Anak Demam hingga Kejang? Mungkin Ini yang Dialaminya, Yuk Periksa ke Dokter Anak Bandung!

Sebagian besar orang tua tentunya akan merasa panik dan khawatir ketika si kecil tiba-tiba mengalami demam disertai kejang. Terlebih, jika posisinya Anda adalah orang tua baru yang membuat hal tersebut menjadi pengalaman pertama bagi Anda.
Namun, meski panik dan khawatir sangatlah wajar, sejatinya Anda tetap perlu tenang dalam menghadapi situasi ini agar bisa menentukan langkah tepat selanjutnya. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami apa yang dimaksud demam kejang pada anak.
Nah, berikut penjelasan lengkapnya untuk Anda. Mulai dari definisi demam kejang, penyebab, gejala, jenis-jenis, hingga rekomendasi praktik dokter anak Bandung berkualitas yang bisa membantu pemeriksaan serta penanganan demam kejang (khususnya untuk Anda warga Bandung dan sekitarnya). Yuk, disimak!
Mengenal Kejang Demam pada Anak dan Jenisnya

Demam disertai kejang atau yang lebih familier dikenal dengan istilah “kejang demam” (penyakit step) adalah kondisi kejang pada anak yang terjadi akibat demam alias kenaikan suhu tubuh yang tinggi.
Kondisi ini cenderung cukup banyak dijumpai pada anak dengan usia antara 6 bulan hingga 5 tahun, alias terbilang umum dialami oleh bayi dan balita. Kelihatannya pun menakutkan, tetapi sebenarnya kejang demam bukan pertanda adanya penyakit berat.
Kendati demikian, Anda tidak boleh menyepelekannya begitu saja, karena kejang demam tetap bisa berbahaya jika tidak segera ditangani dengan tepat. Maka dari itu, setidaknya Anda perlu tahu apa saja jenis-jenisnya agar Anda bisa segera mendeteksinya jika hal ini terjadi pada si kecil.
Langsung saja, berikut jenis-jenis kejang demam, sebagaimana dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan:
Kejang Demam Sederhana
Sesuai namanya, ini adalah jenis kejang demam yang sifatnya ringan alias sederhana. Ini biasanya hanya terjadi selama durasi kurang dari 15 menit serta tidak berulang dalam 24 jam. Selain itu, gerakan kejang umumnya juga melibatkan seluruh tubuh.
Kejang Demam Kompleks
Sebaliknya, kejang demam kompleks umumnya terjadi dalam kurun waktu yang lebih lama, yaitu lebih dari 15 menit, dan bisa berulang kembali dalam 24 jam. Kendati demikian, gerakan kejangnya hanya melibatkan satu bagian atau satu sisi tubuh.
Penyebab dan Gejala Kejang Demam Anak

Secara umum, kejang demam pada anak disebabkan oleh tiga faktor, yaitu infeksi virus/bakteri, reaksi dari vaksinasi, dan terjadinya kenaikan suhu tubuh yang cepat saat otak anak belum matang sepenuhnya untuk mengendalikannya. Akibatnya, demam tinggi yang cepat itu pun memicu terjadinya kondisi kejang.
Namun, dari ketiga faktor tersebut, penyebab utama atau yang paling umum ditemukan yaitu karena adanya infeksi virus/bakteri yang memicu demam dan berujung pada kejang. Sementara itu, kejang demam akibat reaksi dari vaksinasi terbilang jarang terjadi.
Lantas, apa saja gejala kejang demam pada anak? Berikut beberapa di antaranya:
- Buang air kecil yang tiba-tiba.
- Bola mata anak berputar ke atas.
- Tubuh anak berkeringat berlebihan.
- Demam tinggi yang terjadi disertai dengan kejang.
- Anggota tubuh seperti kaki dan tangan anak gemetar.
- Suhu tubuh anak naik drastis hingga lebih dari 38° Celcius.
- Anak pingsan/kehilangan kesadaran, terutama setelah mengalami kejang.
- Anak menjadi tidak responsif, misalnya tidak bereaksi ketika diajak berkomunikasi/berbicara.
Periksa ke Dokter Anak Bandung KMC
Kejang demam bisa tampak sangat menakutkan di mata orang tua sehingga merasa panik dan khawatir merupakan hal wajar. Begitu pun untuk segera memeriksakan diri ke tenaga medis profesional. Sebab, meski kejang demam bukan termasuk penyakit berbahaya, tetap saja berisiko jika dibiarkan begitu saja.
Nah, bagi Anda warga Bandung dan sekitarnya, ketika anak mengalami kejang demam, jangan ragu untuk segera memeriksakan mereka ke dokter anak Bandung berkualitas Klinik Mutiara Cikutra.
Klinik Mutiara Cikutra (KMC) merupakan fasilitas kesehatan resmi yang telah berizin Kementerian Kesehatan, sehingga kualitas maupun keamanannya dipastikan terjamin.
Selain ditangani oleh dokter anak Bandung bersertifikat yang sudah berpengalaman di bidangnya, KMC juga menawarkan tempat senyaman rumah sendiri dan pelayanan yang memberi kesan seramah keluarga. Cocok bagi Anda yang mengedepankan kualitas, keamanan, sekaligus kenyamanan.
Jika tertarik, silakan datang langsung ke klinik utama Mutiara Cikutra yang berlokasi di Bandung. Tepatnya di Jl. Cikutra No. 115 Blok A-B, Cikutra, Cibeunying Kidul. Yuk, jadwalkan kunjungan Anda segera!
Referensi:
































