, perut, dan lain-lain. Alhasil, kelainan seperti gastroschisis dapat terdeteksi melalui pemeriksaan ini.

Struktur Kepala

USG empat dimensi juga bisa membantu Anda mengetahui struktur kepala janin, sehingga kelainan seperti hidrosefalus yang merupakan penumpukan cairan pada otak dapat terdeteksi.

Tulang Belakang

Perkembangan tulang belakang janin juga bisa dipantau dengan USG empat dimensi. Dengan demikian, Anda bisa mendeteksi dini kelainan kongenital seperti spina bifida.

Anggota Tubuh Keseluruhan

Anggota tubuh, termasuk anggota gerak, seperti tangan, kaki, jari-jari, dan lain-lain juga bisa Anda ketahui melalui pemeriksaan ultrasonografi 4D.

Waktu Ideal Melakukan USG 4D untuk Hasil Optimal

Konsultasi dokter Obgyn
Sumber : Envanto

Sejatinya, pemeriksaan USG 4D bisa Anda lakukan kapan saja. Baik saat awal kehamilan, pertengahan, maupun akhir-akhir kehamilan menjelang waktu persalinan. Namun, mungkin Anda bertanya-tanya, apakah ada waktu paling ideal yang lebih spesifik untuk melakukannya?

Secara umum, waktu terbaik untuk melakukan pemeriksaan USG empat dimensi adalah ketika kehamilan memasuki usia 24-30 minggu. Meski ada juga yang menyarankan saat usia kehamilan menginjak 27-32 minggu.

Saat kehamilan mulai memasuki usia 20 minggu, sebenarnya perkembangan janin sudah mulai sempurna. Akan tetapi, baru “hampir” alias belum benar-benar seratus persen.

Oleh sebab itu, lebih disarankan untuk menunggu hingga usia kehamilan setidaknya menginjak 24 minggu. Pasalnya, pada masa ini, bentuk wajah janin sudah sangat jelas.

Rekomendasi Layanan USG 4D Berkualitas

Bagi Anda yang tertarik melakukan pemeriksaan USG empat dimensi, tetapi bingung di mana melakukannya, tenang, jangan khawatir. KMC alias Klinik Mutiara Cikutra hadir sebagai rekomendasi terbaik dalam hal ini.

Klinik Mutiara Cikutra adalah fasilitas kesehatan resmi nan berkualitas serta berizin Kementerian Kesehatan yang menyediakan berbagai layanan, termasuk layanan USG 4D di masa kehamilan.

Klinik ini didukung oleh dokter obgyn yang semuanya adalah perempuan, sehingga sangat cocok bagi Anda yang memang merasa lebih nyaman diperiksa oleh sesama perempuan.

Tersebar di beberapa cabang di wilayah Indonesia, Klinik Mutiara Cikutra siap membantu Anda melewati masa kehamilan hingga persalinan dengan pemeriksaan USG 4D berkualitas.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, segera jadwalkan kunjungan Anda!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Mulut Bau, Bagaimana Cara Mengatasinya? Yuk, Konsul ke Dokter Gigi Bandung Berikut!

Mulut Bau, Bagaimana Cara Mengatasinya? Yuk, Konsul ke Dokter Gigi Bandung Berikut!

Mulut Bau, Bagaimana Cara Mengatasinya? Yuk, Konsul ke Dokter Gigi Bandung Berikut!

bau mulut
Sumber : Envanto

Bau mulut (halitosis) adalah kondisi ketika mulut seseorang mengeluarkan aroma yang tidak sedap. Hal ini juga biasanya disertai beberapa kondisi lainnya, seperti bagian tengah lidah yang berwarna putih, rasa tidak nyaman di mulut, ataupun mulut yang terasa kering.

Nah, tahukah Anda? Bau mulut, meski terdengar sepele, ini bisa saja merupakan sinyal bahwasanya Anda memiliki kesehatan mulut yang buruk atau kebersihan mulut yang kurang terjaga.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menaruh perhatian khusus terhadap kesehatan mulut Anda, mulai dari mengetahui apa saja penyebab bau mulut hingga bagaimana cara mengatasinya.

Berikut penjelasan lengkapnya, termasuk rekomendasi dokter gigi Bandung terbaik di akhir artikel, khusus bagi Anda yang berdomisili di Bandung dan sekitarnya.

Penyebab Bau Mulut

bau mulut
Sumber : Envanto

Bau mulut merupakan permasalahan umum terkait mulut yang bisa dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Adapun penyebabnya cukup beragam, beberapa di antaranya, yaitu:

Kebersihan Mulut yang Kurang/Tidak Terjaga

Faktor paling umum yang dapat menjadi penyebab bau mulut adalah kebersihan mulut yang kurang atau bahkan sama sekali tidak terjaga. Misalnya, malas menyikat gigi setelah makan, terutama jika menggunakan kawat gigi maupun gigi palsu.

Penyakit/Kondisis Kesehatan

Beberapa penyakit atau kondisi kesehatan tertentu dapat membuat mulut seseorang mengeluarkan aroma yang tidak sedap. Beberapa contohnya, seperti GERD, gangguan hati, gangguan ginjal, radang amandel, sinusitis, dan lain-lain.

Makanan/Minuman Tertentu

Beberapa makanan memiliki aroma yang kuat sehingga ketika dikonsumsi juga akan meninggalkan “jejak” di mulut. Contohnya, yaitu bawang putih, jengkol, dan petai. Begitu pun minuman tertentu, seperti kopi serta minuman beralkohol.

Obat-obatan Tertentu

Ada kalanya obat-obatan tertentu memiliki efek samping yang dapat membuat mulut kering dan memicu munculnya aroma kurang sedap. Contohnya seperti obat antidepresan, diuretik, dan antihistamin.

Kebiasaan Merokok

Selain makanan dan minuman, kebiasaan buruk seperti merokok juga bisa menyebabkan bau mulut. Tak heran ada istilah “bau napas perokok”. Pasalnya, bahan kimia dan racun yang terkandung dalam produk tembakau ini memang dapat memicu munculnya aroma khas yang tidak sedap.

Faktor Kehamilan

Saat hamil, ibu/calon ibu juga bisa mengalami bau mulut. Baik karena perubahan hormon, dehidrasi, makanan tertentu (karena mengidam), maupun mual dan muntah yang biasanya sering terjadi di awal-awal kehamilan.

Mulut Infeksi

Adanya infeksi dalam mulut, seperti gigi berlubang, radang gusi, seriawan, dan lain sejenisnya, juga bisa menyebabkan bau mulut.

Mulut Kering

Mulut kering terjadi karena produksi air liur yang berkurang. Padahal, air liur berperan penting untuk membersihkan mulut dari sisa-sisa makanan maupun bakteri.

Cara Mengatasi Bau Mulut

sikat gigi
Sumber : Envanto

Untuk mengurangi atau bahkan mengatasi bau mulut secara total, ada sejumlah cara yang dapat Anda lakukan. Berikut beberapa di antaranya:

  • Menjaga kebersihan mulut. Bisa dibilang bahwa ini merupakan cara yang paling efektif untuk mencegah atau mengatasi permasalahan bau mulut. Misalnya, rajin menyikat gigi, membersihkan lidah, serta menggunakan cairan pembersih mulut seperti obat kumur.
  • Membenahi gaya hidup, seperti berhenti merokok, banyak minum air putih, tidak mengonsumsi alkohol, tidak melakukan diet ekstrem, dan lain-lain.
  • Menghindari makanan beraroma kuat atau berbumbu tajam dan menurunkan tingkat konsumsi makanan pedas.

Dokter Gigi Bandung Terbaik

Bau mulut ringan atau yang tidak parah sejatinya masih dapat Anda atasi secara mandiri dengan menjaga serta meningkatkan kebersihan mulut dan menerapkan gaya hidup sehat.

Namun, lain cerita jika bau mulut disebabkan oleh kondisi kesehatan, terutama kesehatan gigi seperti gigi berlubang, infeksi mulut, radang gusi, dan lain sejenisnya. Untuk kondisi-kondisi tersebut, Anda membutuhkan penanganan profesional dari dokter gigi. Oleh sebab itu, demi hasil terbaik, pastikan Anda memilih dokter gigi yang tepat.

Nah, khusus bagi Anda warga Bandung dan sekitarnya, untuk berbagai urusan permasalahan gigi, termasuk layanan dokter gigi Bandung, percayakan semuanya hanya kepada Klinik Mutiara Cikutra.

Klinik Mutiara Cikutra adalah fasilitas kesehatan berkualitas berizin resmi Kementerian Kesehatan yang menawarkan berbagai layanan. Salah satunya adalah layanan dokter gigi Bandung terbaik.

Jadi, Anda tidak perlu khawatir soal kualitas maupun keamanannya. Sebab, dipastikan dokter gigi Bandung Klinik Mutiara Cikutra siap membantu Anda menangani berbagai masalah gigi dan mulut secara tepat dan akurat.

Bagaimana? Tertarik? Yuk, segera jadwalkan kunjungan Anda!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Deteksi Kelainan Kongenital Sejak Dini dengan USG

Deteksi Kelainan Kongenital Sejak Dini dengan USG

Deteksi Kelainan Kongenital Sejak Dini dengan USG

pemeriksaan usg
Sumber : Envanto

Selama kehamilan, melakukan pemeriksaan secara rutin sangatlah penting. Salah satunya untuk mendeteksi kelainan kongenital sejak dini guna meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi.

Adapun salah satu metode pemeriksaan yang paling efektif untuk mendeteksi kelainan kongenital adalah pemeriksaan ultrasonografi atau yang lebih populer dikenal dengan istilah “USG”.

Nah, pertanyaannya, jenis kelainan kongenital apa saja yang kiranya dapat dideteksi melalui pemeriksaan USG? Dan seberapa penting pemeriksaan ini? Berikut penjelasannya untuk Anda, lengkap rekomendasi layanan ultrasonografi terbaik di kota Anda di akhir artikel. Yuk, simak!

Jenis Kelainan Kongenital yang Dapat Diketahui Melalui USG

pemeriksaan usg
Sumber : Envanto

Kelainan kongenital atau dalam istilah awam sering disebut “kelainan/cacat bawaan” adalah kondisi kelainan yang dialami oleh janin sejak lahir. Namun, kelainan ini sebenarnya terjadi sejak dalam kandungan akibat adanya gangguan pada janin selama masa perkembangan. Baik karena faktor genetik maupun nongenetik.

Lantas, apa saja jenis-jenis kelainan kongenital yang dapat diketahui atau dideteksi melalui pemeriksaan USG? Berikut beberapa di antaranya:

Anensefali

Ini adalah kelainan bawaan pada janin yang paling umum dan dapat menyebabkan keguguran atau kematian saat lahir. Janin dengan kondisi ini memiliki otak dan tulang tengkorak yang sebagian besar tidak terbentuk sempurna.

Spina Bifida

Ini adalah kelainan bawaan pada pembentukan tabung saraf janin. Akibatnya, ada celah pada ruas-ruas tulang belakang sehingga tulang belakang serta saraf tulang belakang terbentuk dengan tidak sempurna. Penyebab kelainan ini disebut-sebut karena kurangnya asupan asam folat selama kehamilan.

Hidrosefalus

Ini adalah kondisi ketika terjadi penumpukan cairan pada otak janin, sehingga ketika diperiksa melalui USG, kantung cairan otak biasanya akan tampak membesar. Begitu pun saat bayi lahir, ukuran kepala mereka menjadi lebih besar daripada bayi pada umumnya.

Gastroschisis

Kelainan ini diduga terjadi karena ibu banyak mengonsumsi alkohol atau sering merokok saat masa kehamilan. Kondisinya ditandai dengan adanya kecacatan pada otot serta lapisan luar perut janin, dan ciri umumnya yaitu terdapat lubang pada dinding perut bayi.

Kaki Bengkok

Club foot atau juga sering disebut “kaki bengkok”, sesuai namanya, merupakan kelainan ketika pergelangan kaki janin berputar ke dalam (bengkok). Biasanya terjadi pada satu kaki, tetapi kadang juga bisa terjadi pada kedua kaki sekaligus.

Bibir Sumbing

Bibir sumbing adalah kondisi ketika terdapat celah seperti sayatan pada bibir atas janin, langit-langit rongga mulut, atau gabungan antara keduanya.

Pentingnya Pemeriksaan USG dalam Mendeteksi Kelainan Kongenital

pemeriksaan usg
Sumber : Envanto

Ada begitu banyak jenis kelainan kongenital (bawaan) yang bisa dialami oleh janin sejak dalam kandungan. Oleh karena itu, pemeriksaan rutin seperti USG sangatlah penting dilakukan selama masa kehamilan berlangsung.

Melalui teknologi gelombang suara frekuensi tinggi, pemeriksaan ultrasonografi memungkinkan Anda untuk melihat kondisi janin. Termasuk gambaran struktur serta perkembangan organ janin secara keseluruhan dengan lebih jelas, detail, dan real-time.

Dengan pemeriksaan USG, berbagai kelainan struktur maupun pertumbuhan pada janin dapat diketahui lebih awal. Alhasil, dokter pun dapat menentukan langkah tepat selanjutnya untuk menangani kondisi tersebut, termasuk metode persalinan paling aman yang sesuai dengan kondisi ibu hamil dan janin.

Selain itu, dengan deteksi berbagai kelainan sejak dini, USG juga bisa membantu dokter untuk meminimalkan risiko atau kemungkinan komplikasi berbahaya yang tidak diinginkan.

Rekomendasi Layanan USG Terbaik di Kota Anda

Apabila Anda tertarik untuk melakukan pemeriksaan USG, maka pastikan Anda memilih fasilitas kesehatan yang tepat dan tepercaya. Adapun salah satu rekomendasi fasilitas kesehatan resmi terbaik yang menawarkan layanan USG lengkap untuk kehamilan adalah KMC alias Klinik Mutiara Cikutra.

KMC adalah klinik kesehatan yang telah terdaftar dan memiliki izin Kementerian Kesehatan, sehingga Anda tidak perlu khawatir sama sekali akan kualitas maupun keamanannya.

Menariknya lagi, Klinik Mutiara Cikutra didukung oleh dokter kandungan (obgyn) yang semuanya adalah perempuan. Jadi, sangat cocok bagi Anda yang memang merasa lebih nyaman diperiksa oleh sesama perempuan.

Terdiri dari beberapa cabang yang tersebar di sejumlah lokasi di wilayah Indonesia, Anda bisa fleksibel mengunjungi Klinik Mutiara Cikutra terdekat dari lokasi Anda di kota Anda.

Nah, tunggu apa lagi? Yuk, segera jadwalkan kunjungan Anda ke KMC dan dapatkan pengalaman pemeriksaan USG terbaik dalam hidup Anda!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Jangan Abaikan Perut Sembelit, Bisa Jadi karena Ini!

Jangan Abaikan Perut Sembelit, Bisa Jadi karena Ini!

Jangan Abaikan Perut Sembelit, Bisa Jadi karena Ini!

sakit perut
Sumber : Envanto

Sama halnya dengan sakit perut, sembelit juga sering kali diabaikan begitu saja karena dianggap sebagai gangguan kesehatan yang sepele. Padahal, meskipun sembelit termasuk masalah umum yang hampir pernah dialami oleh semua orang, tetap saja Anda perlu waspada jika kondisi ini berlangsung dalam waktu yang lama.

Lantas, apa kira-kira penyebab perut sembelit? Bagaimana gejala-gejalanya serta apa saja yang dapat menjadi faktor risiko gangguan pencernaan yang satu ini? Lalu, kapan harus memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan resmi seperti klinik 24 jam?

Berikut informasi lengkapnya untuk Anda, mulai definisi sembelit, penyebab, gejala, faktor risiko, hingga rekomendasi klinik 24 jam terbaik untuk penanganan cepat nan tepat di situasi genting.

Penyebab Sembelit

diare
Sumber : Envanto

Sembelit atau yang juga dikenal dengan istilah “konstipasi” merupakan salah satu jenis gangguan pencernaan yang pada dasarnya memang umum terjadi. Ini adalah kondisi ketika adanya penurunan aktivitas usus sehingga penderitanya akan kesulitan untuk buang air besar (BAB).

Jika frekuensi BAB Anda kurang dari tiga kali dalam satu minggu, maka kemungkinan besar Anda mengalami sembelit. Kendati demikian, hal ini juga tidak bisa seratus persen menjadi acuan pasti. Pasalnya, frekuensi buang air besar setiap orang berbeda-beda.

Nah, jadi apa kira-kira penyebab perut sembelit? Berikut beberapa di antaranya:

  • Jarang bergerak, apalagi jika tidak rutin berolahraga. Sebab, pergerakan tubuh dapat memengaruhi pergerakan usus. Akibatnya, jika Anda jarang bergerak dan hal ini berlangsung secara terus-menerus, maka gerak usus juga akan melambat sehingga pengeluaran kotoran pun menjadi tidak lancar.
  • Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung protein dan lemak tinggi, seperti daging merah. Kedua zat ini cukup sulit dicerna sehingga dapat memperlambat proses pencernaan. Selain itu, konsumsi yang berlebihan juga bisa membuat feses lebih keras dan menggumpal.
  • Pola makan yang kurang sehat. Misalnya, jika Anda jarang mengonsumsi sayuran serta buah berserat, maka Anda bisa mengalami sembelit alias kesulitan buang air besar.
  • Sedang hamil. Dalam kondisi ini, hormon progesteron akan meningkat yang menyebabkan otot usus mengendur hingga membuatnya bekerja lebih lambat.
  • Adanya perubahan rutinitas. Misalnya setelah Anda bepergian jauh hingga melewati zona waktu berbeda dan mengalami jet lag.
  • Efek samping obat-obat tertentu, seperti obat pereda nyeri, antidepresan, suplemen zat besi, dan lain-lain.
  • Kebiasaan menahan buang air besar, apalagi jika tidak meminum air putih yang cukup.
  • Stres berat.

Gejala dan Faktor Risiko

sembelit
Sumber : Envanto

Berikut beberapa gejala sembelit dan faktor risikonya yang penting untuk Anda ketahui:

Gejala

  • Perut sakit, kram, atau kembung.
  • Perlu ekstra mengejan saat BAB.
  • Nyeri saat BAB, bahkan berdarah.
  • Ada perasaan mengganjal pada rektum.
  • Masih ada rasa “tidak tuntas” setelah BAB.
  • Kesulitan BAB sehingga membutuhkan bantuan seperti menekan perut.
  • Frekuensi buang air besar minim, bahkan kurang dari tiga kali dalam seminggu.
  • Feses keras, kering, menggumpal, atau terlalu besar sehingga sulit dikeluarkan.

Faktor Risiko

  • Orang yang mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti antidepresan, antikejang, suplemen zat besi, dan lain-lain.
  • Perempuan. Misalnya sebelum periode menstruasi, selama masa kehamilan, atau pasca melahirkan.
  • Orang yang memiliki gangguan kesehatan mental, seperti stres, depresi, atau gangguan makan.
  • Orang yang malas berolahraga atau jarang bergerak.
  • Orang dengan usia di atas 65 tahun.

Klinik 24 Jam KMC Solusi Terbaik

Secara umum, sembelit sebenarnya bukan penyakit berbahaya. Namun, jika berlangsung dalam waktu yang lama dan tak kunjung sembuh, Anda patut waspada. Sebab, Anda mungkin saja mengalami sembelit kronis yang membutuhkan bantuan penanganan tenaga medis profesional.

Jika Anda atau orang terdekat sampai mengalami hal tersebut di situasi-situasi genting, maka Anda bisa mengunjungi klinik 24 jam yang memberikan pelayanan 24 jam nonstop.

Nah, salah satu fasilitas kesehatan resmi yang menyediakan layanan klinik 24 jam berkualitas adalah KMC alias Klinik Mutiara Cikutra. Di sini, tersedia berbagai pelayanan kesehatan, termasuk penanganan perut sembelit kronis dan gangguan kesehatan lainnya.

Tersebar di sejumlah wilayah Indonesia, klinik 24 jam KMC hadir sebagai solusi terbaik bagi Anda yang membutuhkan layanan kesehatan kapan saja. Anda tinggal memilih cabang terdekat dari lokasi Anda berada.

Jadi, untuk urusan berbagai gangguan kesehatan Anda maupun keluarga tercinta, yuk percayakan semuanya hanya kepada klinik 24 jam Klinik Mutiara Cikutra!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Ternyata Ini Penyebab Gigi Anak Menghitam, Orang Tua Wajib Simak!

Ternyata Ini Penyebab Gigi Anak Menghitam, Orang Tua Wajib Simak!

Ternyata Ini Penyebab Gigi Anak Menghitam, Orang Tua Wajib Simak!

anak
Sumber : Envanto

Bagi orang tua, khususnya orang tua baru, mendapati gigi anak yang menghitam kemungkinan akan mengejutkan. Apalagi jika berpikir bahwa usia anak masih sangat muda dan kondisinya terlihat sehat.

Namun, bagi sebagian orang tua lainnya, hal ini termasuk wajar hingga bahkan kerap dianggap sepele tanpa memikirkan dampaknya pada anak, baik fisik (penampilan) maupun mental. Ya, selain faktor kesehatan, kondisi ini juga bisa menurunkan kepercayaan diri anak untuk berbaur dengan teman sebaya.

Oleh sebab itu, yuk ketahui lebih lanjut soal gigi yang menghitam pada anak. Mulai dari penyebab, cara mengatasi untuk penanganan profesional yang tepat—khusus bagi Anda warga Bandung dan sekitarnya. Yuk, simak!

Penyebab Gigi Anak Menghitam

dokter gigi anak
Sumber : Envanto

Sesuai namanya, gigi hitam adalah kondisi gigi anak yang tampak menghitam. Nah, pertanyaannya, hal apa saja yang bisa menyebabkan kondisi ini terjadi? Berikut beberapa di antaranya:

Kebersihan Gigi dan Mulut yang Kurang/Tidak Terjaga

Sejatinya, kebersihan gigi dan mulut yang kurang atau bahkan sama sekali tidak terjaga bisa menjadi sumber berbagai gangguan kesehatan. Termasuk kondisi gigi yang menghitam pada anak. Sebab, plak sisa-sisa makanan yang menumpuk bisa mengubah warna gigi yang tadinya putih bersih menjadi hitam.

Pengonsumsian Berlebihan Makanan/Minuman Manis

Mengonsumsi makanan/minuman manis secara berlebihan tidak baik untuk kesehatan gigi dan mulut. Selain dapat membuat gigi anak berlubang, pengonsumsian makanan/minuman manis berlebihan juga bisa membuat menghitam.

Sebab, bakteri dalam mulut yang mengonsumsi gula akan menghasilkan gas asam. Ketika sudah bertumpuk, maka lapisan enamel pun dapat terkikis dan pada akhirnya memicu berbagai permasalahan gigi, seperti karies atau gigi berlubang.

Kebiasaan Minum Susu Sampai Tertidur

Sebagian besar anak-anak memiliki kebiasaan menyusu dengan botol dot sampai mereka tertidur. Kebiasaan ini dapat menyebabkan penumpukan gula yang berasal dari susu pada gigi. Akibatnya, gigi anak pun berisiko menghitam atau mengalami “karies botol”.

Obat atau Vitamin Tertentu

Tahukah Anda? Beberapa jenis obat dan bahkan vitamin dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi. Perubahan warna pada gigi ini terjadi dari dalam sebelum akhirnya menjalar keluar hingga ke bagian terluar gigi (enamel).

Adapun contoh obat dan vitamin yang memiliki efek samping intrinsic discoloration, antara lain antihistamin dan vitamin zat besi.

Cedera Gigi dan Gusi

Gigi anak yang menghitam juga bisa disebabkan oleh pendarahan pada gusi yang berpotensi memicu perubahan warna gigi. Hal ini biasanya terjadi karena anak mengalami cedera gigi maupun gusi, misalnya lantaran mereka terjatuh saat sedang bermain bersama teman dan lain-lain.

Genetik

Selain berbagai faktor eksternal, gigi hitam pada anak juga bisa terjadi karena faktor genetik. Beberapa contoh kelainan genetik dan dapat memengaruhi pembentukan lapisan enamel serta dentin gigi, yaitu fluorosis, fibrosis kistik, dan dentinogenesis imperfekta.

Cara Mengatasi Gigi Hitam

dokter gigi anak
Sumber : Envanto

Untuk mengatasi gigi hitam, sejatinya cara terbaik sederhana yang bisa Anda lakukan adalah mengajarkan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Salah satunya, yaitu dengan rutin menggosok gigi dengan bersih, setidaknya dua kali sehari. Pagi setelah sarapan serta malam sebelum tidur.

Selain itu, hindari juga berbagai faktor risiko lainnya, seperti membatasi konsumsi makanan/minuman manis, menghentikan kebiasaan minum susu sampai tertidur, dan lain-lain.

Jika cara-cara sederhana tersebut tak juga berhasil, maka penanganan profesional dari dokter gigi seperti penambalan bisa menjadi solusi efektif.

Dokter Gigi Anak Bandung KMC, Solusi Kesehatan Gigi SI Kecil

Bagi Anda warga Bandung dan sekitarnya yang memprioritaskan kesehatan gigi si kecil, Anda bisa memercayakan semuanya kepada dokter gigi Bandung KMC.

KMC alias Klinik Mutiara Cikutra adalah fasilitas kesehatan resmi yang telah berizin Kementerian Kesehatan. Di sini tersedia berbagai layanan kesehatan, termasuk layanan dokter gigi anak Bandung berkualitas yang ramah anak dan berpengalaman di bidangnya.

Dokter gigi anak Bandung KMC siap membantu Anda mengatasi berbagai permasalahan gigi dan mulut si kecil, termasuk masalah yang menghitam

Jika tertarik, silakan datang langsung ke klinik utama Mutiara Cikutra yang berlokasi di Jl. Cikutra No. 115 Blok A-B, Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat.

Yuk, jadwalkan kunjungan Anda bersama si kecil sekarang juga!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Luka Sayat dan Memar: Penanganan Cepat di Poli Umum 24 Jam

Luka Sayat dan Memar: Penanganan Cepat di Poli Umum 24 Jam

Luka Sayat dan Memar: Penanganan Cepat di Poli Umum 24 Jam

periksa dokter umum
Sumber : Envanto

Dalam kehidupan sehari-hari, beberapa musibah tentunya tak dapat dihindari. Salah satunya cedera yang dapat menyebabkan memar atau kecelakaan ringan di dapur yang memicu munculnya luka sayat.

Hal-hal seperti ini sulit diprediksi, sehingga diperlukan pemahaman yang cukup agar Anda tahu langkah apa yang dapat Anda ambil ketika mengalaminya. Sebab, meski tampak sepele, ada kalanya luka sayat atau memar bisa menjadi sesuatu yang lebih serius, yang dapat menimbulkan komplikasi atau hal-hal tak diinginkan lainnya.

Oleh karena itu, yuk ketahui lebih lanjut tentang luka sayat dan memar. Termasuk kapan tergolong berbahaya serta rekomendasi poli umum 24 jam untuk penanganan segera di kota Anda!

Mengenal Luka Sayat dan Memar

periksa dokter umum
Sumber : Envanto

Luka sayat, sesuai namanya, adalah luka yang timbul akibat sayatan—biasanya karena benda tajam. Luka jenis ini menembus kulit hingga ke jaringan lemak, berbeda dengan luka gores atau lecet yang tidak sepenuhnya menembus kulit.

Lalu, apa itu memar? Memar adalah luka yang terjadi karena pecahnya pembuluh darah. Akibatnya, darah pun merembes ke bagian sekitar hingga akhirnya tampak “berbekas” dengan warna tertentu.

Oleh karena itu, memar juga bisa diartikan sebagai pendarahan di kulit akibat kerusakan pembuluh darah. Namun, darah tersebut tidak benar-benar sampai keluar kulit sehingga yang tampak hanya tanda kebiru-biruan atau keunguan (biasanya ungu gelap) di sekitar luka.

Adapun penyebab luka memar yaitu hantaman atau benturan benda tumpul. Jadi, kondisi ini dapat terjadi tanpa luka sayat maupun goresan. Kendati demikian, umumnya memar baru muncul setelah dua hari bagian tubuh tertentu mengalami benturan.

Jika benturan baru terjadi, maka area kulit biasanya hanya akan tampak kemerahan. Setelah itu, barulah luka berubah menjadi kebiruan atau bahkan ungu gelap. Lalu, ketika memar sudah akan sembuh, warnanya akan berubah lagi menjadi kehijauan karena hemoglobin yang mulai terurai.

Kemudian, seiring berjalannya waktu, luka memar kehijauan tersebut akan menjadi kuning kecokelatan sebelum akhirnya menghilang dan membaur dengan warna kulit asli seperti semula.

Meski pada kasus ringan luka memar dapat sembuh dengan sendirinya, tetapi tetap saja kondisi ini dapat menimbulkan rasa nyeri yang cukup lama. Biasanya bahkan bisa terasa hingga berhari-hari kemudian sejak benturan terjadi.

Tanda Bahaya yang Membutuhkan Penanganan Segera

konsultasi dokter
Sumber : Envanto

Luka sayat, memar, luka robek, luka bakar, dan luka karena goresan termasuk jenis-jenis cedera kulit yang cukup umum dialami dalam kehidupan sehari-hari. Ada yang sifatnya ringan, ada pula yang bersifat berat sehingga memerlukan penanganan lebih lanjut oleh sosok profesional seperti dokter atau tim medis berpengalaman.

Pertanyaannya, kapan luka memar dan luka sayat tergolong berbahaya sehingga membutuhkan penanganan tepat sesegera mungkin?

Melansir Partners 4Kids, luka sayat (misalnya karena pisau) yang dalam sampai tendon atau tulang terlihat membutuhkan penanganan segera. Terlebih jika terjadi pada area dada, perut, kepala, atau leher. Kondisi ini juga tergolong bahaya jika terjadi hal-hal berikut:

  • Disertai pendarahan hebat yang sulit atau tidak bisa dihentikan, bahkan setelah 10 menit penekanan langsung.
  • Rasa nyeri hebat tidak kunjung mereda, bahkan setelah dua jam mengonsumsi obat pereda nyeri.
  • Luka sayat tampak terinfeksi, misalnya berwarna kemerahan atau bahkan disertai nanah.
  • Luka sayatannya dalam dan areanya luas/besar, sehingga butuh banyak jahitan.

Sementara itu, luka memar harus segera Anda periksakan ke dokter jika areanya luas, padahal penyebabnya hanya cedera ringan. Terutama jika memar tak kunjung hilang bahkan setelah 10 hari pengobatan mandiri di rumah.

Poli Umum 24 Jam KMC, Layanan Tepat Akurat

Agar tidak terjadi komplikasi atau masalah serius lainnya, Anda harus segera mengunjungi fasilitas kesehatan seperti poli umum 24 jam jika mengalami kondisi-kondisi yang disebutkan di atas.

Nah, salah satu poli umum 24 jam terbaik yang dapat Anda andalkan adalah KMC alias Klinik Mutiara Cikutra. Ini adalah klinik kesehatan berizin resmi yang siap memberikan Anda layanan tepat nan akurat sesuai kondisi Anda.

Terdiri dari beberapa cabang yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia, Anda bisa mengunjungi poli umum 24 jam KMC terdekat dari lokasi Anda di kota Anda.

Jadi, untuk urusan kesehatan, yuk percayakan semuanya hanya kepada KMC!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/

Gigi Patah? Jangan Langsung Panik! Begini Penanganannya, Lengkap Rekomendasi Dokter Gigi Bandung

Gigi Patah? Jangan Langsung Panik! Begini Penanganannya, Lengkap Rekomendasi Dokter Gigi Bandung

Gigi Patah? Jangan Langsung Panik! Begini Penanganannya, Lengkap Rekomendasi Dokter Gigi Bandung

pemeriksaan gigi
Sumber : Envanto

Tidak hanya berperan vital dalam hal menggigit dan mengunyah, nyatanya gigi juga sangat penting untuk menunjang penampilan seseorang. Tak heran, gigi yang rusak seperti patah atau tanggal benar-benar dapat menurunkan kepercayaan diri.

Oleh sebab itu, banyak orang yang merasa khawatir—bahkan panik—ketika mengalami insiden gigi patah. Nah, jika saat ini Anda atau orang terdekat turut mengalami hal serupa, tenang, jangan langsung panik. Sebab, ada beberapa pertolongan pertama yang dapat Anda coba lakukan untuk mengatasinya.

Namun, sebelum itu, yuk ketahui lebih dulu apa saja kira-kira penyebab gigi bisa patah! Berikut penjelasannya, lengkap rekomendasi dokter gigi Bandung berkualitas untuk penanganan terbaik kasus gigi patah—khusus bagi Anda warga Bandung dan sekitarnya.

Kenapa Gigi Bisa Patah?

perawatan gigi
Sumber : Sumber Envanto

Jika dilihat sekilas, gigi memang tampak kuat. Namun, sekuat-kuat dan sekeras-kerasnya gigi, mereka tetap memiliki batas ketahanan. Jadi, jangan heran apabila dalam kondisi tertentu, gigi bisa rapuh, retak, atau bahkan patah.

Adapun kasus gigi patah secara umum terjadi karena struktur gigi yang memang sudah melemah. Entah karena usia ataupun kebiasaan-kebiasaan tertentu. Selain itu, gigi dengan kondisi karies parah, memiliki tambalan yang sudah lama, atau gigi yang enamelnya menipis juga lebih rentan mengalami keretakan yang dapat berujung patah.

 

Akan tetapi, selain yang telah disebutkan, masih ada dua faktor lainnya yang dapat menjadi penyebab patahnya gigi, yaitu:

Cedera/Kecelakaan

Cedera yang parah umumnya menghasilkan tekanan kuat pada area rahang, dan ketika hal ini terjadi, bukan tidak mungkin gigi pun bisa ikut patah. Contohnya ketika Anda jatuh tersungkur yang menyebabkan wajah serta area rahang terbentur keras ke permukaan aspal. Bisa juga karena cedera olahraga, misalnya terhantam bola.

Selain cedera dalam aktivitas sehari-hari, kecelakaan lalu lintas—entah dengan sepeda, motor, atau mobil, juga dapat membuat gigi patah jika area gigi berada terantuk sangat keras.

Menggigit/Mengunyah Benda atau Makanan Keras

Menggigit atau mengunyah benda, termasuk makanan, keras juga dapat membuat gigi patah hingga bahkan tanggal. Misalnya jika Anda memiliki kebiasaan buruk menggigit ujung pensil/pulpen yang keras atau mengunyah makanan terlalu kencang tanpa kehati-hatian sama sekali.

Risikonya pun bisa bertambah tinggi lagi apabila Anda memang memiliki masalah-masalah gigi tertentu, seperti karies atau pernah menambal gigi sebelumnya.

Pertolongan Pertama untuk Gigi Patah

pemeriksaan gigi
Sumber : Envanto

Saat gigi Anda tiba-tiba patah, jangan langsung panik, terlebih jika tidak sempat untuk langsung ke dokter gigi.

Nah, berikut beberapa pertolongan pertama yang dapat Anda coba terlebih dahulu sebagai langkah awal untuk mencegah kerusakan lebih lanjut:

  • Jika gigi baru-baru saja patah, langsung tempelkan kembali ke posisi semula. Lalu, ambil kain kasa atau kantung teh basah dan gigit perlahan agar gigi tetap stabil—tidak banyak bergerak.
  • Apabila Anda kesulitan melakukan cara pertama di atas, taruh patahan gigi dalam wadah berisi sedikit air liur atau susu sapi. Setelah itu, bawa ke dokter gigi.
  • Jika terasa sakit nyut-nyutan, konsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau gunakan bahan alami seperti minyak cengkih.
  • Apabila tersebut memicu pendarahan di dalam mulut, ambil kapas steril untuk menekan lukanya sampai aliran darah berhenti.
  • Jika gigi patah membuat gusi Anda ikut nyut-nyutan, cobalah berkumur dengan air garam hangat.

Penanganan Gigi Patah di Dokter Gigi Bandung Berkualitas

Meski kasus gigi patah dapat ditangani secara sederhana dengan beberapa langkah pertolongan pertama, tetap saja untuk hasil terbaik, Anda harus memeriksakan diri ke dokter gigi.

Khusus bagi Anda warga Bandung dan sekitarnya, salah satu rekomendasi dokter gigi Bandung berkualitas yang dapat Anda andalkan adalah dokter gigi Bandung KMC.

KMC sendiri adalah singkatan dari Klinik Mutiara Cikutra, yaitu klinik kesehatan berkualitas yang telah terdaftar resmi dan memiliki izin Kementerian Kesehatan. Jadi, soal kualitas maupun keamanannya, Anda tak perlu khawatir.

Di sini tersedia berbagai jenis layanan kesehatan, termasuk kesehatan gigi dan mulut, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa. Didukung oleh dokter gigi Bandung profesional, tempat senyaman rumah sendiri, serta pelayanan yang seramah keluarga, Klinik Mutiara Cikutra menjadi pilihan sempurna bagi Anda dan keluarga tercinta.

Jadi, untuk berbagai masalah terkait gigi seperti gigi patah dan lain-lain, yuk, percayakan semuanya kepada Klinik Mutiara Cikutra Bandung!

 

Referensi:

https://mutiaracikutra.com/